Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
MENDUDUKI 128 kursi di parlemen, Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) merupakan satu-satunya partai yang bisa mengusung calon presiden (capres) tanpa perlu berkoalisi dengan partai lain.
Ketua Umum PDIP Megawati Soekarno Putri pun memiliki dua nama potensial yang bisa diusung menjadi capres 2024. Pertama, Ketua DPR RI Puan Maharani, lalu kedua ialah Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo.
Peneliti Lembaga Survei Indonesia (LSI) Denny JA, yakni Adjie Alfaraby, memaparkan skenario risiko pilihan Megawati kepada Puan atau Ganjar terhadap peluang kemenangan PDIP di Pilpres 2024. Menurut Adjie, keduanya memiliki dampak komplikasi yang tidak mudah bagi PDIP.
Baca juga: Sekjen PDIP Sebut Soal Capres Hak Preogratif Megawati
"Megawati dihadapi oleh dua pilihan dilematis terkait siapa tokoh yang akan diusung PDIP sebagai capres 2024," ujar Adjie dalam pemaparan secara daring, Kamis (17/6).
Berdasarkan survei tersebut, elektabilitas Ganjar sebesar 15,5%, atau jauh mengungguli Puan yang hanya memiliki elektabilitas sebesar 2%. Apabila Megawati tetap ingin mencalonkan Puan sebagai capres 2024, peluang PDIP untuk menang tergolong kecil. Sehingga, PDIP akan kehilangan kontrol terhadap pemerintahan.
"Elektabilitas Puan masih rendah. Risiko capres PDIP dapat dikalahkan dan tidak lagi mengontrol pemerintahan, jika Puan sebagai capres," pungkas Adjie.
Sementara itu, jika posisi Puan digeser menjadi calon wakil presiden (cawapres), Adjie menyebut PDIP kemungkinan berkoalisi dengan Gerindra, yang akan mencalonkan Prabowo Subianto sebagai presiden. Opsi ini juga tidak akan menguntungkan bagi PDIP, karena secara langsung telah memberikan panggung kepada Gerindra.
Baca juga: Puan vs Ganjar, Trah Megawati Berupaya Jegal Lawan Politik
Lalu, jika Megawati memilih Ganjar sebagai capres 2024, lanjut Adjie, potensi PDIP untuk memenangkan Pilpres 2024 sangat besar. Dengan tingkat popularitas Ganjar sebesar 59% dan elektabilitas 15,5%, Ganjar hanya bisa disaingi oleh capres kuat lain. Misalnya, Prabowo dan Anies Baswedan.
"Namun jika ganjar terpilih sebagai Presiden 2024, maka Ganjar potensial menjadi Ketua Umum PDIP berikutnya. Apakah Megawati Rela?" tuturnya.
Dalam survei ini, Prabowo masih menjadi tokoh dengan elektabilitas tertinggi sebagai capres 2024, dengan capaian 23,5%. Dikuti Ganjar sebesar 15,5%, Anies Baswedan 13,8%, Sandiaga Uno 7,6%, Airlangga Hartarto 5,3%, Agus Harimurti Yudhoyono 3,8%, Puan Maharani 2%, Erick Tohir 1,9% dan Moeldoko 0,1%.(OL-11)
Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri menghadiri Rapat Kerja Nasional (Rakernas) yang dirangkaikan dengan peringatan Hari Ulang Tahun ke-53 PDI Perjuangan
Megawati saat ini berstatus tanpa klub setelah mengakhiri kontraknya dengan kesepakatan dua pihak bersama klub terakhirnya, Manisa BBSK
Megawati mengakui bahwa peta kekuatan bola voli di Asia Tenggara masih menempatkan tim tuan rumah, Thailand, sebagai kekuatan yang paling sulit untuk ditaklukkan.
Dari tujuh presiden Indonesia, lima di antaranya pernah berpidato di Sidang Umum PBB, yakni Soekarno, Soeharto, Megawati Soekarnoputri, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan Joko Widodo.
PRESIDEN ke-7 RI Joko Widodo atau Jokowi membagikan momen bersama Presiden Prabowo Subianto, Presiden ke-6 RI Soesilo Bambang Yudhoyono (SBY), hingga Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh
Tom Lembong dan Hasto adalah dua sosok yang mewakili oposisi Jokowi. Keduanya dipidana juga dinilai tak lepas dari keinginan Jokowi.
PDI Perjuangan berupaya menekan biaya politik melalui semangat gotong royong dan aturan internal partai.
Ketua DPP PDI Perjuangan Puan Maharani menegaskan bahwa posisi partainya di luar pemerintahan justru menuntut tanggung jawab politik dan moral yang lebih besar dalam menjaga arah pembangunan
Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri menghadiri Rapat Kerja Nasional (Rakernas) yang dirangkaikan dengan peringatan Hari Ulang Tahun ke-53 PDI Perjuangan
KETUA DPP PDI Perjuangan Andreas Hugo Pareira mengatakan wacana pemilihan kepala daerah (Pilkada) melalui DPRD berpeluang dibahas pada rapat kerja nasional (rakernas).
Risma menuturkan, para sopir ambulans kerap bekerja tanpa hari libur, bahkan tetap mengantar pasien pada hari Minggu maupun dini hari.
Ketua DPP PDI Perjuangan Bidang Kesehatan, Ribka Tjiptaning Proletariyati, mengeklaim bahwa hanya PDIP yang memiliki Badan Penanggulangan Bencana (Baguna).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved