Rabu 23 Juni 2021, 07:15 WIB

BKN Klaim TWK Paling Pas untuk Menguji Pegawai KPK

Candra Yuri Nuralam | Politik dan Hukum
BKN Klaim TWK Paling Pas untuk Menguji Pegawai KPK

ANTARA/M Risyal Hidayat
Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) Bima Haria Wibisana

 

BADAN Kepegawaian Negara (BKN) menegaskan tes wawasan kebangsaan (TWK) merupakan instrumen paling pas untuk mengetes pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk menjadi aparatur sipil negara (ASN). Pasalnya, BKN menilai tes calon pegawai negeri sipil (CPNS) terlalu mudah jika digunakan untuk pengalihan status bagi pegawai KPK.

"Untuk KPK, karena yang dinilai adalah orang-orang yang senior, sudah lama di KPK. Ada deputi, kepala biro, direktur, penyidik utama. Penyidik utama itu kan jabatan fungsional utama ya," kata Kepala BKN Bima Haria di Kantor Komnas HAM, Jalan Latuharhary, Jakarta Selatan, Selasa (22/6).

Bima mengatakan pihaknya punya instrumen lain untuk mengetes alih status pekerja non-ASN menjadi pegawai negeri. Namun, instrumen itu dinilai tidak cocok dengan pegawai KPK yang sudah lama bekerja memberantas rasuah di Indonesia.

Baca juga: BKN Ungkap Alasan Hasil TWK Cuma Bisa Dibuka dengan Putusan Pengadilan

"Yang kami miliki adalah tes untuk CPNS, entry level. Jadi, tes ini, kami rasa, tidak pas digunakan untuk pejabat yang sudah menjabat," ujar Bima.

Atas dasar itulah, BKN menilai pegawai KPK tidak cocok dites dengan tes CPNS.

Alhasil, BKN minta bantuan beberapa stakeholder terkait untuk membuat soal TWK yang dinilai sepadan untuk mengetes pegawai KPK.

Bima mengatakan, dalam pelaksanaan TWK, pegawai KPK sudah diberikan banyak keringanan. Salah satunya pengurangan indeks penilaian agar total 75 pegawai yang gagal dalam tes itu tidak semuanya didepak dari KPK.

"Itu juga kita sudah lakukan, apakah ada variabel-variabel yang kita hilangkan, agar orang-orang ini bisa memenuhi syarat. Ada itu. Jadi hasilnya 51 (yang terpaksa dipecat) dan 24 (yang akan dibina)," tutur Bima. (OL-1)

Baca Juga

MI/Susanto

Kemenhan Diminta Transaparan dalam Setiap Pengadaan Tender

👤Cahya Mulyana 🕔Jumat 30 Juli 2021, 22:31 WIB
Dalam memilih rekanan, kata Jerry, Kemenhan juga harus selektif. Kemudian pemenang tender bukan perusahaan yang pernah bermasalah atau...
AFP/Luis Robayo

Soal Somasi Moeldoko di Polemik Ivermectin, ICW: Kami tak Surut Lakukan Pengawasan

👤Dhika Kusuma Winata 🕔Jumat 30 Juli 2021, 21:12 WIB
"Kami memastikan bahwa penelitian yang dihasilkan oleh ICW adalah bagian dari fungsi pengawasan masyarakat terhadap jalannya proses...
Dok. Pribadi

Bantu Warga di masa PPKM, Anggota DPR Ini Sisihkan Separuh Gaji

👤Cahya Mulyana 🕔Jumat 30 Juli 2021, 20:40 WIB
Melalui tim relawan Junimart Girsang Center (JGC), ia menyalurkan bantuan untuk 10...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Atletik Jadi Lumbung Medali

SALAH satu cabang olahraga yang akan sangat menarik untuk disaksikan di Olimpiade 2020 ialah atletik.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya