Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
KOMISI Kepolisian Nasional (Kompolnas) menyambut baik rencana pemerintah melalui Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) untuk membangun tiga lembaga permasyarakatan (lapas) khusus narapidana terorisme (napiter) di Nusakambangan, Jawa Tengah.
"Kami menyambut baik pemerintah akan membangun tiga lapas super maximum security di Nusakambangan," ujar Komisionar Kompolnas Peongky Indarti saat dihubungi, Minggu (11/4).
Menurut Poengky, ruang tahanan Polri menjadi persoalan di tengah pandemi covid-19. Sebab, terjadi kelebihan kapasitas karena seluruh tahanan, termasuk dari kejaksaan, dititipkan ke Polri.
Baca juga: Pembangunan Lapas untuk Napiter Cegah Upaya Radikalisasi
"Oleh karena itu, ada kebijakan selektif dalam melakukan penahanan, yaitu kasus kejahatan dengan ancaman hukuman berat dan kasus luar biasa. Seperti kasus terorisme," imbuh Poengky.
Seiring maraknya penangkapan pihak yang terlibat dalam jaringan terorisme, lanjut dia, mengakibatkan rumah tahanan khusus teroris menjadi penuh. Oleh karena itu, pembangunan lapas dengan pengamanan khusus merupakan hal penting yang harus segera direalisasikan
"Sangat bisa dimaklumi, jika tempat tahanan khusus teroris penuh. Perlu segera dibangunkan tempat khusus, dengan pengamanan super maximum," tandasnya.(OL-11)
Dengan kolaborasi antara pemerintah dan sektor swasta, diharapkan program ini dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat dan mendukung proses deradikalisasi yang lebih holistik.
Ratusan mantan narapidana terorisme (napiter) mengikuti upacara bendera merah putih memperingati hari Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indoensia ke-79 tahun
Komjen Rycko Amelza Dahniel membeberkan tantangan yang dihadapi dalam menghadapi kasus terorisme tahun 2024.
SEMBILAN narapidana kasus terorisme (napiter) di Lapas Kelas I Surabaya mengucapkan ikrar setia kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), Kamis (18/1).
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyebut ada 146 tersangka teroris ditangkap Tim Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror sepanjang 2023.
Kepala BNPTKomisaris Jenderal Ryzko Amelza Daniel mengatakan bahwa pencegahan terorisme merupakan kewajiban semua pihak agar saling memperkuat kesatuan dan persatuan bangsa.
Mahfud menyebut, dalam praktiknya Kompolnas kerap bertindak layaknya juru bicara Polri dan hanya menjalankan tugas secara formalitas.
Komite Reformasi Polri menyoroti penguatan pengawasan eksternal, khususnya kewenangan Kompolnas, menjelang penyerahan rekomendasi ke presiden
Kompolnas bukanlah lembaga yang bertugas mengawasi kinerja Polri, melainkan lembaga pembantu Presiden dalam menentukan kebijakan.
KAPOLRES Tasikmalaya Ajun Komisaris Haris Dinzah mendapat apresiasi dari berbagai pihak.
Mantan Komisioner KPK 2011-2015, Bambang Widjojanto penggunaan bodycam pada aparat polisi sangat penting dalam penanganan aksi unjuk rasa yang kerap menghadirkan potensi gesekan.
Pengadilan Negeri Jakarta Utara telah menolak praperadilan yang diajukan AJ sehingga status tersangka sah dan sesuai prosedur.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved