Headline

Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.

PAN Wacanakan Usung Zulhas di Pilpres 2029, PSI: Cawapres Kami Serahkan ke Prabowo

Irvan Sihombing
09/2/2026 19:32
PAN Wacanakan Usung Zulhas di Pilpres 2029, PSI: Cawapres Kami Serahkan ke Prabowo
Presiden RI ke-7 Joko Widodo memberikan arahan dan motivasi kepada seluruh kader saat menghadiri Rapat Kerja Nasional (Rakernas) I Partai Solidaritas Indonesia (PSI).(Antara)

MESKI Pilpres 2029 masih jauh, Partai Amanat Nasional (PAN) mewacanakan pengusungan Zulkifli Hasan sebagai calon wakil presiden mendampingi Prabowo Subianto.

Merespons hal tersebut, Sekjen Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Raja Juli Antoni menegaskan fokus utama partai-partai yang tergabung dalam koalisi pemerintahan saat ini semestinya tidak terpecah oleh wacana kontestasi lima tahunan mendatang.

Menurutnya, yang terpenting saat ini ialah konsolidasi internal untuk memastikan agenda pemerintahan berjalan optimal. “Bagi PSI hari-hari ini anggota koalisi hendaknya menyibukkan diri menyukseskan program-program Prabowo Subianto. Yang paling penting semua kompak dulu sukseskan program Pak Prabowo,” katanya saat dihubungi wartawan, Senin (9/2).

Keberhasilan program pemerintahan Presiden Prabowo, sambungnya, menjadi prioritas utama yang harus dijaga bersama oleh seluruh partai pendukung. Menurutnya, soliditas koalisi menjadi kunci agar agenda-agenda strategis pemerintahan dapat terealisasi.

Terkait dengan penentuan calon wakil presiden pada Pilpres 2029, Menteri Kehutanan itu berpandangan, pembahasan tersebut masih terlalu dini. Dia menyerahkan sepenuhnya keputusan politik itu kepada Presiden Prabowo sebagai pemimpin tertinggi koalisi.

“Kalau sudah sukses, soal cawapres kita serahkan kepada Pak Prabowo, sebagai pimpinan tertinggi kita,” tegas Raja Juli.

Raja Juli juga mengingatkan posisi Prabowo sebagai figur sentral yang memiliki otoritas penuh dalam menentukan pasangan yang akan mendampinginya kelak. Ia menyebut keputusan tersebut sebaiknya mempertimbangkan kenyamanan kerja serta penerimaan publik.

“Biar pemimpin tertinggi, bos kita yang menentukan siapa pendamping yang membuat beliau nyaman dan diterima juga oleh masyarakat,” ungkapnya.

Terkait dengan langkah PAN, Raja Juli menilai hal tersebut sebagai hal yang wajar dalam dinamika politik koalisi. Menurutnya, setiap partai memiliki hak dan ruang untuk menyampaikan aspirasi politik masing-masing.

“Bagus saja kalau PAN mencalonkan Pak Zul sebagai cawapres. Saya doakan Pak Zul sehat walafiat menuju 2029,” pungkasnya.

Sebelumnya, Wakil Ketua Umum PAN Eddy Soeparno menyatakan partainya bertekad untuk kembali mengusung Prabowo Subianto sebagai calon presiden pada Pilpres 2029.

Namun, untuk posisi calon wakil presiden, PAN mulai mempertimbangkan opsi baru selain Gibran Rakabuming Raka, termasuk kemungkinan mendorong kader internal partai. (I-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Irvan Sihombing
Berita Lainnya