Kamis 17 Juni 2021, 16:39 WIB

LSI: Megawati Hadapi Pilihan Dilematis, Puan atau Ganjar

Putra Ananda | Politik dan Hukum
LSI: Megawati Hadapi Pilihan Dilematis, Puan atau Ganjar

MI/Adam Dwi
Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri saat menyampaikan pidato di Jakarta.

 

MENDUDUKI 128 kursi di parlemen, Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) merupakan satu-satunya partai yang bisa mengusung calon presiden (capres) tanpa perlu berkoalisi dengan partai lain. 

Ketua Umum PDIP Megawati Soekarno Putri pun memiliki dua nama potensial yang bisa diusung menjadi capres 2024. Pertama, Ketua DPR RI Puan Maharani, lalu kedua ialah Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo.

Peneliti Lembaga Survei Indonesia (LSI) Denny JA, yakni Adjie Alfaraby, memaparkan skenario risiko pilihan Megawati kepada Puan atau Ganjar terhadap peluang kemenangan PDIP di Pilpres 2024. Menurut Adjie, keduanya memiliki dampak komplikasi yang tidak mudah bagi PDIP.

Baca juga: Sekjen PDIP Sebut Soal Capres Hak Preogratif Megawati

"Megawati dihadapi oleh dua pilihan dilematis terkait siapa tokoh yang akan diusung PDIP sebagai capres 2024," ujar Adjie dalam pemaparan secara daring, Kamis (17/6).

Berdasarkan survei tersebut, elektabilitas Ganjar sebesar 15,5%, atau jauh mengungguli Puan yang hanya memiliki elektabilitas sebesar 2%. Apabila Megawati tetap ingin mencalonkan Puan sebagai capres 2024, peluang PDIP untuk menang tergolong kecil. Sehingga, PDIP akan kehilangan kontrol terhadap pemerintahan.

"Elektabilitas Puan masih rendah. Risiko capres PDIP dapat dikalahkan dan tidak lagi mengontrol pemerintahan, jika Puan sebagai capres," pungkas Adjie.

Sementara itu, jika posisi Puan digeser menjadi calon wakil presiden (cawapres), Adjie menyebut PDIP kemungkinan berkoalisi dengan Gerindra, yang akan mencalonkan Prabowo Subianto sebagai presiden. Opsi ini juga tidak akan menguntungkan bagi PDIP, karena secara langsung telah memberikan panggung kepada Gerindra.

Baca juga: Puan vs Ganjar, Trah Megawati Berupaya Jegal Lawan Politik

Lalu, jika Megawati memilih Ganjar sebagai capres 2024, lanjut Adjie, potensi PDIP untuk memenangkan Pilpres 2024 sangat besar. Dengan tingkat popularitas Ganjar sebesar 59% dan elektabilitas 15,5%, Ganjar hanya bisa disaingi oleh capres kuat lain. Misalnya, Prabowo dan Anies Baswedan.

"Namun jika ganjar terpilih sebagai Presiden 2024, maka Ganjar potensial menjadi Ketua Umum PDIP berikutnya. Apakah Megawati Rela?" tuturnya.

Dalam survei ini, Prabowo masih menjadi tokoh dengan elektabilitas tertinggi sebagai capres 2024, dengan capaian 23,5%. Dikuti Ganjar sebesar 15,5%, Anies Baswedan 13,8%, Sandiaga Uno 7,6%, Airlangga Hartarto 5,3%, Agus Harimurti Yudhoyono 3,8%, Puan Maharani 2%, Erick Tohir 1,9% dan Moeldoko 0,1%.(OL-11)


 

Baca Juga

MI/MOHAMAD IRFAN

NasDem Tegur Hillary Brigitta Lasut yang Minta Pengalawan TNI

👤Putra Ananda 🕔Kamis 02 Desember 2021, 21:53 WIB
NasDem tak pernah menginstruksikan kader yang menjadi anggota dewan mengajukan permintaan ajudan kepada...
MI/M. Irfan

Jaksa Eksekusi Uang Penganti Korupsi IM2 Sebesar Rp1,3 Triliun 

👤Tri Subarkah 🕔Kamis 02 Desember 2021, 19:52 WIB
Gedung IM2 di tanah seluas 24.440 meter persegi yang terletak di Ragunan, Jakarta Selatan menjadi salah satu aset yang...
Ilustrasi

Buron Korupsi Mesin Genset yang Rugikan Negara Rp21 Miliar Ditangkap 

👤Tri Subarkah 🕔Kamis 02 Desember 2021, 19:35 WIB
im Kejaksaan menangkap Mochtar pada Kamis (2/12) sekira pukul 14.00 WIB di kawasan Menteng, Jakarta...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya