Headline

Presiden sebut dampak perang nuklir lintas batas dan jangka panjang.

Hakim Minnesota Cabut Perintah Pengamanan Bukti dalam Kasus Penembakan Alex Pretti

Thalatie K Yani
03/2/2026 10:49
Hakim Minnesota Cabut Perintah Pengamanan Bukti dalam Kasus Penembakan Alex Pretti
Alex Pretti(CNN)

HAKIM Distrik Amerika Serikat, Alex Tostrud, resmi mencabut perintah darurat yang mewajibkan penyelidik federal untuk mengamankan bukti-bukti di lokasi penembakan fatal Alex Pretti oleh petugas imigrasi. Keputusan ini diambil setelah adanya jaminan dari otoritas federal bahwa bukti-bukti tersebut akan dikelola dengan semestinya.

Sebelumnya, perintah darurat ini dikeluarkan tepat pada hari penembakan Pretti guna melarang berbagai kantor investigasi federal memusnahkan atau mengubah bukti apa pun terkait insiden tersebut. Hakim Tostrud, yang ditunjuk oleh Presiden Donald Trump, mengeluarkan perintah itu atas desakan Biro Penangkapan Kriminal (BCA) Minnesota dan Kantor Jaksa Wilayah Hennepin.

Kedua lembaga lokal tersebut sempat menyuarakan kekhawatiran upaya penyelidikan mereka bisa terhambat tanpa adanya intervensi pengadilan. Namun, dalam keputusan setebal 18 halaman, Tostrud menyatakan risiko penghancuran bukti tidak terbukti.

"Meskipun rekamannya tidak sepihak, beban bukti yang lebih besar menunjukkan bahwa Tergugat tidak mungkin menghancurkan atau mengubah bukti terkait penembakan Tn. Pretti secara tidak semestinya selama kasus ini berlangsung," tulis Tostrud.

Menghindari Intervensi Pengadilan dalam Investigasi

Hakim menjelaskan syarat dalam perintah penahanan sementara tersebut tidak jauh berbeda dengan kebijakan pengamanan internal yang sudah dimiliki pihak federal. Tostrud juga menyoroti risiko jika perintah pengamanan bukti tetap dilanjutkan, karena prosedur pengujian tertentu secara alami dapat mengubah kondisi fisik bukti.

"Kekhawatiran yang sah mengenai apakah tindakan investigasi tersebut mematuhi perintah pengamanan bukti dapat mendorong tergugat mencari arahan yudisial. Hal itu, pada gilirannya, akan melibatkan pengadilan ke dalam investigasi Tergugat, bukan hanya sekadar pengamanan bukti mereka," tambah Tostrud.

Ketegangan Antara Penyelidik Lokal dan Federal

Langkah hukum yang diambil oleh BCA Minnesota ini mencerminkan kepanikan untuk memastikan akses terhadap bukti di masa mendatang. Hal ini dipicu oleh pengalaman pahit dalam kasus penembakan warga AS lainnya, Renee Good, di mana penyelidik negara bagian merasa "dikucilkan" dari penyelidikan federal.

Hingga saat ini, FBI dan Homeland Security Investigations (HSI) belum berbagi informasi dengan penyelidik lokal. Meski demikian, pihak BCA menyatakan kepada CNN bahwa pembicaraan mengenai pembagian bukti masih terus berlangsung. "Kami berharap kesepakatan dapat dicapai," ujar perwakilan BCA.

Di sisi lain, pihak federal menegaskan profesionalitas mereka. Seorang pejabat FBI bersumpah dalam dokumen pengadilan bahwa semua bukti telah dikemas oleh kolektor bukti terlatih menggunakan peralatan pelindung yang benar dan selotip anti-rusak. Saat ini, seluruh bukti disimpan dalam ruang penyimpanan aman dengan akses terkendali di Kantor Lapangan FBI Minneapolis. (CNN/Z-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Thalatie Yani
Berita Lainnya