Sabtu 31 Juli 2021, 09:21 WIB

Diduga Gelapkan 47 Kg Emas, Pengusaha Asal Medan Dilaporkan ke Bareskrim

 Yakub Pryatama Wijayaatmaja | Politik dan Hukum
Diduga Gelapkan 47 Kg Emas, Pengusaha Asal Medan Dilaporkan ke Bareskrim

ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja
Ilustrasi: : Pemilik toko emas menjual perhiasan emas.

 

SEORANG pengusaha asal Medan Rehulina Sembiring Meliala dilaporkan ke Bareskrim Polriatas dugaan pidana penggelapan 47 kilogram emas, berlian dan permata bernilai total sekitar Rp50 miliar.

Tak hanya Rehulina, oknum notaris Jantoni Tarigan dan Makmur Sentosa Sembiring Meliala, pemilik Bank Perkreditan Rakyat (BPR) Milala juga dilaporkan pelapor.

Adapun laporan pengaduan dugaan penggelapan kepada Bareskrim Polri yang merugikan ahli waris dari almarhum Kapiten Sembiring Meliala itu dilakukan oleh advokat Raden Nuh SH dan Rahmat Sorialam Siregar SH selaku kuasa hukum ahli waris Kapiten S Meliala.

“Di samping melaporkan dugaan pidana penggelapan, kami juga melaporkan dugaan pidana pemalsuan dan penggunaan akta palsuserta pidana pencucian uang kepada Bareskrim Polri yang dilakukan para terlapor. Alhamdulillah, laporan pengaduan kami melalui Dumas Presisi direspon sangat baik,” ucap Raden Nuh SH melalui siaran persnya.

Raden menyebut pelaporan dilakukan lantaran pihaknya ingin pemeriksaan perkara dugaan penggelapan, pemalsuan dan pencucian uang yang dilaporkannya dapat dituntaskan cepat dan bebas dari intervensi oknum tertentu.

Apalagi, lanjut Raden, oknum terlapor (Rehulina dan lainnya) pernah dilaporkan ke Polres Tanah Karo dan Polda Sumatera Utara.

"Namun, laporan itu kandas karena diduga ada intervensi oknum politisi unsur pimpinan DPRD Sumut," paparnya.

Sebelumnya, ahli waris almarhum Kapiten Sembiring Meliala (KSM) pada akhir tahun 2018 lalu, menyebut Rehulina Sembiring Meliala, salah satu ahli waris KSM pada 5 Februari 2013 secara diam-diam tanpa sepengetahuan dan persetujuan ahli waris lain telah mengganti nama kepemilikan pada sertifikat hak milik atas sebidang tanah No. 16.

Sertifikat hak milik semula atas nama Kapiten Sembiring Meliala menjadi atas nama Rehulina Sembiring Meliala dan nama ketiga anaknya masing-masing bernama Siska Monita Tarigan, Ricky Aritha Tarigan dan Hera Barbara Tarigan.

Salah satu kuasa hukum ahli waris Rahmat Sorialam Harahap menuturkan penggantian nama pemilik atas sebidang tanah dikenal dengan Toko Emas Milala menjadi atas nama Rehulina dan ketiga anaknya.

"Hal itu bertujuan untuk menguasai dan memiliki sepenuhnya Toko Emas dan seluruh simpanan modal usaha berbentuk emas batangan dan emas perhiasan kadar 24 karat sebanyak sekitar 47 kilogram, simpanan berlian dan permata berharga. Seluruhnya bernilai sekitar Rp50 miliar," terangnya. (Ykb/OL-09l)

Baca Juga

Ist

Mahasiswa Kelompok Cipayung Plus Kota Medan Berdialog dengan Ganjar

👤mediaindonesia.com 🕔Minggu 25 September 2022, 11:07 WIB
Para mahasiswa terlihat sangat antusias mengikuti diskusi. Mereka menilai Ganjar merupakan sosok yang...
Ist

SKI Buka Posko Saksi Demokrasi di Tiga Provinsi

👤mediaindonesia.com 🕔Minggu 25 September 2022, 10:59 WIB
Kualitas demokrasi dalam Pemilu dan Pilpres 2024 sesungguhnya tidak cukup dukur dari tingginya angka pencoblos dalam gawe politik...
ANTARA FOTO/M Risyal H

Lukas Enembe Diminta Serahkan Rekam Medis Resmi Soal Kesehatannya

👤Fachri Audhia Hafiez 🕔Sabtu 24 September 2022, 23:45 WIB
"Alasan ketidakhadiran tersangka karena kesehatan tentu juga harus disertai dokumen resmi dari tenaga medis supaya kami dapat analisis...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya