Jumat 27 Agustus 2021, 11:03 WIB

Istri dan Anak tidak Bisa Bertemu Muhammad Kece

Hilda Julaika | Politik dan Hukum
Istri dan Anak tidak Bisa Bertemu Muhammad Kece

ANTARA/Laily Rahmawaty
YouTuber Muhammad Kece, tersangka dugaan penistaan agama tiba di Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, Rabu (25/8).

 

ISTRI dan anak YouTuber Muhammad Kece, yang ditangkap polisi, mendatangi Bareskrim Polri, Kamis (26/8), untuk bertemu tersangka kasus penistaan agama itu. Mereka ingin bertemu Kece untuk memastikan kondisinya.

Namun, kuasa hukum Muhammad Kece, Sandi E Situngkir, mengungkapkan mereka tidak bisa bertemu dengan Kece. Padahal, penyidik telah menjadwalkan pertemuan Kece dengan keluarga.

"Kami, kuasa hukum yang telah ditunjuk keluarga, ternyata setelah 5 jam menunggu di ruang Siber, kami tidak diizinkan ketemu Pak Kece. Meskipun jadwal kami hari ini sudah di konfirmasi sebelumnya dan penyidik menyampaikan silahkan datang membawa surat kuasa. Tapi pada kenyataannya, kami sudah membawa anak dan istrinya sampai sekarang tidak jadi juga pertemuan itu," ujar Sandi saat ditemui di Bareskrim, Jakarta Selatan, Kamis (26/8) malam.

Baca juga: Polri Bantah Youtuber M Kece Terkait Organisasi Keagamaan Tertentu

Lebih lanjut dijelaskan, penyidik baru mengonfirmasi pembatalan pertemuan dengan Muhammad Kece sekitar pukul 16.00 WIB. Sehingga anak dan istri Muhammad Kece merasa kecewa dengan pelayanan polisi bahkan meragukan jargon 'Presisi' Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

"Tapi tadi jam 4 baru konfirmasi ternyata penyidik yang bersangkutan tidak di kantor ini, tapi ada di luar. Sehingga memang kami agak kecewa melihat perilaku layanan polisi yang tidak pernah berubah," tuturnya.

"Sehingga yang dimaksud Kapolri itu yang disebut Presisi itu memang ternyata tidak seperti yang disampaikan menjadi jargon, gitu ya terkait peristiwa hari ini," sambung Sandi.

Padahal, sambung Sandi, kedatangan anak dan istri ke Bareskrim Polri hanya untuk memastikan Kece dalam kondisi yang baik. Pasalnya, sebelumnya, Kece ditangkap polisi di Bali dalam kondisi sendirian dan tidak bersama keluarga.

"Hari ini kami datang bersama anak dan istrinya. Harapannya istrinya dan anaknya dapat melihat Pak Kace dari Bali karena waktu bersama-sama di Bali mereka memastikan apakah Pak Kace dalam keadaan sehat," terangnya.

Adapun terkait video yang diunggah Muhammad Kece yang diduga menghina agama Islam disebutnya tidak memiliki maksud tertentu. Sandi menyampaikan Kece hanya berbicara sesuai dengan pengetahuannya.

"Terkait video itu, Pak Kace menyampaikan apa adanya ya. Apa yang dia pahami, apa yang dia ketahui terkait ayat itu ya," imbuh Sandi.

Sebelumnya, YouTuber Muhammad Kece ditetapkan menjadi tersangka kasus dugaan penistaan agama dan dijerat dengan UU ITE. Polri menegaskan tidak akan menerapkan restorative justice di kasus Muhammad Kece ini.

"Tentunya Polri akan tegas terhadap perilaku-perilaku itu. Termasuk apa yang telah dilakukan Tersangka MK ini," ujar Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Rusdi Hartono kepada wartawan, Kamis (26/8). (OL-1)

Baca Juga

DOK DPR RI

Puan Maharani: 70 Persen Nakes pada Penanganan Covid-19 adalah Perempuan

👤mediaindonesia.com 🕔Minggu 28 November 2021, 11:10 WIB
Puan menambahkan, kesetaraan gender di parlemen juga merupakan langkah penting dalam kehidupan bermasyarakat di masa post pandemi...
DOK DPR RI

Eva Yuliana Dukung Peningkatan Kesejahteraan Jaksa

👤mediaindonesia.com 🕔Minggu 28 November 2021, 11:01 WIB
Menurut Eva, ketika kesejahteraan para jaksa itu terpenuhi, maka dapat meminilisir hal-hal yang tidak...
DOK DPR RI

DPR Minta Perketat Pintu Masuk ke Indonesia

👤Sri Utami 🕔Minggu 28 November 2021, 08:40 WIB
Indonesia harus berkoordinasi dan bersinergi dengan masyarakat internasional guna meningkatkan pemahaman, antisipasi dan pengendalian...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya