Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
PENGAMAT politk Yunarto Wijaya mengungkapkan bahwa momen pelukan antara Presiden Joko Widodo dan Ketua Umum Partai NasDem bukanlah pertanda bahwa hubungan keduanya membaik. Karena memang tidak ada kerenganan di antara mereka. Isu yang beredar hanya sebatas untuk menaikkan Partai NasDem ke panggung yang lebih besar.
"Menurut saya apa yang dilakukan Surya Paloh dengan NasDem beberapa bulan terakhir merupakan sebuah kesengajaan. Secara marketing politik memang untuk mengambil panggung besar. Menempatkan NasDem pada panggung yang lebih besar," terang Yunarto, Senin (11/11).
Baca juga: NasDem Dinilai Mendapatkan Kado Terindah
Menurut Yunarto, sikap Surya Paloh ternyata berhasil membungkus tujuan tersebut hingga mencapai golnya.
"Surya Paloh berhasil menempatkan NasDem di panggung yang lebih tinggi dengan sikapnya yang cenderung berbeda, cenderung ektrem bisa dikatakan. Bahkan partai sekelas Golkar pun tenggelam dalam pertarungan isu menuju Munas dan sikap-sikap berbeda yang dimainkan Surya Paloh dengan NasDem," ujarnya.
Hari ini adalah pembuktian bahwa tidak ada yang renggang antara Presiden Jokowi dan Partai NasDem.
"Hari ini terbukti bahwa ternyata tidak ada kutub yang berbeda. Tidak ada posisi yang berbeda antara Surya Paloh dengan sikapnya yang agak nyentrik," pungkasnya. (OL-8)
WAKIL Ketua Umum Partai NasDem, Saan Mustopa menilai munculnya wacana dukungan terhadap Presiden Prabowo Subianto untuk kembali maju pada Pilpres 2029 hal yang wajar.
PARTAI NasDem menanggapi santai langkah PAN yang mendukung Presiden Prabowo Subianto dan Zulkifli Hasan sebagai bakal calon wakil presiden (cawapres) pada Pilpres 2029 mendatang.
Pengurus DPC yang dilantik merupakan representasi dari desa dan kelurahan di kecamatan.
ANGGOTA DPR RI Fraksi Partai NasDem Willy Aditya, menegaskan bahwa literasi dan kemampuan berpikir kritis merupakan fondasi utama dalam membangun ekosistem demokrasi yang sehat.
ANGGOTA Komisi VI DPR dari Fraksi Partai NasDem Asep Wahyuwijaya menilai, peringatan keras Presiden Prabowo atas kondisi tata kelola dan usaha BUMN ke belakang sebagai refleksi kegusaran.
MENJELANG Ramadan, kegelisahan sering muncul tanpa sebab yang jelas. Ada rindu yang tertahan, ada takut yang samar, dan ada rasa bersalah yang lama bersembunyi di dasar hati.
Presiden ke-7 RI Joko Widodo atau Jokowi diisukan menjadi Watimpres. Jokowi merespons akan tetap di kediamannya di Solo
PRESIDEN ke-7 RI Joko Widodo dicecar pertanyaan penyidik Polda Metro Jaya dengan 10 pertanyaan mendalam selama 2,5 jam di Mako Polresta Surakarta, Rabu (11/2).
Walaupun belum tercatat sebagai kader, sikap politik Jokowi ini dinilai sebagai langkah untuk melengkapi legasinya.
Pernyataan Jokowi yang siap “berjuang mati-matian” untuk PSI sebagai sinyal kecemasan dan rasa terancam di tengah dinamika politik pasca-Pilpres.
Pernyataan-pernyataan Jokowi dalam pidatonya di Rakernas PSI memiliki makna politik yang kuat, meskipun secara formal Jokowi belum bergabung ke PSI.
Upaya itu untuk mendongkrak elektabilitas PSI di Pemilu 2029. Mengingat, saat ini PSI masih belum bisa lolos ke parlemen di Senayan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved