Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
MEYAKINKAN pemilih untuk datang memberikan hak suaranya ke tempat pemungutan suara (TPS) di tengah pandemi covid-19 merupakan tantangan terberat Komisi Pemilihan Umum (KPU) di empat kabupaten di Provinsi Bangka Belitung (Babel).
Hal tersebut disampaikan Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Bangka Belitung (Babel), Davitri, Minggu (5/7).
"Setiap pilkada sudah pasti ada tantanganya, apalagi pelaksanaan pilkada di tengah pademi covid-19 tahun ini, yang harus disesuaikan dengan protokol kesehatan," tutur Davitri.
Davitri mengaku KPU sebagai penyelenggara akan terus memberikan keyakinan dan edukasi kepada seluruh pemilih bahwa mereka tetap aman ketika datang ke TPS untuk pemunguatan suara pada 9 Desember mendatang.
"Tidak perlu khwatir, pemilih untuk datang ke TPS, karena aman, semua disesuaikan dengan protokol kesehatan," terangnya.
Menurut Davitri, pilkada tahun ini memang lebih berbeda dari tahun sebelumnya. Hak pemilih tidak hanya pada yang sehat saja, tapi juga bagi yang sedang diisolasi karena terpapar covid-19. Mereka tetap akan dipenuhi hak pilihnya.
"Baik yang positif, reaktif hasil rapid test dan dalam masa karantina tetap akan mendapatkan haknya untuk memilih," ungkap dia.
Davitri mengatakan sebelum ada pandemi partisipasi pemilih dalam pilkada di empat kabupaten Bangka Barat, Bangka Selatan, Bangka Tengah dan Belitung Timur ditargetkan 79%. Namun, ketika pandemi melanda, target diturunkan menjadi 77%.
Kendati tidak memastikan, Davitri mengakui partisipasi pemilih tahun ini tentunya akan berkuranang karena faktor pandemi covid-19."Maka dari itu kami dari KPU terus menjamin pemilih agar tetap merasa nyaman dan aman ketika menggunakan hak pilihnya nanti, akan kami pastikan di setiap TPS," jelasnya
"Ini memang menjadi tantangan terberat kita menyakini pemilih ke TPS, tapi kita akan berkerja optimal untuk mencapai target partisipasi pemilih," imbuh Davitri.
Dia mengungkapkan di setiap TPS nantinya akan disediakan tempat untuk mencuci tangan, serta pembatasan jarak."Menggunakan masker, kita cek suhu tubuhnya. Nah yang seperti ini akan tetap ada di setiap TPS nanti agar masyarakat tetap aman memilih," tutup dia. (P-2)
Abdul menjelaskan, penyidik belum menahan tersangka karena pemeriksaan akan dilanjutkan.
KOMISI Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Yalimo, Papua sebagai penyelenggara pemilu dituding telah melakukan pelanggaran etik.
PAGUYUBAN Nusantara Yalimo Bangkit meminta MK untuk tidak mematikan suara rakyat Yalimo, dengan putusan yang semestinya
DEWAN Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) memberhentikan dua anggota KPU Sabu Raijua, Nusa Tenggara Timur (NTT) dari jabatannya.
Pilkada Serentak 2020 di 270 daerah tercatat sukses, meski dalam kondisi pandemi COVID-19. Pengalaman itu menjadi rujukan untuk penyelenggaraan berbasis manajemen risiko Pemilu 2024.
Ppartai politik juga harus ambil bagian dalam mendinginkan suasana dan mengajak pendukungnya untuk bisa menerima putusan MK.
Memahami perbedaan mendasar antara Super Flu, Influenza, dan Covid-19 bukan hanya soal ketenangan pikiran, tetapi juga tentang ketepatan penanganan medis untuk mencegah komplikasi serius.
GURU Besar Ilmu Kesehatan Anak Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga Surabaya, Dominicus Husada, menilai penularan virus Nipah tidak sebesar kasus covid-19 yang menjadi pandemi.
Secara sederhana, zoonosis adalah penyakit infeksi yang ditularkan dari hewan vertebrata ke manusia.
Ia menjelaskan, salah satu langkah pencegahan yang dilakukan adalah melakukan vaksinasi untuk kepada masyarakat.
Bencana banjir di Sumatra memicu kritik terhadap respons pemerintah. Sosok almarhum Achmad Yurianto kembali dikenang atas perannya sebagai juru bicara pemerintah saat pandemi Covid-19.
Termometer perlu disterilisasi untuk membunuh kuman dan bakteri jika digunakan pada banyak orang.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved