Headline
Kasus kuota haji diperkirakan merugikan negara Rp622 miliar.
Kumpulan Berita DPR RI
BADAN Intelijen Nasional (BIN) menegaskan, keluarga harus lebih memerhatikan perilaku anak demi mencegah terpaparnya paham radikal dari media sosial.
Deputi VII BIN Wawan Poerwanto mengatakan, adanya perubahan sikap anak yang lebih tertutup, dan bergaul dengan orang asing, orang tua perlu waspada.
“Buat anak sibuk, keluarga adalah lingkup yang paling penting,” tuturnya.
Baca juga : Aksi Teroris di Mabes Polri Jadi Sinyal Berbenah Polri dan BNPT
ia mengungkapkan, peran perempuan dalam kelompok teroris terbilang cukup banyak. Menurutnya, teroris perempuan secara emosional lebih ingin mengambil peran.
Sementara itu, mantan teroris, Abdul Haris menyebut pergerakan kelompok teroris saat ini terbilang genting. Hal tersebut dibuktikan dengan penangkapan oleh Densus 88 Antiteror yang sudah berjumlah puluhan dalam satu bulan terakhir.
"Mereka juga dipicu dengan beberapa aksi, misal penertiban ormas Islam yang dilakukan. Meski sebenarnya ormas itu juga tidak mereka sukai, tapi ini semakin menimbulkan negara ini kafir,” paparnya. (OL-7)
Keterlibatan aktif orang tua dalam komunitas pengawasan dinilai menjadi faktor kunci dalam memutus mata rantai penyebaran paham ekstrem.
Mencegah radikalisme dan intoleransi berarti menghidupkan kembali nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.
Ciri berikutnya adalah anak cenderung menarik diri dari pergaulan karena komunitas TCC membuat mereka nyaman sehingga anak-anak lebih suka menyendiri.
Densus 88 mengungkap remaja 14 tahun di Jepara memiliki koneksi dengan pendiri kelompok ekstremis Prancis BNTG dan aktif di komunitas True Crime.
BNPT mencatat 112 anak Indonesia terpapar radikalisasi terorisme lewat media sosial dan gim online sepanjang 2025, dengan proses yang makin cepat di ruang digital.
Radikalisme dan intoleransi tidak bisa dilawan hanya dengan regulasi, tetapi dengan penghayatan nilai-nilai Pancasila sebagai pedoman etis bersama.
Salah satu fitur unggulan dari Omni C28 adalah HydroJet Self-Clean Roller Mop.
Inul Daratista menyebutkan bahwa selama bulan puasa, intensitas kebersamaan dengan suaminya, Adam Suseno, meningkat drastis.
BELAKANGAN ini, ruang media sosial diramaikan perbincangan mengenai istilah 'bahasa ibu' yang memantik refleksi publik.
Motivasi tersebut muncul karena Gen Z belajar dari pengalaman beban finansial atau kesalahan pengelolaan keuangan yang dilakukan generasi orangtua mereka di masa lalu.
Untuk menyiasati dampak negatif FOMO, kunci utamanya justru terletak pada fondasi yang dipupuk sejak dini di lingkungan keluarga.
Sebelum wafat, James Van Der Beek berbagi kisah haru tentang melepas topeng 'Superman' di depan anak-anaknya demi menghadapi kanker usus bersama.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved