Kamis 23 September 2021, 19:27 WIB

Polri bakal Evaluasi Sistem Pengamanan Rutan Polisi di Indonesia

Yakub Pryatama Wijayaatmaja | Politik dan Hukum
Polri bakal Evaluasi Sistem Pengamanan Rutan Polisi di Indonesia

Antara/Fakhri Hermansyah.
Logo Bareskrim Polri.

 

BERKACA dari kasus dugaan penganiayaan terhadap tersangka penistaan agama Muhamad Kosman alias Muhammad Kace, Mabes Polri akan mengevaluasi sistem pengamanan di rumah tahanan (rutan) seluruh kantor polisi yang ada di Indonesia.

Karopenmas Polri Brigjen Rusdi Hartono mengatakan pihakya akan berusaha untuk menyelesaikan permasalahan tahanan secara menyeluruh. "Polri ingin menyelesaikan secara komprehensif permasalahan-permasalahan penganiayaan antarsesama penghuni rutan itu tidak boleh terjadi lagi," ungkap Rusdi di Mabes Polri, Jakarta, Kamis (23/9).

"Tidak hanya di Rutan Bareskrim tapi seluruh rutan yang ada di Kepolisian, Polda, Polres, Polres," tambahnya. Rusdi menyebut bahwa Korps Bhayangkara akan memaksimalkan pengamanan di Rutan sehingga kejadian serupa tak terulang lagi di kemudian hari.

Pihaknya, lanjut Rusdi, akan memastikan setiap rutan dipastikan menjamin hak-hak dari para tahanan yang mendekam, termasuk hak para tahanan untuk mendapat keamanan juga harus dijaga. "Polri akan lebih berhati-hati lagi dalam bagaimana menangani pihak-pihak yang sedang mendapatkan pemeriksaan di kepolsiian, dalam hal ini sebagai tahanan," pungkasnya.

Sebelumnya, Irjen Napoleon diduga menganiaya Muhammad Kace dengan cara melakukan pemukulan hingga melumuri wajahnya menggunakan kotoran manusia. Adapun Irjen Napoleon menyiksa Muhammad Kace tak sendirian. 

Baca juga: Polri Periksa 18 Saksi terkait Kasus Napoleon Aniaya Kace

Napoleon dibantu tiga tahanan lain yang salah satunya ialah mantan Panglima Laskar FPI. Dialah Maman Suryadi, mantan Panglima Laskar FPI yang juga merupakan terdakwa kasus kerumunan Petamburan, Jakarta Pusat. "Salah satunya ialah napi dalam kasus yang melibatkan organisasi eks FPI ya, (inisial) M," tutur Andi. (OL-14)

Baca Juga

Antara

Terdakwa Alvin Lim Akui Tak Terima Surat Pemanggilan Sidang Pertama

👤Ant 🕔Senin 04 Juli 2022, 20:00 WIB
Alvin mempersoalkan tindakan upaya paksa yang dilakukan jaksa dari Kejari Jaksel didampingi petugas...
MI/Duta

Perludem: Butuh Payung hukum Pemilu terkait DOB Papua

👤Mediaindonesia 🕔Senin 04 Juli 2022, 19:47 WIB
Keberadaan payung hukum tersebut bernilai penting untuk menjawab kepastian mengenai penyesuaian beberapa hal, seperti jumlah kursi di DPR...
Antara

Kejagung Periksa Ketua dan Wakil Asosiasi Pertekstilan Terkait Fasilitas KITE

👤Siti Yona Hukmana 🕔Senin 04 Juli 2022, 19:43 WIB
Kejagung telah menyita dan menyegel 19 kontainer berisi tekstil di Pelabuhan Tanjung...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya