Headline
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Kumpulan Berita DPR RI
WAKIL Presiden Ma'ruf Amin melibatkan organisasi kemasyarakatan (ormas) Matlha'ul Anwar dalam upaya menangkal radikalisme. Matlha'ul Anwar merupakan organisasi Islam yang bergerak di bidang pendidikan dan dakwah berbasis di Pandeglang, Banten.
Seusai pertemuan dengan Wapres, Ketua Majelis Amanah Pengurus Besar Matlha'ul Anwar (PBMA) Irsjad Juwaeli mengatakan pihaknya ingin membantu pemerintah mengurangi dan menghilangkan radikalisme, terutama di kalangan jemaah PBMA, meskipun tidak ada ormas yang tergabung dalam Majelis Ulama Indonesia (MUI) yang berpaham radikal termasuk PBMA.
"Hampir semua ormas yang ada di lingkungan kita, baik Nahdlatul Ulama (NU), Muhammadiyah, PBMA kelihatan tidak ada yang berpikir radikal tapi yang di luar konteks itu yang perlu kita dakwahi," katanya di Kantor Wakil Presiden, Jakarta, kemarin.
Ia menyatakan Pancasila adalah ideologi dan falsafah negara yang telah menjadi kesepakatan bangsa Indonesia. Sebagai bagian dari ormas Islam, PBMA, imbuhnya, terus bekerja sama dengan seluruh komponen masyarakat, terutama ormas dan masyarakat nonmuslim untuk membangun toleransi.
"Toleransi yang luas untuk kepentingan bangsa dan negara. Bangsa dan negara tidak bisa dibangun kita saja, tetapi oleh seluruh masyarakat. Kita sudah ada kebinekaan, kesatuan NKRI yang perlu kita junjung tinggi setiap saat," tegas Ma'ruf.
Ia menjelaskan, radikalisme muncul karena pemahaman yang kurang jelas mengenai ajaran Islam. Ketidakpaham-an itu kemudian disampaikan secara terbuka sehingga terjadi benturan-benturan di kalangan umat Islam. Oleh karena itu, imbuhnya, PBMA ingin memberikan pemahaman dakwah yang benar melalui khotbah di masjid-masjid dan majelis taklim.
Pada kesempatan yang sama, Ketua Umum PBMA Ahmad Sadali Karim mengatakan Pancasila sudah menjadi pemberian. PBMA, kata dia, mendukung ide Wapres untuk mengembangkan usaha kecil dan menegah (UKM) di daerah supaya ekonomi umat bisa meningkat.
"Ini juga menekan radikalisme. Juga beliau (Wapres) mengatakan agar kita semua menjaga toleransi bersama umat lain demi keutuhan bangsa," cetusnya. (Ind/P-3)
Safaruddin menyoroti perlunya aturan komprehensif yang mampu menjawab perbedaan beban kerja hakim di berbagai wilayah Indonesia.
Laporan pengaduan akan terus menumpuk dan berpotensi menghambat kinerja pengawasan KY.
Hingga akhir 2025 terdapat kekosongan 10 formasi hakim, masing-masing empat di kamar pidana, satu di kamar perdata, tiga di kamar TUN pajak, serta dua Hakim Adhoc HAM.
Maqdir pun mempertanyakan relevansi keterangan Liyanto, yang dinilai tidak mengetahui secara langsung tujuan pengiriman dana yang dipersoalkan dalam dakwaan.
Total ada lima kasus yang diurus, yakni sengketa lahan di Bali dan Jakarta Timur, Depok, Sumedang, Menteng, serta Samarinda.
KPK sudah menyita sejumlah aset milik Nurhadi. Barang-barang itu dipakai untuk pembuktian dan pemulihan kerugian negara.
Wapres Gibran Rakabuming Raka melakukan kunjungan kerja ke IKN Kalimantan Timur meninjau fasilitas pendidikan dan pasar, masyarakat antusiasi berfoto dengan Gibran di IKN
Kehadiran orang nomor dua di Indonesia ini disambut hangat oleh warga, para pelancong, hingga pengemudi ojek daring (online) yang berada di area stasiun.
WAKIL Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka menjanjikan pemerintah pusat akan mempercepat pemulihan infrastruktur di Kabupaten Aceh Singkil, Aceh, pascabanjir dan longsor.
Gibran bertolak dari Pangkalan Udara (Lanud) TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta, Kamis (4/12) sekitar pukul 05.00 WIB menuju Bandara Internasional Minangkabau, Sumatra Barat.
SAAT mengunjungi Sekolah Rakyat (SR) Terintegrasi 1 Cirebon, Wakil Presiden (Wapres) Republik Indonesia, Gibran Rakabuming Raka, menerima surat dari seorang siswa.
SEJUMLAH pedagang mengeluhkan harga sejumlah komoditas pangan yang masih mahal saat Wakil Presiden (Wapres) Republik Indonesia Gibran Rakabuming Raka mengunjungi Pasar Jagasatru.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved