Sabtu 06 Maret 2021, 04:10 WIB

SBY Tegaskan KLB Partai Demokrat Ilegal dan Tidak Sah

Widhoroso | Politik dan Hukum
SBY Tegaskan KLB Partai Demokrat Ilegal dan Tidak Sah

ANTARA/Endi Ahmad
Suasana Kongres Luar Biasa (KLB) Partai Demokrat di The Hill Hotel Sibolangit, Deli Serdang, Sumatera Utara, Jumat (5/3).

 

KETUA Majelis Tinggi Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menegaskan bahwa Kongres Luar Biasa Partai Demokrat yang dilakukan Gerakan Pengambilalihan Kepemimpinan (GPK) Partai Demokrat tidak memenuhi persyaratan.

"Kesimpulannya, semua persyaratan untuk KLB ini gagal dipenuhi, sehingga tidak sah dan ilegal," ungkapnya saat konferensi pers di kediamannya, Puri Cikeas, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Jumat (5/3).

Menurut Presiden Republik Indonesia keenam itu setidaknya ada empat ketentuan dalam pasal 81 ayat 4 Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) Partai Demokrat untuk dapat menggelar KLB.

Ketentuan pertama yaitu atas permintaan majelis tinggi partai, kedua direstui satu per tiga Dewan Pimpinan Daerah (DPD), ketiga direstui satu per dua Dewan Pimpinan Cabang (DPC), dan terakhir disetujui majelis tinggi partai.

"Majelis tinggi yang saya pimpin yang terdiri dari 16 orang tak pernah meminta KLB, DPD Tak satupun yang mengusulkan, DPC hanya tujuh persen, dan saya sebagai ketua majelis tinggi tidak pernah menyetujui," kata SBY.

Kemudian, jelas SBY, upaya mengubah AD/ART yang dilakukan oleh GPK Paratai Demokrat tidak sah lantaran dilakukan pada forum yang dianggap tidak sah. "Sebelum KLB, AD/ART ini diubah. Mari kita lihat bersama. Untuk mengubah AD/ART forumnya harus sah. Forum KLB jelas tidak sah, sehingga AD/ART tidak sah," tuturnya.

Kepala Kantor Staf Kepresidenan (KSP) Moeldoko terpilih menjadi Ketua Umum Partai Demokrat dalam KLB partai tersebut yang digelar di Hotel The Hill Sibolangit, Kabupaten Deli Serdang, Sumut, Jumat (5/3). Moeldoko mengalahkan Marzuki Alie, setelah nama keduanya diajukan peserta KLB. (Ant/OL-15)
 

Baca Juga

DOK DPR RI

Puan: Sambutlah Lebaran dengan Gembira dan Berbagilah Kebahagiaan

👤mediaindonesia.com 🕔Rabu 12 Mei 2021, 09:10 WIB
Menurut Puan, Idul Fitri adalah momentum tepat utuk menguatkan solidaritas bangsa, saling membantu, khususnya pada masa pandemi Covid-19...
AFP/BAY ISMOYO

Dinonaktifkan, Novel Baswedan Tegaskan akan Melawan

👤Candra Yuri Nuralam 🕔Rabu 12 Mei 2021, 06:58 WIB
75 pegawai KPK yang gagal dalam tes wawasan kebangsaan telah diminta menyerahkan tugas dan tanggung jawab mereka ke atasan...
Dok.MI

Plt Jubir KPK: 75 Orang Tidak Nonaktif

👤Dhika kusuma winata 🕔Selasa 11 Mei 2021, 22:45 WIB
Penyerahan tugas itu, imbuhnya, untuk menjamin efektivitas kerja dan menghindari potensi permasalahan hukum terkait penanganan...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Toleransi tak Pernah Putus di Adonara

Bencana membuat masyarakat Adonara semakin rukun. Ramadan lebih mempersatukan mereka.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya