Headline
Kasus kuota haji diperkirakan merugikan negara Rp622 miliar.
Kumpulan Berita DPR RI
POLITIKUS Partai Gerindra, Ahmad Riza Patria, merasa prihatin terkait penangkapan kadernya yang menjabat sebagai Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) Edhy Prabowo terkait ekspor benih bening lobster (BBL).
"Tentu kami perihatin. Semuanya nanti dari pihak partai ada yang menjelaskan detailnya," kata Ahmad Riza Patria di Jakarta, Rabu (25/11).
Baca juga: Edhy Prabowo Tersandung Korupsi Ekspor Benih Lobster
Wakil Gubernur DKI Jakarta tersebut juga menyebut pihak partai akan menjelaskan secara detail oleh Sekjen Partai Gerindra Ahmad Muzani.
"Pak Sekjen Pak Muzani yang akan menjelaskan detailnya. Kita tunggu saja ya," ungkapnya.
Sebelumnya, Komisi Pembrantasan Korupsi (KPK) melakukan penangkapan terhadap orang nomor satu di KKP, Menteri Edhy Prabowo. Edhy ditangkap bersama jajaran dan keluarganya di Bandara Soekarno-Hatta pada pukul 01.23 WIB setelah melakukan kunjungan ke Honolulu Amerika Serikat (AS).
Saat ini KPK membutuhkan waktu 1x24 jam untuk menceritakan kronologi dan pengungkapan barang bukti dari Edhy. Ketua KPK, Firli Bahuri meminta waktu untuk jajarannya bekerja.
"Tunggu ya, nanti ada penjelasan resmi KPK. Beri waktu kita bekerja ya," ungkap Firli. (OL-6)
KPK telah melakukan penahanan terhadap Yaqut Cholil Qoumas untuk masa penahanan pertama selama 20 hari ke depan.
Modus operandi yang dilakukan para tersangka memungkinkan calon jemaah yang baru mendaftar untuk langsung berangkat dengan membayar sejumlah uang tertentu
Pemanggilan tersangka merupakan prosedur wajib sebelum perkara dilimpahkan ke persidangan.
Dugaan rasuah ini bermula dari kebijakan pembagian kuota haji tambahan sebanyak 20 ribu jemaah yang dinilai menyalahi regulasi.
KPK memastikan koordinasi dengan KY dalam kasus sengketa lahan ini akan terus berlanjut.
KPK bongkar peran Fuad Hasan Masyhur dalam skandal kuota haji 2023. Diduga surati eks Menag Yaqut demi kuota tambahan yang rugikan negara Rp622 miliar.
Simak profil lengkap Prabowo Subianto, dari karir militer cemerlang, kiprah politik, hingga terpilih menjadi Presiden ke-8 Republik Indonesia.
Warga menyampaikan bahwa mereka merasa sangat terbantu dengan kehadiran SPPG Terjun Medan Marelan dan Partai Gerindra.
Keberangkatan Mirwan bersama istrinya untuk menunaikan ibadah umrah memicu sorotan publik.
Simak profil lengkap Prabowo Subianto, Presiden RI ke-8. Telusuri perjalanan karier militer, jejak politik, hingga visi Asta Cita untuk Indonesia Emas.
Dasco mengaku belum mengetahui apakah penolakan kader itu menjadi pertimbangan bagi Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto.
FRAKSI Partai Gerindra DPRD DKI Jakarta menyatakan keberatan terhadap rencana pemotongan subsidi pangan murah sebesar Rp300 miliar dalam RAPBD DKI 2026.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved