Headline
Kasus kuota haji diperkirakan merugikan negara Rp622 miliar.
Kumpulan Berita DPR RI
PARTAI Nasional Demokrat (NasDem) menilai pemerintah bisa melibatkan TNI sebagai tenaga bantuan keamanan, selama penerapan kebijakan pembatasan sosial berskala besar (PSBB).
Hal itu diungkapkan anggota Komisi I DPR RI dari Fraksi Partai NasDem, Willy Aditya, yang melihat peran penanganan virus korona (covid-19) oleh gugus tugas masih belum optimal.
“Di Jakarta, kita lihat angkutan publik masih padat. Tidak terjadi physical distancing. Jalanan malah lebih ramai. Padahal seruan work from home belum dicabut. Ini bukan PSBB namanya, tapi “santai-santai bae” orang Palembang bilang,” ujar Willy, Selasa (7/4).
Baca juga: PSBB Jakarta Disetujui, Kemenkes: Fokus Selamatkan Nyawa
Belum efektifnya penerapan physical distancing di Jakarta, tecermin dari banyaknya warga yang memilih beraktivitas dalam kerumunan. Willy berharap dengan ditetapkannya PSBB di Ibu Kota, kerumunan warga semakin berkurang.
“Kemarin saya dengar sejumlah orang di Bendungan Hilir ditangkap polisi, karena mengadakan kumpul-kumpul. Tetapi hari ini orang berkerumun di mana-mana. Di jalanan, stasiun, pasar. Ini kontradiktif,” imbuh Willy.
Dia menambahkan arus mudik juga terus berlangsung di berbagai daerah. Misalnya Garut, Jawa Barat, lebih dari 2.500 orang tiba dari Jakarta sampai 3 April kemarin. Di Ciamis bahkan tercatat 18 ribu pemudik 5 April kemarin. Jika hal ini terus terjadi, pemudik akan menjadi ODP.
Baca juga: Aturan Teknis Resmi Berlaku, Begini Cara Daerah Ajukan PSBB
Di sisi lain, Willy melihat peran TNI dalam upaya penanganan covid-19 juga belum optimal. Padahal TNI adalah entitas dengan kelengkapan infrastruktur dan sistem komando yang jelas. Dia pun meminta pemerintah melibatkan TNI secara penuh dalam gugus tugas penanganan covid-19. Apalagi TNI juga mempunyai operasi militer selain perang (OMSP).
Dalam konteks penanganan Covid-19, TNI bisa dioptimalkan di berbagai sektor. Berdasarkan pasal 7 ayat 2 Undang-Undang Nomor 34 Tahun 2004, wujud dari OMSP seperti membantu tugas pemerintah daerah, membantu Polri dalam rangka tugas keamanan dan ketertiban masyarakat.
Dengan peran dan fungsi yang dimiliki, lanjut Willy, TNI bisa mengambil peran untuk mengatasi masalah distribusi alat pelindung diri (APD), yang hingga saat ini masih dievaluasi. Bahkan, TNI juga dapat merekomendasikan pabrik garmen dan tekstil untuk memproduksi segala kebutuhan APD bagi tenaga medis.(OL-11)

Penetapan lima Anggota Dewan Komisioner OJK periode 2026-2031 harus menjadi momentum penguatan kualitas pengawasan sektor jasa keuangan.
KETUA DPR RI Puan Maharani menegaskan bahwa pihaknya saat ini memilih untuk fokus pada urusan kesejahteraan rakyat dan sinergi program pemerintah dibandingkan Pilpres 2029.
Ketua DPR RI Puan Maharani menegaskan bahwa keselamatan jemaah haji Indonesia harus menjadi prioritas utama di tengah kondisi geopolitik Timur Tengah yang kian memanas.
Komisi XI DPR RI telah menetapkan Friderica Widyasari Dewi sebagai Ketua OJK, Rabu (11/3).
Anggota Komisi VI DPR RI Nurdin Halid menyatakan rapat pembahasan pembangunan gerai serta pembentukan Koperasi Desa Merah Putih ditunda.
Pada tahun anggaran 2026, IPDN akan mendapatkan penambahan alokasi dana dari APBN melalui bantuan Presiden RI.
Penyaluran bantuan yang dilakukan dalam rangka Reses Masa Sidang III Tahun 2025-2026 ini diawali di Kecamatan Ciparay
Program Bestari besutan Wali Kota Sukabumi Ayep Zaki mulai tuai hasil. Dua pemuda resmi bekerja sebagai barista profesional di Arab Saudi. Simak kisahnya!
Bisa jadi kata cemooh berasal dari kata ini; atau setidaknya memiliki nalar dan rasa yang sebangun.
Kegiatan ini menandai dimulainya Safari Ramadan Partai NasDem sekaligus memperkuat konsolidasi organisasi dan silaturahmi kader dengan masyarakat.
Acara Buka Puasa Bersama di Kantor DPP NasDem di Jakarta dihadiri Surya Paloh, Puan Maharani, Sufmi Dasco, Jusuf Kalla, dan Anies Baswedan.
Wakil Ketua DPR RI sekaligus Ketua Harian DPP Partai Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad, menghadiri acara buka puasa bersama DPP NasDem
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved