Selasa 27 Juli 2021, 18:53 WIB

Ketua KPK Tanggapi Perubahan Keterangan Robin Pattuju tentang Azis Syamsuddin

Mediaindonesia.com | Politik dan Hukum
Ketua KPK Tanggapi Perubahan Keterangan Robin Pattuju tentang Azis Syamsuddin

Antara/Reno Esnir.
Jurnalis merekam layar monitor yang menampilkan Wakil Ketua DPR Azis Syamsuddin saat menjadi saksi sidang kasus suap, Senin (27/7).

 

EKS penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Ajun Komisaris Stepanus Robin Pattuju memberikan keterangan berbeda tentang pertemuannya dengan Wali Kota Tanjungbalai Muhammad Syahrial. Dalam sidang di PN Medan, Senin (26/7), Robin datang atas undangan ajudan Wakil Ketua DPR Azis Syamsuddin tanpa sepengetahuan Azis. Menurut jaksa, dalam BAP, Robin mengaku undangan itu disampaikan Azis melalui ajudannya bernama Dedi.

Menanggapi hal itu, Ketua KPK Firli Bahuri menyampaikan bahwa setiap proses penyidikan oleh KPK bukan hanya didasarkan satu keterangan saksi tetapi semua keterangan saksi yang akan saling berhubungan termasuk dengan alat bukti lain. Dengan demikian, penyidik dapat menyimpulkan ada fakta perbuatan tersangka maupun pihak-pihak lain.

"Sesuai hukum acara pidana, satu keterangan saksi bukan saksi jika tanpa ada keterangan saksi lain yang juga bersesuaian dengan alat bukti lain. Kami memastikan akan menyingkap kebenaran dan menegakan hukum sebaik-baiknya," tutur Firli dalam keterangan resmi, Selasa (27/7).

Karena itu, tim JPU akan memanggil dan memeriksa saksi-saksi lain untuk dikonfirmasi pada agenda persidangan berikutnya. Begitu pun fakta dugaan keterlibatan saksi Azis maupun pihak lain dalam perkara ini juga akan didalami melalui keterangan para saksi dan alat bukti yang KPK miliki.

Menurut Firli, terlalu cepat untuk percaya atau menyimpulkan nilai kebenaran di balik perubahan keterangan Robin. Masih ada waktu untuk mencari tahu dan membuktikan kronologi persekongkolan penyuapan terencana ini secara pasti.

"Setiap peran dari orang-orang yang terlibat akan terus kami singkap kebenarannya di hadapan hukum. Tidak akan ada yang mampu bersembunyi dari semua proses ini," tandasnya. (OL-14)

Baca Juga

Antara

Alex Noerdin Bantah Memerintahkan Anggarkan Dana Rp100 Miliar Per Tahun

👤Mediaindonesia.com 🕔Rabu 29 September 2021, 00:05 WIB
Menurut Alex, ia hanya menyarankan kepada Ketua BPKAD yang saat itu dijabat oleh Laoma L Tobing menyelesaikan pencairan dana...
Dok MI

Istana Restui Kapolri Rekrut Pegawai KPK yang Dipecat

👤Dhika Kusuma Winata 🕔Selasa 28 September 2021, 23:24 WIB
"Sebuah upaya baik untuk menyelesaikan masalah secara musyawarah, humanis, dialogis," kata...
Antara

Ini Cerita Sesama Tahanan Soal Napoleon

👤Muhamad Fauzi 🕔Selasa 28 September 2021, 21:38 WIB
SELAMA 10 bulan berinteraksi dengan Irjen Napoleon Bonaparte di tahanan, aktivis demokrasi  Syahganda Nainggolan menilai sosok jendral...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Kawin Kontrak Rendahkan Perempuan

 Kawin kontrak masih ditemukan di Kabupaten Cianjur. Usia pernikahan hanya dua bulan dengan uang mahar Rp15 juta

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya