Headline
Polisi harus usut tuntas hingga ke aktor intelektualnya.
Polisi harus usut tuntas hingga ke aktor intelektualnya.
Kumpulan Berita DPR RI
BARESKRIM Polri bakal menggaet Kementerian Informasi dan Informatika (Kominfo) untuk mengusut kasus dugaan penistaan agama yang dilakukan seorang YouTuber bernama Muhammad Kace alias Muhammad Kece.
Hal ini diutarakan Kabiro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Mabes Polri Brigjen Rusdi Hartono. Dia menyebut Polri dan Kominfo segera berkoordinasi untuk mengumpulkan bukti yang dibutuhkan dalam proses penyelidikan.
“Khususnya Kominfo, Bareskrim Polri bekerja sama dalam bagian mengumpulkan barang bukti. Dari Kominfo pasti akan mengumpulkan video-video yang muncul di YouTube. Pasti dimiliki semua oleh Kominfo," jelas Rusdi kepada wartawan, Senin (23/8).
Baca juga: Polisi Selidiki Dugaan Penista Islam Muhammad Kece
Saat ini, penyidik Polri terus melakukan pengumpulan bukti terkait kasus dugaan penistaan agama tersebut. Adapun bukti tersebut akan membantu proses rekonstruksi hukum atas laporan dugaan penghinaan agama Islam dalam konten YouTube milik Muhammad Kece.
"Lalu dilakukan gelar perkara, akan dilihat nanti tindakan selanjutnya. Apabila dalam proses penyelidikan ternyata diyakini ada tindak pidana, tentunya proses selanjutnya proses penyidikan," tutur Rusdi.
Baca juga: Kemenkominfo Minta Youtube Tarik Video Muhammad Kece
Polri dikatakannya berkomitmen untuk mengusut tuntas kasus ini. Rusdi juga meminta masyarakat untuk tetap tenang dan tidak melakukan tindakan kontraproduktif berkaitan peristiwa tersebut.
"Kami sangat memahami keresahan ini. Mudah-mudahan dengan profesionalisme Polri, akan terjawab keresahan masyarakat kita," imbuhnya.
Sebelumnya, Kabareskrim Polri Komjen Agus Andrianto mengatakan ada empat laporan terkait kasus dugaan penistaan agama tersebut. Seluruh laporan rencananya diproses oleh Bareskrim Mabes Polri.(OL-11)
Kesadaran hukum yang tinggi di tengah masyarakat secara otomatis akan memperkuat kredibilitas Polri dalam menjalankan fungsinya.
KOMISI Kepolisian Nasional (Kompolnas) mengecam keras aksi penyiraman air keras terhadap Wakil Koordinator Kontras, Andrie Yunus, di kawasan Salemba, Jakarta Pusat, Jumat (13/3/2026)
MABES Polri bersama Jurnalis Trunojoyo menyalurkan santunan kepada 100 anak yatim piatu dan kaum dhuafa di Masjid Al Ikhlas, Joglo, Jakarta Barat, Rabu (11/3).
Korlantas Polri memetakan jalur wisata dan pusat perbelanjaan sebagai klaster rawan kecelakaan menonjol selama masa libur Lebaran 2026
Simak syarat tinggi badan terbaru penerimaan Polri 2026 untuk jalur Akpol, Bintara, dan Tamtama. Cek aturan khusus untuk wilayah Papua dan daerah terpencil.
Cek link resmi pendaftaran Polri 2026 di penerimaan.polri.go.id. Simak jadwal terbaru Akpol, Bintara, Tamtama, dan syarat lengkap rekrutmen Polri 2026.
Melalui kerja sama ini, program pelatihan, riset bersama, dan pengembangan kurikulum desain chip di universitas dapat diperkuat.
Kesepakatan besar ini diresmikan dalam ajang US-Indonesia Business Summit 2026 yang berlangsung di Washington D.C., Rabu (18/2) waktu setempat.
Indonesia menyambut baik rencana investasi dan kerja sama jangka panjang SINOVAC, termasuk di bidang riset dan pengembangan vaksin.
Goethe-Institut memandang bahasa, budaya, dan pendidikan sebagai sarana untuk menghubungkan orang-orang lintas disiplin dan lintas batas negara.
Penguatan juga akan menyasar pada pengawasan ruang siber yang saat ini menjadi medan baru berbagai pelanggaran hukum internasional.
Joint Venture yang baru dibentuk akan mendorong program modernisasi terintegrasi skala besar untuk meningkatkan operational readiness dan system interoperability TNI.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved