Selasa 22 Juni 2021, 07:33 WIB

Dimintai Ganti Rugi oleh Penerima Bansos, Kubu Juliari Bingung

Candra Yuri Nuralam | Politik dan Hukum
Dimintai Ganti Rugi oleh Penerima Bansos, Kubu Juliari Bingung

ANTARA/Indrianto Eko Suwarso
Terdakwa mantan Menteri Sosial Juliari Batubara

 

KUBU mantan Menteri Sosial Juliari Peter Batubara mengaku bingung dengan adanya 18 orang, yang mengaku sebagai korban kasus bantuan sosial (bansos), meminta ganti rugi. Kubu Juliari juga mempertanyakan maksud mereka memasuki ruang sidang untuk minta ganti rugi.

"Yang mereka gugat itu siapa? Kemudian kalau mereka mau gugat, dasar hukumnya apa? Apa betul ada kerugian mereka akibat dari ini?" tanya Pengacara Juliari, Maqdir Ismail, di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta Pusat, Senin (21/6).

Maqdir tidak melarang segerombolan orang itu menggugat. Menurutnya, mereka bebas menggugat karena hal itu merupakan hak seluruh masyarakat.

Baca juga: Legislator PDIP Disebut Atur Bansos

Namun, Maqdir mempertanyakan status 18 orang yang mengaku sebagai korban itu. Pasalnya, kata dia, mereka mengaku sebagai penerima manfaat bansos tanpa bukti.

"Jangan-jangan mereka hanya mengaku-ngaku saja sebagai orang yang bukan oleh aturan dianggap masuk dalam penerima manfaat bansos," ujar Maqdir.

Maqdir juga mempertanyakan maksud kerugian yang ditudingkan oleh 18 orang itu. Menurut Maqdir, kerugian mereka tidak jelas.

Selain itu, kubu Juliari juga menilai cara mereka menggugat salah. Menurut Maqdir, gugatan mereka harusnya dilakukan dengan mendaftarkan perkara baru.

"Jadi, menurut saya, itu cara jalanan mereka gugatan untuk menggugat, itu enggak benar," tutur Maqdir.

Sebelumnya, sebanyak 18 orang mengatasnamakan korban kasus dugaan korupsi bansos menyambangi Pengadilan Negeri Tipikor Jakarta Pusat. Mereka semua ingin meminta mantan Menteri Sosial Juliari Peter Batubara mengganti paket sembako yang sudah diterimanya.

Kuasa hukum para korban, Nelson Nikodemus, mengatakan kliennya meminta ganti rugi dengan total Rp16,2 juta. Gugatan itu disampaikan dalam persidangan.

Hakim Ketua Mohammad Damis menolak permintaan itu. Menurut Damis, permintaan itu tidak berkaitan dengan persidangan Juliari Batubara.

"Anda siapa? Itu enggak terkait dengan perkara ini," tegas Damis. (OL-1)

Baca Juga

MI/Susanto

PMII Apresiasi Kejagung Atas Penetapan 10 Manajer Investasi Sebagai Tersangka Skandal Asabri

👤Mediaindonesia 🕔Sabtu 31 Juli 2021, 04:35 WIB
PB PMII mendesak Kejagung agar benar-benar membongkar skandal Asabri, termasuk dalang...
MI/Susanto

Kejagung Periksa Tiga staf Benny Tjokrosaputro Terkait Asabri

👤Mediaindonesia 🕔Sabtu 31 Juli 2021, 02:55 WIB
Ketiga saksi yang diperiksa tersebut, yakni inisial LA, JI dan...
MI/ANDRI WIDIYANTO

Pelaksanaan Sidang PKPU Selama Pandemi Harus Seragam

👤Budi Ernanto 🕔Jumat 30 Juli 2021, 23:55 WIB
Saat ini terjadi perbedaan pelaksanaan PKPU antarpengadilan...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Mencari Abdi Negara di Tengah Pandemi

Jumlah pelamar di bawah perkiraan 5 juta orang dan menurun ketimbang perekrutan sebelumnya.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya