Headline
Semua hasil kejahatan yang rugikan negara harus dirampas.
Semua hasil kejahatan yang rugikan negara harus dirampas.
Kumpulan Berita DPR RI
ISTRI mantan Sekretaris Mahkamah Agung (MA) Nurhadi, Tin Zuraida, akhirnya memenuhi panggilan penyidik Komisi Pem - berantasan Korupsi (KPK). Tin diperiksa terkait kasus dugaan suap dan gratifikasi pada penanganan perkara di MA yang menjerat suaminya.
“Iya, betul (Tin meme nuhi panggilan penyidik),” kata Pelaksana Tugas (Plt) Juru Bicara KPK Ali Fikri saat dikonfirmasi, kemarin.
Pemeriksaan seharusnya dilakukan pada Senin (15/6), tetapi Tin tidak memenuhi panggilan penyidik karena sakit. Pada panggilan sebelumnya juga Tin tidak hadir, yakni pada 11 dan 24 Februari.
Selain istri Nurhadi, KPK juga memeriksa tiga saksi lain terkait kasus yang menjerat Nurhadi. Ketiganya ialah dua General Manager (GM) kompleks permakaman San Diego Hills Andy Kurniawan dan Edward Danny Suhenda, serta seorang notaris Rismalena Kasri.
“Yang bersangkutan (Andy dan Edward) diperiksa sebagai saksi untuk tersangka HSO (Direktur PT Multicon Indrajaya Terminal/MIT Hiendra Soenjoto),” kata Ali Fikri.
Sayangnya, KPK belum membeberkan keterkaitan ketiga saksi atas kasus yang menjerat Nurhadi. Keterangan Andy, Edward, dan Rismalena diperlukan untuk memperkuat materi pemeriksaan terkait perkara dugaan suap dan gratifi kasi di MA pada 2011-2016.
KPK juga memperpanjang masa penahan an Nurhadi dan menantunya, Rezky Herbiyono. *“Perpanjangan penahanan di lakukan karena penyidik masih memer lukan waktu penyelesaian berkas perkaranya,” kata Ali. *Masa penahanan Nurhadi dan Rezky ditambah 40 hari terhitung sejak Senin (22/6) hingga Jumat, 31 Juli 2020. Keduanya ditahan di Rumah Tahanan (Rutan) Gedung KPK Kavling C1 Jakarta Selatan.
Nurhadi dan Rezky ditangkap KPK pada Senin (1/6) malam. Keduanya ditangkap setelah masuk daftar pencarian orang (DPO) sejak pertengahan Februari 2020.
Nurhadi diduga menerima suap Rp33,1 miliar dari Hiendra lewat Rezky. Suap dimaksudkan untuk memenangi Hiendra dalam perkara perdata kepemilikan saham PT MIT.
Nurhadi juga diduga meneri ma sembilan lembar cek dari Hiendra terkait peninjauan kembali (PK) perkara di MA.
Selain itu, Nurhadi juga diduga mengantongi Rp12,9 miliar dalam kurun waktu Oktober 2014-Agustus 2016. Gratifikasi diduga terkait pengurusan perkara sengketa tanah di tingkat kasasi dan PK di MA, serta permohonan perwalian. (Medcom/Ant/P-5)
SIDANG gugatan terkait ketiadaan aturan mengenai kemandirian anggaran lembaga peradilan dalam UU MA digugat ke MK
Praktisi hukum Febri Diansyah menyoroti tuntutan 18 tahun penjara dan uang pengganti Rp13,4 triliun terhadap Kerry Riza dalam kasus dugaan korupsi tata kelola minyak PT Pertamina.
Mahkamah Agung (MA) menjatuhkan sanksi disiplin kepada ratusan hakim dan aparatur peradilan sepanjang 2025
MA akan memberhentikan sementara hakim dan aparatur PN Depok yang terjaring operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
MAHKAMAH Agung (MA) akan mengevaluasi sistem pengawasan hakim agar berjalan lebih efektif dan menegaskan tidak mentoleransi praktik korupsi di lingkungan peradilan.
Pakar menyoroti praktik penganggaran MA dan Mahkamah Konstitusi MK yang hingga kini masih harus melalui proses negosiasi dan penelaahan substansi oleh Kementerian Keuangan.
KPK memeriksa pegawai Bea Cukai terkait kasus dugaan suap importasi barang. Enam tersangka, termasuk pejabat Ditjen Bea Cukai, telah ditetapkan.
KPK menyita Rp5 miliar dari penggeledahan di Ciputat terkait kasus suap dan gratifikasi impor barang KW di Ditjen Bea Cukai Kemenkeu.
KPK mengungkap hasil pemeriksaan saksi dalam kasus dugaan suap proyek Lampung Tengah dengan mendalami aliran uang dan sumber penghasilan Bupati nonaktif Ardito Wijaya.
KPK menyebut PT Blueray bertindak sebagai importir dari banyak perusahaan dan kini mendalami peran afiliasi serta modus suap dalam kasus dugaan korupsi importasi di Bea Cukai.
KPK tetapkan lima tersangka OTT di Depok, termasuk Ketua PN Depok, terkait dugaan gratifikasi pengurusan sengketa lahan. Penahanan 20 hari pertama.
KPK ungkap tren baru dalam transaksi suap, yakni pembayaran menggunakan emas dan cryptocurrency. KPK memantau metode ini untuk menanggulangi praktik korupsi yang semakin kompleks
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved