Rabu 19 Februari 2020, 22:08 WIB

KPK Pantau Lokasi Persembunyian Nurhadi

Abdillah Muhammad Marzuqi | Politik dan Hukum
KPK Pantau Lokasi Persembunyian Nurhadi

Antara/M. Risyal Hidayat
Plt Juru bicara KPK ALi Fikri

 

KOMISI Pemberantasan korupsi terus memantau lokasi persembunyian mantan Sekretaris Mahkamah Agung Nurhadi) yang jadi buronan kasus pengaturan perkara di lingkungan MA.

Pelaksana tugas juru bicara KPK ALifikri menyebut, penyidik KPK telah memantau sejumlah lokasi persembunyian yang diduga digunakan oleh Nurhadi.

"Pasti penyidik menelusuri itu. Bahkan tidak hanya satu, tiga, bahkan lebih dari tiga tempat. Kalau informasinya cuma satu, di Jakarta, itu hanya salah satu," terang Ali di Gedung KPK Jakarta (19/2).

Ia juga memastikan KPK tidak hanya mengawasi satu tempat saja. Ada beberapa tempat di Jakarta dan di luar Jakarta yang masuk daftar pantau. Meski demikian, Ali tidak menyebut persis lokasi tersebut.

"Kami pastikan bahwa penyidik tidak hanya satu tempat, ada beberapa tempat. Tidak hanya di Jakarta, di luar Jakarta juga sedang kami lakukan pantauan," terusnya.

Baca juga : KPK Yakin Gugatan Praperadilan Nurhadi Ditolak

Ia hanya memastikan KPK akan menelusuri setiap informasi terkait keberadaan Nurhadi. Kendati ia tidak bisa membeberkan detail dari aksi penyidik dalam memburu Nurhadi.

"Strategi penyidik di lapangan tentunya kami tidak bisa sampaikan secara teknis detailnya, kemana hari apa, dengan siapa, berapa orang ke lapangan. Tentunya kami tidak bisa menyampaikan," tandasnya.

Informasi terkait keberadaan Nurhadi yang bersembunyi di sebuah apartemen mewah di Jakarta diungkap aktivis Hukum dan HAM Haris Azhar. KPK merespon pernyataan tersebut dengan menpersilakan Haris untuk menyampaikan ke KPK.

"Kami hanya sampaikan kepada Mas Haris jika punya iktikad baik tentunya silakan menyampaikan keberadaan tersangka tersebut kepada penyidik KPK," tambah Ali.

Dihubungi terpisah, Haris mengaku sudah memberitahu lokasi Nurhadi pada KPK.

Baca juga : KPK Tantang Haris Azhar Buktikan Keberadaan Nurhadi di Apartemen

"Sudah saya kasih tahu sejak beberapa bulan lalu," ujar Haris via pesan singkat (19/2).

Menurutnya, persoalan terletak pada Pimpinan KPK yang dinilai tidak merespon informasi yang disampaikan.

"Iya (tidak merespon), masalahnya oleh Pimpinan-Pimpinan KPK itu," pungkasnya. (OL-7)

Baca Juga

Dok pribadi

Pengadilan Negeri Manokwari Batalkan Putusan MA

👤Media Indonesia 🕔Rabu 06 Juli 2022, 22:20 WIB
KEMENANGAN perkara perdata antara Rico Sia melawan Pemerintah Provinsi Papua Barat yang telah mempunyai kekuatan hukum tetap (inkrah) di...
dok.ist

Millie Lukito Ditunjuk Sebagai Ketua Bidang Ekonomi DPP Partai NasDem

👤mediaindonesia.com 🕔Rabu 06 Juli 2022, 20:59 WIB
Millie Lukito baru-baru ini ditunjuk sebagai Ketua Bidang Ekonomi Partai NasDem Periode 2022-2024....
Antara

Mendekati Tahun Politik, Waspadai Berita Hoaks Berkelanjutan

👤Mediaindonesia.com 🕔Rabu 06 Juli 2022, 20:50 WIB
Kemajuan teknologi memudahkan penyebarluasan informasi melalui media digital. Masyarakat harus mewaspadai informasi tidak benar atau hoaks...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya