Headline
Pemerintah tetapkan 1 Ramadan pada Kamis, 19 Februari 2026.
Kumpulan Berita DPR RI
WACANA kenaikan ambang batas parlemen atau parliamentary threshold (PT) menjadi 7% mendapat berbagai respons partai politik. Meski belum menentukan sikap, Partai Gerindra yakin melewati PT 7% itu dengan mudah.
Rasa percaya diri itu dikemukakan Wakil Ketua DPR dari Fraksi Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad di kompleks parlemen Senayan, Jakarta, kemarin. Pasalnya, dari pemilu sebelumnya, Gerindra selalu di atas 7%.
"Gerindra optimistis bisa melampaui 7%. Tapi kita juga dalam demokrasi mempertimbangkan berbagai aspek, ada partai-partai yang kemarin tidak lolos 4%, tapi ada pemilihnya yang tentuk tidak bisa kita abaikan," ujarnya.
Wacana kenaikan ambang batas parlemen disampaikan Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh dalam pertemuannya dengan Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto di Kantor DPP Partai Golkar, Senin (9/3). NasDem dan Golkar sepakat mengusulkan kenaikan PT sebesar 7% dan mempertahankan ambang batas pencalonan presiden sebesar 20%.
Namun, pandangan berbeda dilontarkan Partai Keadilan Sejahtera (PKS). Menurut PKS, penerapan PT sebesar 7% akan mengurangi peran partai dalam melakukan keterwakilan kepada rakyat.
"Mengapa tidak terwakili karena akan terlalu banyak partai yang tidak mencapai ambang batas itu. Jangankan 7%, 6% saja masih sulit," tutur politikus PKS Hidayat Nur Wahid.
Hidayat melihat bila mengacu ke Pemilu 2019, hanya tiga partai yang memperoleh suara sebesar 7%. Sebaliknya, Wakil Ketua MPR itu menyarankan PT yang ideal sebesar 5%. "Kalau 5% itu nanti akan memungkinkan keterwakilan yang lebih luas," pungkasnya.
Mengenai president threshold, Hidayat menyarankan untuk diturunkan menjadi 15%.
Senada dengan Hidayat, Sekretaris Fraksi PPP DPR RI Achmad Baidowi menilai PT yang tinggi akan berdampak banyak suara rakyat yang hilang dalam pemilu. Baidowi menilai PT 4% merupakan yang ideal.
"Itu hak mereka memutuskan sikap politik khususnya terkait dengan usulan angka PT 7%. Namun, PPP mengingatkan kenaikan angka PT akan menambah suara hangus terbuang sia-sia," kata Baidowi di Jakarta, kemarin.
Bila tetap dipaksakan, kata Baidowi, aspirasi masyarakat yang disalurkan melalui partai politik tidak bisa diteruskan ke parlemen. (Uta/Ant/P-5)
anggota dpr Nyoman Parta, berharap masyarakat Bali mulai menjauhkan diri dari praktik rasisme yang kerap diarahkan kepada warga pendatang.
Sufmi Dasco Ahmad mendesak percepatan izin Bea Cukai untuk bantuan diaspora Aceh di Malaysia yang tertahan di Port Klang agar segera disalurkan ke korban bencana Sumatra.
Pengamat ESA Unggul Jamiluddin Ritonga kritik usulan koalisi permanen Golkar untuk Prabowo, dinilai berisiko lemahkan DPR dan checks and balances.
Firman Soebagyo kritik impor garam Australia dan nilai pemerintah lemah lindungi petani lokal. Komisi IV DPR desak bangun industri garam nasional.
Anggota Komisi VII DPR RI Hendry Munief menyambut positif kebijakan pemerintah untuk memberikan diskon tiket pesawat domestik.
KPK menyebut Komisi III DPR RI mendukung revisi UU Tipikor sebagai syarat aksesi Indonesia ke OECD, termasuk pengaturan suap pejabat publik asing dan pertanggungjawaban korporasi.
Alih-alih memperkuat efektivitas kerja parlemen, skema tersebut justru bisa memicu konflik internal.
Penerapan ambang batas fraksi merupakan opsi yang lebih adil dan ideal karena tidak menghilangkan kursi partai politik serta tidak membuang suara rakyat.
Wakil Ketua Komisi II DPR RI, Dede Yusuf Macan Effendi, menyatakan pihaknya terbuka untuk menampung berbagai usulan terkait pembentukan skema ambang batas fraksi dalam revisi UU pemilu
Komisi II DPR RI menegaskan pembahasan dan pencarian formula parliamentary threshold atau ambang batas parlemen dalam Revisi UU Pemilu masih berlangsung
Pembentuk undang-undang tetap wajib tunduk pada rambu-rambu konstitusional yang telah ditegaskan MK.
Ambang batas fraksi mengatur syarat minimum jumlah kursi bagi partai politik untuk membentuk fraksi sendiri.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved