Headline
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Kumpulan Berita DPR RI
POLRI menyatakan pihaknya melalui Laboratorium Forensik (Labfor) tengah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) guna menyelidiki kasus kebakaran kilang minyak di Balongan, Indramayu, beberapa waktu silam.
"Sedang diolah TKP-nya oleh Labfor," tutur Kabareskrim Komjen Agus Andrianto, Jumat (9/4).
Tak hanya itu, Agus menyatakan, pihaknya telah memeriksa 52 orang terkait kasus kebakaran kilang minyak.
"Sudah 52 orang yang telah dilakukan klarifikasi dan juga pemeriksaan," papar Agus.
Hingga saat ini, lanjut Agus, pihak Pertamina belum membuat laporan terkait dengan kebakaran empat tangki di kawasan Kilang Pertamina Balongan, Kabupaten Indramayu.
baca juga: Pertamina Bilang Petir Jadi Penyebab Kebakaran, DPR : Ini Konyol
Maka, pihaknya membuat laporan polisi model A atau kasus temuan agar penyelidikan kasus kebakaran tersebut bisa segera dilakukan.
"Kami membuat laporan polisi model A karena sampai saat ini pihak Pertamina belum membuat laporan," ucap Agus dilansir Antara.
Sebelumnya kebakaran hebat terjadi pada empat tangki Kilang Pertamina Balongan, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, Senin (29/3) dini hari.
Kejadian itu menyebabkan enam orang luka berat dan ratusan warga harus mengungsi. (Ant/OL-3)
BMKG Stasiun Pekanbaru mendeteksi lonjakan signifikan titik panas di Provinsi Riau. Hingga Kamis pukul 07.00 WIB, jumlah hotspot tercatat mencapai 160 titik
Petugas pemadam kebakaran membutuhkan waktu lebih dari empat jam untuk memadamkan api.
Petugas pemadam kebakaran menunjukkan respons yang cukup impresif dengan tiba di lokasi kejadian hanya enam menit setelah laporan diterima, yakni pukul 21.31 WIB.
Kebakaran melanda kawasan permukiman padat penduduk di Jalan Pedongkelan Belakang, RT 03/RW 14, Kelurahan Cengkareng Timur, Kecamatan Cengkareng, Jakarta Barat, Sabtu (31/1) dini hari.
KEPULAN asap pekat masih membubung dari area pabrik sandal Swallow PT Garuda Mas Perkasa hingga Kamis (29/1) sore.
UPAYA pemadaman kebakaran hebat yang melanda pabrik karet PT Garuda Mas Perkasa, produsen sandal merek Swallow, belum sepenuhnya tuntas hingga menjelang siang, Rabu (28/1).
Nilainya mencapai lebih dari Rp 17 triliun jika dikonversikan dalam kurs Rupiah.
Sementara kapal-kapal milik Pertamina sebagian besar telah berusia tua dan dinilai tidak efisien karena berisiko tinggi mengalami kerusakan dan kecelakaan.
Komaidi menambahkan dengan proses lebih sederhana, maka segala urusan berkaitan pengadaan atau distribusi BBM dan elpiji bisa dipenuhi lebih cepat.
Peningkatan kapasitas produksi tersebut akan memberikan dampak ganda, baik dari sisi pengurangan impor bahan bakar maupun penurunan emisi gas rumah kaca.
Amien megaskan pendekatan tersebut berisiko menimbulkan ketakutan dan kehati-hatian berlebihan di kalangan pengambil keputusan serta menciptakan iklim ketidakpastian hukum.
PT Pertamina Patra Niaga (PPN) meminta kemudahan regulasi pada Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa untuk mendapatkan insentif pembebasan cukai etanol
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved