Jumat 23 April 2021, 15:30 WIB

Kompolnas Minta Tersangka Penyidik KPK Dipecat

Yakub Pryatama Wijayaatmaja | Politik dan Hukum
Kompolnas Minta Tersangka Penyidik KPK Dipecat

Antara
Pekerja membersihkan logo KPK di gedung Merah Putih, Jakarta.

 

KOMISI Kepolisian Nasional (Kompolnas) meminta tersangka penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang berasal dari kepolisian, AKP Stepanus Robin, untuk dilakukan PTDH (pemberhentian tidak dengan hormat).

Diketahui, oknum penyidik KPK itu melakukan pemerasan sebanyak Rp1,3 miliar terhadap Wali Kota Tanjungbalai M. Syahrial, dengan janji akan menghentikan pemeriksaan kasusnya di KPK.

"Tindakan ini jelas merupakan tindak pidana. Mencemarkan nama baik institusi Polri dan KPK," ujar Komisi Kompolnas Poengky Indarti, Jumat (23/4).

Baca juga: Penyidik KPK Tersangka Suap Wali Kota Tanjungbalai

Poengky pun meminta propam untuk segera memberikan sanksi berat agar pelaku jera. "Adanya dugaan pelanggaran etik yang nantinya akan diproses Propam Polri, ancaman terberat adalah PTDH," pungkasnya.

Lebih lanjut, dia juga meminta propam untuk melakukan pengawasan yang ketat dari atasan kepada anak buah. "Pimpinan perlu melakukan pengawasan terhadap komunikasi dan tindakan operasional anggota di lapangan, agar tidak terjadi penyimpangan," tutur Poengky.

Baca juga: Penyidik Terima Suap, KPK Janji Berbenah

Di sisi lain, Poengky menilai sebagai penyidik, seharusnya AKP Stepanus bersikap profesional dan melawan kejahatan korupsi. "Tetapi yang bersangkutan malah menyalahgunakan kewenangannya untuk keuntungan pribadi," imbuhnya.

Jika melihat perbuatannya, Poengky menilai AKP Stepanus diduga melanggar Pasal 12 huruf e UU Tipikor. Sehingga, ancaman pidana bisa penjara seumur hidup dan denda maksimal Rp1 miliar.(OL-11)

 

 

 

Baca Juga

MI/ Andri Widiyanto

Olly Dondokambey Dijagokan Isi Kursi Menpan-RB

👤Mediaindonesia.com 🕔Rabu 10 Agustus 2022, 17:20 WIB
Saat ini Olly tengah menjabat sebagai Gubernur Sulawesi Utara dan Bendahara Umum...
ANTARA/Sigid Kurniawan

LPSK Sebut Istri Ferdy Sambo Kurang Kooperatif

👤mediaindonesia.com 🕔Rabu 10 Agustus 2022, 16:46 WIB
Jika PC tetap tidak kooperatif, maka besar kemungkinan LPSK akan membatalkan permohonan perlindungan yang telah diajukannya beberapa waktu...
Antara

Motif Penembakan Brigadir J, Pengacara: Bisnis Sabu dan Judi di Kepolisian

👤Putra Ananda 🕔Rabu 10 Agustus 2022, 16:26 WIB
Setelah Ferdy Sambo ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus pembunuhan Brigadir J, publik memang bertanya-tanya terkait motif di balik...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya