Headline
DPR minta agar dana tanggap darurat bencana tidak dihambat birokrasi berbelit.
DPR minta agar dana tanggap darurat bencana tidak dihambat birokrasi berbelit.
Kumpulan Berita DPR RI
KETUA Umum Dewan Masjid Indonesia (DMI) Jusuf Kalla mengklarifikasi pernyataannya di sejumlah media yang menjadi polemik dalam beberapa hari terakhir ini. Dalam Webinar Kebangsaan Pra Munas PKS ke V, Jumat (20/11), JK menyatakan ada kekosongan dalam proses demokrasi prosedural di Tanah Air.
Karena itu, papar dia, mulai ada gejala masyarakat lebih memilih jalur demokrasi jalanan karena ada hambatan dalam penerapan demokrasi di Indonesia. Ketika diklarifikasi, Wakil Presiden ke-10 dan 12 itu menjelaskan maksudnya bahwa saat ini terjadi kekosongan dalam kepemimpinan umat Islam untuk menyerap aspirasi sehingga menyebabkan mereka memilih Rizieq Shihab.
“Lihat konteksnya. Saya bicara di webinar PKS (Partai Keadilan Sosial) dengan tema demokrasi. Jadi soal kepemimpinan umat Islam,” tegasnya ketika dihubungi, Minggu (22/11).
Artinya, tambah Kalla, pernyataan soal kekosongan kepemimpinan tersebut tidak ada hubungan dengan isu kepemimpinan di Istana Presiden. Dirinya justru mengkritisi ketidakhadiran partai politik dan ormas Islam dalam mengurus masalah publik secara politik.
"Sebenarnya saya lebih mengkritisi parpol dan ormas Islam yang sibuk dengan urusan masing-masing dan menyebabkan masyarakat mencari pemimpin alternatif,” ujarnya.
Sumber yang dekat dengan Jusuf Kalla menambahkan, sebenarnya kritik tersebut diarahkan ke para pemimpin di Nahdatul Ulama, Muhammadiyah, Majelis Ulama Indonesia, dan ormas Islam lain yang sibuk dengan urusannya masing-masing. Termasuk juga, tambahnya, pimpinan parpol Islam yang dinilai sibuk mengurus kekuasaan ketimbang mengurus umat Islam.
"Mereka tidak merawat umat yang butuh pengayom yang kharismatik. Muncullah Rizieq Shihab dengan gayanya yang meledak-ledak menyuarakan amar ma’ruf nahi munkar. Sebagian besar umat suka dengan gaya tersebut,” ungkapnya.
Dalam webinar yang diselenggarakan akhir pekan lalu, Kalla menyebut sejumlah alasan persoalan kepulangan Rizieq menjadi polemik berkepanjangan yang menyebabkan polisi dan tentara turun tangan seperti layaknya negara sedang mengalami goncangan. Menurut Kalla, berbagai persoalan tersebut penting untuk dievaluasi dan dipelajari, khususnya bagi partai-partai Islam.
"Jika tidak dievaluasi dan dipelajari, akan menimbulkan masalah baru dalam sistem demokrasi yang sedang berjalan di Indonesia. Jangan sampai kita kembali lagi ke demokrasi jalanan. Ini bisa kembali apabila wakil-wakil yang dipilih tidak memperhatikan aspirasi seperti itu," jelasnya. (OL-14)
Pengamat ESA Unggul Jamiluddin Ritonga kritik usulan koalisi permanen Golkar untuk Prabowo, dinilai berisiko lemahkan DPR dan checks and balances.
Demokrasi, bisa bertumbuh dari akar ilmu (pengetahuan) yang terintegrasi dengan amal perbuatan
IPK Indonesia 2025 turun ke skor 34. Peneliti Pukat UGM Zaenur Rohman menilai perbaikan penegakan hukum jadi kunci pemberantasan korupsi.
Pakar FH UI Titi Anggraini menyoroti lemahnya transparansi keuangan partai politik Indonesia, menekankan audit eksternal dan pengawasan tegas dibutuhkan.
ANGGOTA DPR RI Fraksi Partai NasDem Willy Aditya, menegaskan bahwa literasi dan kemampuan berpikir kritis merupakan fondasi utama dalam membangun ekosistem demokrasi yang sehat.
Sidang pemeriksaan pendahuluan perkara tersebut digelar Kamis (4/2) dan dipimpin Ketua MK Suhartoyo, didampingi Hakim Konstitusi Daniel Yusmic P. Foekh dan M. Guntur Hamzah.
PENGAMAT Transportasi Darmaningtyas mengatakan parkir liar di Jakarta akan menjadi sumber pemasukan bagi organisasi masyarakat (ormas) alih-alih menambah kas daerah.
Pemprov DKI tegas melarang sweeping rumah makan oleh ormas selama Ramadhan. Gubernur Pramono Anung ingin Jakarta tetap damai dan harmonis.
Meski telah memiliki kekuatan hukum tetap, pelaksanaan eksekusi pengosongan lahan tersebut hingga kini masih terganjal kendala pengamanan di lapangan.
ANGGOTA Kelompok Keahlian Teknik Pertambangan Fakultas Teknik Pertambangan dan Perminyakan ITB menegaskan pengelolaan pertambangan oleh ormas keagamaan harus diawasi ketat.
ANGGOTA Komisi III DPR RI dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Abdullah, mengecam keras aksi pembongkaran rumah dan pengusiran terhadap Nenek Elina di Surabaya, Jawa Timur.
Kemendagri menegaskan langkah penegakan hukum oleh Polda Riau terhadap ketua ormas di Riau telah dilakukan secara terukur dan sesuai dengan koridor hukum yang berlaku.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved