Headline
Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.
Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.
Kumpulan Berita DPR RI
SUASANA duka bercampur kemarahan menyelimuti jalan-jalan Minneapolis, Minnesota, Amerika Serikat (AS), setelah penembakan terhadap seorang perawat Alex Pretti oleh aparat federal ICE. Di tengah suhu ekstrem yang menusuk, warga berkumpul pada Senin waktu setempat untuk mengenang korban sekaligus menyuarakan penolakan terhadap tindakan ICE yang dianggap sebagai kekerasan negara.
Di lokasi kejadian, lilin-lilin menyala tertiup angin dingin, sementara bunga-bunga membeku di tanah. Sejumlah pelayat saling berpelukan, mencoba menguatkan satu sama lain.
Pretti, 37, dikenang sebagai sosok yang mengabdikan hidupnya untuk menolong orang lain sebagai perawat. Menurut kesaksian pelayat dan laporan media AS, ia ditembak ketika berusaha membantu seorang perempuan yang didorong ke tanah dalam operasi aparat federal.
“Ini adalah pembantaian di jalanan,” ujar Stephen McLaughlin, seorang pensiunan berusia 68 tahun, dengan suara lirih saat memberikan penghormatan terakhir. Dia menilai kematian Pretti mencerminkan situasi yang semakin mengkhawatirkan.
“Korupsi kini menjadi aturan. Pemerintah tidak lagi bisa dipercaya. Sangat mengerikan ketika seseorang bisa dieksekusi di jalanan lalu difitnah dan dibohongi soal apa yang sebenarnya terjadi,” katanya.
Penembakan terhadap Pretti memperdalam kemarahan publik yang telah mengendap sejak kematian Renee Good pada 7 Januari lalu. Good menjadi warga sipil pertama yang tewas dalam operasi penegakan imigrasi Presiden Donald Trump di Minneapolis.
Dengan kematian Pretti, kota tersebut mencatat dua warga negara AS yang meninggal akibat tindakan aparat dalam waktu kurang dari satu bulan.
Tak jauh dari pusat kota, lokasi penembakan Pretti berubah menjadi tugu peringatan, tak jauh dari tempat serupa untuk mengenang Good. Warga datang silih berganti, membawa bunga, foto, lilin, serta catatan tangan.
Polisi berjaga di sekitar area, sementara puluhan orang berhenti sejenak untuk menundukkan kepala atau berdoa.
“Terima kasih atas kasih sayang dan kepedulianmu kepada semua orang yang pernah kamu bantu,” demikian bunyi salah satu pesan yang dipasang di lokasi.
Meski suhu dengan hembusan angin terasa mencapai minus 22 derajat Celsius, warga yang memberi penghormatan tidak surut. Kekhawatiran warga juga diwarnai rasa takut bahwa kekerasan serupa akan meluas.
“Mereka akan mencoba melakukan hal ini di tempat lain. Sekarang sudah ada contohnya,” ujar Kyle Wagner, 37.
“Kami sedang menunjukkan kepada dunia bagaimana menghadapi ICE, dan saya berharap wilayah lain juga siap berdiri mempertahankan diri," tambahnya
Sebagian warga menilai pernyataan pemerintah yang menyebut Pretti sebagai ancaman keamanan sama sekali tidak berdasar. Taylor Stoddart, 25, mengaku terguncang oleh narasi resmi yang beredar.
“Itu bohong. Kita semua melihat sendiri apa yang terjadi. Mereka seolah menyuruh kami tidak mempercayai mata kami sendiri,” katanya.
Gelombang duka dan kemarahan itu menunjukkan tragedi di Minneapolis tidak hanya meninggalkan luka mendalam bagi keluarga korban, tetapi juga mengguncang kepercayaan publik terhadap arah kebijakan dan praktik penegakan hukum imigrasi di AS. Bagi Tricia Dolley, sesama perawat, kematian Pretti terasa sangat personal.
“Ini bukan Amerika yang bisa kami terima. Bukan itu yang kami inginkan,” ujarnya.
(AFP/H-3)
Laporan terbaru DHS ungkap detail penembakan Alex Pretti di Minneapolis. Trump persoalkan senjata korban, sementara pejabat AS sebut teroris domestik.
PRESIDEN Amerika Serikat (AS) Donald Trump mulai mengubah pendekatannya menyusul gelombang kecaman nasional atas penembakan Alex Pretti di Minneapolis yang melibatkan aparat ICE.
Keluarga dan rekan kerja mengungkap sosok Alex Pretti, perawat ICU yang tewas ditembak agen imigrasi. Benarkah ia ancaman atau justru mencoba melindungi?
Ketegangan politik pecah di AS pasca tewasnya perawat Alex Pretti. Departemen Kehakiman salahkan pejabat lokal, sementara Demokrat sebut agen federal "tak terkendali."
Penembakan fatal Alex Pretti oleh agen perbatasan AS memicu bentrokan di Minneapolis. Gubernur Walz dan Mayor Frey desak Trump tarik ribuan agen federal.
Dua agen imigrasi AS (ICE) terancam pidana setelah ketahuan memberikan kesaksian palsu dalam kasus penembakan migran di Minneapolis.
Departemen Keamanan Dalam Negeri AS (DHS) terancam tutup akibat kegagalan negosiasi imigrasi. Simak poin-poin tuntutan Demokrat dan sikap keras Gedung Putih.
Nama "The Ice House" resmi diganti menjadi "The Winter House" guna menghindari asosiasi dengan badan migrasi AS (ICE) di tengah protes di Milan.
Panggung Grammy Awards 2026 berubah jadi ajang protes. Kehlani, Justin Vernon, hingga Shaboozey suarakan penolakan terhadap ICE usai insiden penembakan Alex Pretti.
Di tengah konser Mayhem Ball di Tokyo, Lady Gaga sampaikan pidato emosional mengecam tindakan ICE terhadap imigran di Amerika Serikat dan menyerukan perdamaian.
Gelombang protes imigrasi meluas di AS. Meski jatuh korban jiwa dan protes masif, hakim federal izinkan operasi imigrasi besar-besaran di Minnesota berlanjut.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved