Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
ANGGOTA Komisi III DPR, Nasir Djamil, mengatakan pemerintah harus lebih tegas bersikap untuk tidak menerima masuknya WNA ke Indonesia. Masuknya WNA atau Tenaga Kerja Asing (TKA) ke Indonesia membuat potensi penyebaran virus korona semakin tinggi.
"Seharusnya dalam kondisi kali ini, pemerintah berani mengambil sikap untuk tidak menerima siapapun. Meskipun tadi Peraturan Menkumham mengatur tenaga kerja asing yang bisa masuk ke Indonesia, dengan syarat-syarat," ujar Nasir, dalam rapat kerja Komisi III dengan Menteri Hukum dan HAM, Yasonna Laoly, secara virtual, Rabu, (1/4).
Nasir mengatakan, dalam kondisi seperti ini, seharusnya pemerintah jangan mengambil resiko. Meski telah ada protokol kesehatan, potensi lolosnya pengecekan masih mungkin terjadi.
"Sekali lagi kami berharap agar Indonesia tidak mengambil resiko, meskipun ada protokol yang super ketat itu. Kita tidak mengingingkan ada WNA apakah itu TKA masuk ke Indonesia dalam situasi yang seperti ini," ujar Nasir.
Baca juga : KSP: Pembatasan Sosial Dipilih Karena Sesuai Karakter Indonesia
Menteri Hukum dan HAM, Yasonna Laoly, mengatakan bahwa sudah ada protokol kesehatan yang ketat pada WNA atau TKA yang akan masuk wilayah Indonesia.
Ia juga menjelaskan bahwa saat ini sudah tidak lagi dibuka ruang bagi TKA baru untuk masuk.
"Sudah tidak dibuka ruang lagi bagi pekerja. Yang dibuka diplomatik yang sudah punya yang sudah punya KITAB atau KITAS, orang asing yang kerja di proyek strategis nasional termasuk orang asing yang masuk bawa pangan, bantuan medis, bantuan kemanusiaan," ujar Yasonna. (OL-7)
KPK menyebut Komisi III DPR RI mendukung revisi UU Tipikor sebagai syarat aksesi Indonesia ke OECD, termasuk pengaturan suap pejabat publik asing dan pertanggungjawaban korporasi.
Ketua Komisi VIII DPR RI Marwan Dasopang menyampaikan dukungannya untuk memperkuat regulasi Badan Amil Zakat Nasional
Ketua Komisi III DPR RI Habiburokhman mengingatkan adanya mantan pejabat yang diduga menjadi penumpang gelap dalam isu reformasi Polri.
Intimidasi tersebut merupakan bentuk nyata dari praktik pembungkaman terhadap daya kritis mahasiswa.
Insiden penembakan ini merenggut nyawa pilot dan kopilot, sementara 13 penumpang dilaporkan selamat.
ANGGOTA Komisi XII DPR RI dari Fraksi Partai Golkar, Dewi Yustisiana, mendorong penyusunan roadmap nasional Logam Tanah Jarang (LTJ) yang terintegrasi.
Hasil TKA juga dapat dimanfaatkan sebagai assessment for learning, yaitu dasar untuk memperbaiki proses pembelajaran.
Hasil Tes Kemampuan Akademik (TKA) 2025 yang dirilis Kemendikdasmen harus menjadi bahan evaluasi untuk meningkatkan kualitas pembelajaran nasional.
Wakil Ketua Komisi X DPR RI, Lalu Hadrian Irfani, merasa miris dengan rendahnya rata-rata nilai pelajaran hasil Tes Kemampuan Akademik (TKA) 2025.
WAKIL Ketua MPR RI Lestari Moerdijat mendorong pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) 2025 yang jujur dan transparan
Agar tidak mengalami kendala di lapangan, Prof Awaluddin Tjalla mengusulkan perlunya ketersediaan sarana prasarana yang memadai seperti laboratorium komputer di tiap sekolah.
TKA ini tidak dimaksudkan untuk kelulusan karena kewenangan satuan pendidikan, tapi untuk mengetahui kemampuan akademik masing-masing dengan berbagai tujuan dan manfaat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved