Headline
Pelibatan tokoh dan elite politik akan memperkuat legitimasi kebijakan pemerintah.
Pelibatan tokoh dan elite politik akan memperkuat legitimasi kebijakan pemerintah.
Kumpulan Berita DPR RI
PRESIDEN Joko Widodo mengingatkan kepada Kepolisian Republik Indonesia untuk tidak melupakan tugas-tugas pokok yakni menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat serta menegakkan hukum.
Sebagaimana diketahui, saat ini, Polri menjadi salah satu unsur yang berjuang keras membantu penanganan covid-19 di Tanah Air. Korps Bhayangkara hampir terlibat di dalam semua program, mulai dari pengawasan protokol kesehatan hingga pelaksanaan vaksinasi.
"Di tengah keseriusan dalam penanganan pandemi covid-19, Polri jangan lengah dalam menjalankan tugas-tugas pokok, jangan lengah sedikitpun dalam menjaga keamanan ketertiban masyarakat dan penegakan hukum," ujar Jokowi dalam Peringatan Hari Bhayangkara ke-75 di Istana Negara, Jakarta, Kamis (1/7).
Polri, lanjut kepala negara, harus terus memberikan pengayoman dan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
Polri harus presisi dalam menjalankan wewenang, harus akurat dalam membuat keputusan, harus merujuk pada peraturan perundang-undangan, dan harus menjunjung tinggi norma-norma martabat masyarakat.
Aparat penegak hukum juga wajib meningkatkan kualitas SDM dan menyempurnakan sistem dan manajemen demi mengantisipasi ancaman-ancaman yang semakin kompleks di tengah perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang sangat cepat.
Pengembangan SDM Polri harus diperhatikan secara serius. Rekruitmen, pendidikan dan promosi harus dilakukan secara transparan dan akuntabel.
"Harus mencari karakter yang sesuai dengan tugas-tugas polri dan harus menguasai perkembangan Iptek terbaru. Polri harus berpacu menguasai hal itu supaya tidak kalah dari para pelaku kejahatan," tegasnya.
Baca juga: Presiden Periksa Kesiapan Polisi Hadapi PPKM Darurat
Jokowi juga berpesan, dalam menggunakan kewenangan, seperti penangkapan, penahanan, penggeledahan, penyitaan, Polri harus melakukan itu semua secara bijak dan bertanggung jawab.
"Ingat bahwa negara adalah negara Pancasila, negara demokrasi, negara yang menjunjung tinggi hak-hak asasi manusia. Polri tidak hanya tampil tegas dan tanpa pandang bulu tetapi juga tampil sebagai pengayom dan pelindung masyarakat. Polri juga harus berwajah ramah dan selalu bersifat melayani masyarakat luas," tutur Jokowi.(OL-5)
Ia menilai pesan utama Prabowo adalah penguatan postur pertahanan sekaligus membangun kepercayaan publik terhadap negara.
PERDANA Menteri Australia Anthony Albanese menegaskan penguatan hubungan strategis Australia-Indonesia melalui penandatanganan Perjanjian Jakarta 2026 Presiden Prabowo Subianto.
PT Perta Arun Gas (PAG) menggelar simulasi pengamanan pelabuhan skala besar.
Menurut Yusril, ketiadaan payung hukum yang komprehensif membuat negara belum optimal dalam merespons ancaman disinformasi secara sistemik.
WAKIL Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad mengatakan penerapan pemungutan suara elektronik atau e-voting dalam pelaksanaan pilkada dapat menghemat anggaran secara signifikan.
Wali Kota Crans-Montana meminta maaf setelah terungkap Bar Le Constellation, lokasi kebakaran maut yang menewaskan 40 orang, tidak diaudit sejak 2019.
ANGGOTA Komisi III DPR RI dari Fraksi PKB, Abdullah menyoroti penembakan remaja oleh oknum polisi di Makassar, Sulawesi Selatan. Perlu evaluasi SOP senjata api
Dewan Eksekutif Mahasiswa Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (Dema PTKIN) Se-Indonesia mengapresiasi pola pengamanan kepolisian dalam aksi unjuk rasa mahasiswa.
Sarah Nuraini Siregar dari BRIN menyoroti penggunaan istilah "oknum" untuk anggota polisi, menegaskan tindakan individu mencerminkan institusi.
Kapolres Metro Jakarta Timur Kombes Alfian Nurrizal menyatakan pelaku penganiayaan karyawan SPBU di Cipinang, Jakarta Timur, positif sabu dan ganja usai tes urine.
Transparansi digital melalui media sosial membuat kasus-kasus tersebut kini lebih mudah terungkap ke permukaan.
Wakil Ketua Komisi III DPR RI dari Fraksi PKB, Rano Alfath, mendesak aparat penegak hukum untuk mengusut tuntas kasus penganiayaan yang menewaskan AT (14).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved