Jumat 14 Februari 2020, 06:50 WIB

Eks Sekretaris MA Nurhadi Buron

Indriyani Astuti | Politik dan Hukum
Eks Sekretaris MA Nurhadi Buron

ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat
Plt juru bicara KPK, Ali Fikri.

 

 KOMISI Pemberantasan Korupsi (KPK) memasukkan tiga tersangka kasus suap dan gratifikasi terkait perkara di MA pada 2011-2016 ke daftar pencarian orang (DPO).

Tiga tersangka yang kini menjadi buron komisi antirasuah tersebut ialah mantan Sekretaris MA Nurhadi atau Nhd, Riezky Herbiono (RHE, menantu Nhd), dan Direktur PT Multicon Indrajaya Terminal Hiendra Soenjoto (HS).

"Dalam proses DPO ini, KPK mengirimkan surat kepada Polri pada 11 Februari 2020 untuk meminta bantuan pencarian dan penangkapan terhadap para tersangka," kata Plt juru bicara KPK, Ali Fikri, di Gedung KPK, Jakarta, kemarin.

KPK juga membuka akses informasi dari masyarakat yang mengetahui keberadaan para tersangka melalui call center 198 atau nomor telepon 021-25578300.

Ali Fikri melanjutkan KPK terus memproses perkara ini dan menindak tegas terhadap semua pihak yang tidak kooperatif atau menghalang-halangi proses hukum.

"Nurhadi dipanggil pada 3 Januari dan 27 Januari 2020, Riezky pada 9 dan 27 Januari 2020, dan Hiendra pada 9 dan 27 Januari 2020. Ketiganya tidak memenuhi panggilan tersebut," lanjut Ali.

Ali merujuk ketentuan Pasal 112 ayat (2) KUHAP, yaitu orang yang dipanggil wajib datang kepada penyidik.

Apabila yang bersangkutan tidak datang, penyidik memanggil sekali lagi dengan perintah kepada petugas untuk membawanya.

Penyidikan perkara ini telah dilakukan sejak 6 Desember 2019. Untuk kepentingan penyidikan, para tersangka juga sudah dicegah ke luar negeri sejak 12 Desember 2019.

Dalam penilaian Direktur Pusat Kajian Antikorupsi Universitas Gadjah Mada, Oce Madril, KPK harus memprioritaskan penanganan kasus korupsi Nurhadi.

"Kasus ini sudah berlarut-larut dan tertunda lama. Nurhadi pernah kalah praperadilan sehingga KPK harus segera menyidangkannya. Saya setuju KPK menjemput paksa Nurhadi," tandas Oce. (Ind/Dhk/Pol/X-3)

Baca Juga

MI/M Irfan

Kejagung kembali Periksa Mantan Dirut Asabri

👤Tri Subarkah 🕔Kamis 21 Januari 2021, 18:23 WIB
Hingga saat ini, tim jaksa penyidik pada Direktorat Penyidikan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Agung telah memeriksa 12...
MI/Adam Dwi.

Korupsi Bansos, KPK Duga Rekanan Beli Barang dari Pihak Lain

👤Dhika Kusuma Winata 🕔Kamis 21 Januari 2021, 18:18 WIB
Keterangan itu didalami penyidik dari pemeriksaan saksi Lucky Falian dari PT Agri Tekh, Rabu...
Antara

Kapolri Baru Punya Tiga Pekerjaan Rumah Penting

👤Sri Utami 🕔Kamis 21 Januari 2021, 18:13 WIB
Menurut Puan ada tiga pekerjaan rumah Kapolri saat nanti resmi menjadi Kapolri. Tiga pekerjaan rumah tersebut yakni terkait penegakan...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya