Headline
Indonesia tangguhkan pembahasan soal Dewan Perdamaian.
Kumpulan Berita DPR RI
GELOMBANG protes Partai Demokrat untuk mendefisitkan atau memangkas pendanaan Immigration and Customs Enforcement (ICE) menghadapi kenyataan politik yang pahit. Meskipun tekanan meningkat pasca kematian Alex Pretti di Minneapolis, upaya untuk membatasi mesin penegakan imigrasi Presiden Donald Trump ternyata jauh lebih sulit dari yang diperkirakan.
Dalam 72 jam terakhir sejak insiden penembakan fatal oleh agen federal tersebut, para politisi Demokrat berargumen rancangan undang-undang pendanaan Departemen Keamanan Dalam Negeri (DHS), yang mencakup langkah-langkah akuntabilitas baru bagi ICE dan Bea Cukai, masih sangat jauh dari kata cukup.
Namun, posisi tawar Demokrat melemah karena struktur anggaran itu sendiri. Paket alokasi dana yang akan dibawa ke pemungutan suara pada Kamis mendatang bukan hanya soal anggaran DHS, melainkan paket multi-RUU yang juga mencakup pendanaan untuk Departemen Pertahanan dan berbagai lembaga vital lainnya.
Demokrat telah mendesak Pemimpin Mayoritas, John Thune, untuk memisahkan anggaran DHS dari paket tersebut agar bisa dinegosiasikan ulang secara terpisah. Langkah ini bertujuan untuk meredam dampak operasional penegakan imigrasi tanpa mengganggu fungsi pertahanan negara. Meski demikian, hingga saat ini belum ada tanda-tanda pihak Republik bersedia menuruti permintaan tersebut.
Situasi semakin rumit karena tahun lalu, undang-undang utama yang ditandatangani presiden telah menyuntikkan puluhan miliar dolar ke dalam lembaga tersebut. Hal ini memberikan wewenang luas bagi Sekretaris DHS, Kristi Noem, untuk memindahkan anggaran demi menjalankan operasi lembaga tersebut tanpa harus menunggu persetujuan baru.
Analisis internal menunjukkan bahwa skenario penutupan pemerintahan (government shutdown) sekalipun tidak akan mampu menghentikan aktivitas utama ICE. Hal ini disebabkan oleh klasifikasi karyawan di bawah naungan DHS.
Berdasarkan pedoman yang dikeluarkan DHS pada musim gugur lalu, dari perkiraan 271.927 karyawan DHS, hanya sebagian kecil, yakni 22.862 orang, yang akan dirumahkan (furloughed) jika terjadi penutupan pemerintahan. Faktanya, lebih dari 93% pekerja di ICE dan CBP akan tetap dipertahankan dan terus bekerja selama masa penutupan tersebut.
Kondisi ini menunjukkan bahwa meskipun retorika politik memanas di Minneapolis dan Washington, kendali administrasi Trump atas kebijakan imigrasi tetap kokoh dan sulit digoyahkan oleh manuver legislatif saat ini. (CNN/Z-2)
FBI dituduh tidak kooperatif dalam penyelidikan penembakan perawat Alex Pretti. Gubernur Minnesota sebut operasi imigrasi tinggalkan trauma mendalam.
Barack Obama kritik keras operasi imigrasi ICE di Minnesota era Trump. Ia menyebut razia massal tersebut mirip aksi negara otoriter dan kediktatoran.
Dua agen imigrasi AS (ICE) terancam pidana setelah ketahuan memberikan kesaksian palsu dalam kasus penembakan migran di Minneapolis.
Departemen Keamanan Dalam Negeri AS (DHS) terancam tutup akibat kegagalan negosiasi imigrasi. Simak poin-poin tuntutan Demokrat dan sikap keras Gedung Putih.
Presiden Donald Trump menginstruksikan pendekatan "lebih lembut" setelah penarikan 700 agen imigrasi dari Minneapolis menyusul tewasnya dua warga AS.
Hakim AS Alex Tostrud mencabut perintah darurat yang mewajibkan penyelidik federal menjaga bukti penembakan Alex Pretti.
Presiden AS Donald Trump sebut perang bisa ubah perbatasan Iran. Ia minta Kurdi tak terlibat demi hindari konflik kompleks. Simak analisis lengkapnya.
PM Keir Starmer resmi mengizinkan Amerika Serikat menggunakan pangkalan militer Inggris untuk operasi defensif terhadap Iran di tengah kecaman Donald Trump.
Donald Trump klaim Iran telah menyerah dan meminta maaf kepada negara Timur Tengah setelah serangan AS-Israel. Simak ancaman "penghancuran total" terbaru dari Trump.
PRESIDEN Amerika Serikat (AS) Donald Trump menyatakan konflik Timur Tengah hanya akan berakhir jika Iran menyerah tanpa syarat.
Hasil jajak pendapat PBS News/NPR/Marist menunjukkan 56% warga Amerika menentang aksi militer Donald Trump terhadap Iran di tengah pembelahan tajam di Kongres
Dalam unggahan terbarunya di Truth Social, Trump mengklaim bahwa Departemen Luar Negeri memindahkan ribuan orang dari berbagai negara di Timur Tengah.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved