Headline
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Kumpulan Berita DPR RI
Wakil Ketua DPR RI M. Azis Syamsuddin mengatakan Hari Lahir ke-75 Pancasila pada 1 Juni 2020 bisa menjadi momentum untuk membangkitkan kembali semangat gotong royong seluruh di saat pandemi virus Corona (Covid-19) melanda Tanah Air. Untuk itu, Azis mengajak semua elemen bangsa untuk melawan dan menyelesaikan pandemi Covid-19 dengan kembali ke rumah ideologi Indonesia, yaitu Pancasila.
“Saat ini, Indonesia sedang dihadapkan pada satu bencana pandemi Covid-19. Apa yang diupayakan Bung Karno pada masa lalu mengenai Konsep Gotong Royong yang merupakan salah satu intisari nilai Pancasila dapat dijadikan role model, baik bagi Pemerintah maupun masyarakat dalam menghadapi Covid-19 saat ini," ujar Azis dalam keterangan resminya yang diterima Parlementeria, Minggu (31/5/2020).
Menurut Pimpinan DPR RI Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Korpolkam) tersebut, tidak ada cara lain untuk keluar dari bencana ini dengan selamat selain dengan gotong royong yang merupakan paham yang dinamis, lebih dinamis dari kekeluargaan. Azis menegaskan gotong royong menggambarkan satu usaha, satu amal, satu pekerjaan, yang dinamakan anggota yang terhormat 'Soekardjo' satu karyo, satu gawe.
Tak hanya itu, politisi Fraksi Partai Golkar itu menjelaskan Bung Karno menilai bahwa Pancasila bila diperas menjadi satu adalah gotong royong. Serta, setiap sila dalam Pancasila adalah nilai yang memiliki kedudukan yang sama fundamentalnya. Karena itu, dalam konsep Lambang Negara Garuda Pancasila, simbol Pancasila dibuat melingkar dengan Ketuhanan Yang Maha Esa yang disimbolkan dengan cahaya sebagai intinya.
"Bung Karno mengatakan ‘Jikalau saya peras yang lima menjadi tiga, dan yang tiga menjadi satu, maka dapatlah saya satu perkataan Indonesia yang tulen, yaitu perkataan Gotong Royong. Negara Indonesia yang kita dirikan haruslah Negara Gotong Royong, alangkah hebatnya, Negara Gotong Royong'," tandas Azis.
"Dengan semangat Pancasila dan gotong royong, Bangsa Indonesia akan segera keluar dari bencana yang saat ini kita hadapi dan keluar dengan selamat," yakin legislator dapil Lampung II itu sembari mengucapkan selamat Hari Lahir Pancasila kepada seluruh masyarakat Indonesia yang diperingati 1 Juni 2020. Istilah Pancasila pertama kali dicetuskan Bung Karno dalam pidatonya di hadapan Sidang BPUPKI pada 1 Juni 1945. (RO/OL-10)
ANGGOTA Komisi IX DPR RI, Irma Suryani, menekankan pentingnya kejelasan tindak lanjut setelah pemeriksaan program Cek Kesehatan Gratis (CKG) dilakukan.
ANGGOTA Komisi I DPR RI, Amelia Anggraini minta keterlibatan Indonesia di Dewan Perdamaian Gaza atau (Board of Peace) yang digagas oleh Presiden Amerika Serikat Donald Trump takdisalahartikan
Negara tidak boleh membiarkan praktik perparkiran yang menempatkan rakyat sebagai pihak paling lemah dan selalu menanggung risiko.
Status kepegawaian yang diperoleh pegawai SPPG sejatinya merupakan titik ideal bagi para pekerja di Indonesia dan seharusnya menjadi contoh dalam sistem ketenagakerjaan
KETUA Komisi XI Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI), Mukhamad Misbakhun meminta agar Bank Indonesia (BI) untuk menjaga nilai tukar rupiah pada angka-angka yang moderat.
Kewenangan penuh untuk mensimulasikan mekanisme aturan ada di tangan DPR bersama pemerintah selaku pembentuk undang-undang.
AWAL tahun 2026 menghadirkan sebuah kejutan penting bagi Indonesia.
Adanya pelanggaran dalam tata kelola pemerintahan negara yang baik serta praktik politik yang tidak demokratis karena mengabaikan suara rakyat.
Sebagai agenda pembangunan global, SDGs diarahkan untuk meningkatkan kesejahteraan manusia secara menyeluruh dan berkelanjutan melalui aksi-aksi terukur di lapangan.
SERANGAN Amerika Serikat (AS) terhadap Venezuela menandai kembalinya praktik unilateralisme secara terang-terangan dalam politik internasional. T
Tanpa Pancasila sebagai bingkai, demokrasi lokal hanya akan sibuk merayakan prosedur, tetapi gagal menghadirkan keadilan.
Jika Generasi Z Indonesia mengadopsi Pancasila sebagai filter etika AI, kita tak hanya selamat dari distopia teknologi, tapi juga membangun Nusantara digital yang berkeadilan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved