Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
Ketua Harian DPP Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad buka suara terkait kader di daerah yang ramai-ramai menolak Ketua Umum Projo Budi Arie Setiadi bergabung ke Partai Gerindra. Menurut Dasco, penolakan kader di daerah itu merupakan hal yang wajar.
"Ya namanya dinamika di politik, itu soal tidak menerima, atau ada yang menerima itu kan biasa. Nah sehingga menurut saya ya tidak perlu dibesar-besarkan karena hal itu adalah hal yang biasa terjadi di dunia politik," kata Dasco di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, hari ini.
Dasco mengaku belum mengetahui apakah penolakan kader itu menjadi pertimbangan bagi Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto. Ia mengatakan sejauh ini belum ada bahasan terkait bergabungnya Budi Arie ke Partai Gerindra.
"Nanti kita tanya sama Pak Prabowo ya. Ini belum sempat dibahas sih. Kita belum ada sempat pembahasan. Karena Pak Prabowonya kan sibuk ke luar negeri kemarin," katanya.
Sebelumnya, Budi Arie mengungkapkan keinginannya untuk bergabung dengan Partai Gerindra. Namun, keinginan itu ditolak oleh kader Partai Gerindra di daerah.
Ketua DPC Gerindra Tulungagung, Ahmad Baharudin menyebut Budi Arie hanya ingin mencari perlindungan ke Gerindra.
"Karena dia ingin berlindung di Gerindra sebagai partainya presiden," kata Baharudin.
Ketua DPC Gerindra Sidoarjo Mimik Idayana meminta Ketum Gerindra Prabowo Subianto menolak Budi Arie masuk partai. Mimik mengatakan Gerindra merupakan partai nasionalis dan religius. Menurutnya, idealisme Gerindra tidak cocok untuk Budi Arie.
"Mengingat Partai Gerinda partai politik yang nasionalis dan religius, tidak cocok untuk Budi Arie yang telah melakukan perbuat tercela dan merugikan bangsa rakyat Indonesia," ujarnya.
Selain itu, Ketua DPC Gerindra Pati Hardi juga menolak Budi Arie gabung ke partainya. Hardi menyebut Budi Arie tak pernah berjuang membesarkan partai.
"Kita jelas menolak karena kita ini sudah mendirikan partai dengan jerih payah, dengan capek, tiba-tiba terus ada orang yang langsung masuk ke Partai Gerindra, kita jelas tidak okelah," kata Hardi.(P-1)
Pengamat komunikasi politik Universitas Esa Unggul, M. Jamiluddin Ritonga menilai, Tidar kemungkinan sudah membaca motif politik di balik keinginan Budi Arie berlabuh ke Gerindra.
Selama pihak-pihak yang diduga membekingi judi online tidak tersentuh hukum, upaya pemberantasan akan sulit berhasil.
KETUA Umum Projo Budi Arie Setiadi menyebut berpeluang merapat ke partai meskipun tidak spesifik menyebut Gerindra. Ketua Harian Gerindra Sufmi Dasco Ahmad belum mendengar langsung
KETUA Umum Projo Budi Arie Setiadi kembali kembali terpilih untuk masa jabatan 2025-3030. Itu diputuskan saat Kongres III Projo di Jakarta, kemarin (1/11). Ia mengganti logo Projo.
KETUA UMUM Projo Budi Arie Setiadi santer diisukan akan bergabung dengan Partai Gerindra yang diketuai Presiden Prabowo Subianto. Berikut fakta-faktanya
TRANSPARENCY International Indonesia (TII) menemukan politisi dalam jabatan komisaris BUMN, Total 562 posisi komisaris, 165 orang politisi separuhnya kader Gerindra
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved