Kamis 30 April 2020, 13:22 WIB

Novel Sempat Berusaha Kejar Pelaku Penyiraman

Sri Utami | Politik dan Hukum
Novel Sempat Berusaha Kejar Pelaku Penyiraman

MI/ANDRI WIDIYANTO
Penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Novel Baswedan saat bersaksi dalam sidang kasus penyiraman air keras

 

KORBAN penyiraman air keras Novel Baswedan sempat mengejar dua pelaku yang menyiramkam air keras kepadanya pada 2017 lalu. Novel sempat melihat kedua pelaku yang berboncengan sesaat sebelum air keras tersebut disiramkan.

"Karena ada motor lewat saya menoleh. Saat itu sunyi. Saya disiram air, satu detik saya seperti terbakar di muka," ujar Novel di muka pengadilan.

Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ini mengaku tidak curiga dan menduga mereka adalah tetangganya yang biasa melintas.

"Saya dari Masjid Al-Ikhsan, sudah pulang dari masjid mendengar ada motor berjalan pelan. Saya tidak curiga karena memang setiap saat ada tetangga lewat dengan motor," ujarnya.

Baca juga: Novel Saksi Sidang Penyiraman Air Keras

Novel yang memberikan kesaksiannya  untuk dua terdakwa Ronny Bugis dan Rahmat Kadir Mahulette di Pengadilan Negeri Jakarta Utara, Kamis (30/4) juga menuturkan sempat ke tempat wudhu masjid untuk mencari air dan menetralisir siraman air keras.  Kemudian Novel berteriak sekuat tenaga untuk mendapat pertolongan.

"Sempat mencari air dan menabrak kayu (pohon). Kedua mata saya putih kornea tidak kelihatan," ungkapnya.

Dalam persidangan tersebut majelis hakim menanyakan kepada Novel awal kejadian yang membuat salah satu matanya buta.

Dalam dakwaan disebutkan, terdakwa Rahmat menyiramkan cairan asam sulfat (H2SO4) ke kepala dan badan Novel. Sedangkan Ronny bertugas menjadi mengikuti arahan Rahmat.

Ronny Bugis dan Rahmat Kadir Mahulette didakwa melakukan penganiyaan berat kepada Novel Baswedan secara bersama-sama dan direncanakan. Ronny dan Rahmat didakwa melanggar Pasal 355 ayat (1) atau 353 ayat (2) atau 351 ayat (2) KUHP Jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP. (OL-4)

Baca Juga

AFP

DPR Dorong Pemerintah Terjunkan Pasukan Perdamaian ke Palestina

👤Putra Ananda 🕔Jumat 14 Mei 2021, 16:11 WIB
Sukamta berharap pemerintah RI untuk sekuat tenaga bisa mendorong PBB menerjunkan pasukan perdamaian untuk mencegah terjadinya konflik yang...
Antara

Dedi Mulyadi Bingung atas Kebijakan Larangan Ziarah Kubur

👤mediaindonesia.com 🕔Jumat 14 Mei 2021, 15:56 WIB
Antara tempat wisata dan pemakaman itu, sebenarnya yang lebih berisiko menimbulkan kerumunan dan berdesakan hingga berpotensi menjadi...
https://www.123rf.com/

Anggota DPR RI: Waspadai Kapal Tiongkok Masuk Perairan Indonesia

👤mediaindonesia.com 🕔Jumat 14 Mei 2021, 15:41 WIB
Sukamta mengatakan bahwa pergerakan setiap militer asing harus diawasi secara ketat, termasuk selama operasi...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Toleransi tak Pernah Putus di Adonara

Bencana membuat masyarakat Adonara semakin rukun. Ramadan lebih mempersatukan mereka.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya