Headline

PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.

Budi Arie Ditolak Kader Gerindra, Dasco: Jangan Dibesar-besarkan

Rahmatul Fajri
13/11/2025 21:35
Budi Arie Ditolak Kader Gerindra, Dasco: Jangan Dibesar-besarkan
Ketua Harian DPP Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad saat menghadiri kongres relawan Projo.(Dok.Antara)

Ketua Harian DPP Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad buka suara terkait kader di daerah yang ramai-ramai menolak Ketua Umum Projo Budi Arie Setiadi bergabung ke Partai Gerindra. Menurut Dasco, penolakan kader di daerah itu merupakan hal yang wajar.

"Ya namanya dinamika di politik, itu soal tidak menerima, atau ada yang menerima itu kan biasa. Nah sehingga menurut saya ya tidak perlu dibesar-besarkan karena hal itu adalah hal yang biasa terjadi di dunia politik," kata Dasco di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, hari ini.

Dasco mengaku belum mengetahui apakah penolakan kader itu menjadi pertimbangan bagi Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto. Ia mengatakan sejauh ini belum ada bahasan terkait bergabungnya Budi Arie ke Partai Gerindra.

"Nanti kita tanya sama Pak Prabowo ya. Ini belum sempat dibahas sih. Kita belum ada sempat pembahasan. Karena Pak Prabowonya kan sibuk ke luar negeri kemarin," katanya.

Sebelumnya, Budi Arie mengungkapkan keinginannya untuk bergabung dengan Partai Gerindra. Namun, keinginan itu ditolak oleh kader Partai Gerindra di daerah.

Ketua DPC Gerindra Tulungagung, Ahmad Baharudin menyebut Budi Arie hanya ingin mencari perlindungan ke Gerindra.

"Karena dia ingin berlindung di Gerindra sebagai partainya presiden," kata Baharudin.

Ketua DPC Gerindra Sidoarjo Mimik Idayana meminta Ketum Gerindra Prabowo Subianto menolak Budi Arie masuk partai. Mimik mengatakan Gerindra merupakan partai nasionalis dan religius. Menurutnya, idealisme Gerindra tidak cocok untuk Budi Arie.

"Mengingat Partai Gerinda partai politik yang nasionalis dan religius, tidak cocok untuk Budi Arie yang telah melakukan perbuat tercela dan merugikan bangsa rakyat Indonesia," ujarnya.

Selain itu, Ketua DPC Gerindra Pati Hardi juga menolak Budi Arie gabung ke partainya. Hardi menyebut Budi Arie tak pernah berjuang membesarkan partai.

"Kita jelas menolak karena kita ini sudah mendirikan partai dengan jerih payah, dengan capek, tiba-tiba terus ada orang yang langsung masuk ke Partai Gerindra, kita jelas tidak okelah," kata Hardi.(P-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Akhmad Mustain
Berita Lainnya
Opini
Kolom Pakar
BenihBaik