Headline
Kapolri minta agar anggota Brimob pelaku insiden Tual dihukum seberat-beratnya.
Kapolri minta agar anggota Brimob pelaku insiden Tual dihukum seberat-beratnya.
Kumpulan Berita DPR RI
KETUA MPR periode 2014-2019 Bambang Soesatyo (Bamsoet) memastikan para tokoh bangsa yang telah diundang oleh MPR dipastikan akan hadir dalam Sidang Paripurna pelantikan Presiden dan Wakil Presiden Joko Widodo (Jolowi) - Ma'ruf Amin.
"Semua para tokoh bangsa confirmed hadir hari ini, spt Ibu Megawati , Bapak Susilo Bambang Yudhoyoni, Wapres kecuali Pak Tri masih ada di Jepang, kemudian Pak Prabowo dan Sandiaga Uno," tutur Bamsoet di Gedung MPR Senayan Jakarta, Minggu (20/10).
Selain para tokoh bangsa, Bamsoet juga memastikan bahwa sidang paripurna pelantikan presiden dan wakil presiden akan dihadiri juga oleh tamu negara para kepala negara dan pemerintahan sebanyak 17 lebih utusan khusus.
Bamsoet berharap acara pelantikan yang baru akan dimulai pada pukul 14.30 WIB bisa berhalan lancar, aman, dan khidmat. Bamsoet juga meminta dukungan dari seluruh masyarakat Indonesia.
"Kami mohon seluruh rakyat Indonesia mendoakan pelantikan nanti berlangsung khidmat tanpa halangan apa pun," tuturnya. (OL-09)
Wakil Ketua DPR RI, Prof. Sufmi Dasco Ahmad, menyerukan penundaan impor 105 ribu mobil pikap dari India untuk program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih.
Ketua Komisi V DPR RI, Lasarus, memberikan klarifikasi tegas terkait informasi yang beredar di media sosial mengenai penutupan gerai Alfamart dan Indomaret.
Wakil Ketua Komisi III DPR RI dari Fraksi PKB, Rano Alfath, mendesak aparat penegak hukum untuk mengusut tuntas kasus penganiayaan yang menewaskan AT (14).
Proses hukum terhadap tersangka, yang merupakan oknum anggota Brimob berinisial Bripda MS, harus dilakukan secara terbuka tanpa ada upaya menutupi fakta.
Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) DPR RI memastikan tidak terdapat pelanggaran prosedur dalam penetapan kembali Ahmad Sahroni sebagai pimpinan Komisi III DPR.
KPK menyatakan dukungan terhadap pembahasan RUU Perampasan Aset oleh DPR dan pemerintah guna memperkuat pemulihan kerugian negara serta efek jera bagi pelaku korupsi.
POLDA Metro Jaya menangkap enam orang terkait dengan rencana menggagalkan pelantikan presiden dan wakil presiden pada 20 Oktober 2019.
Saat diperiksa, kata Argo, polisi mengamankan barang bukti senjata tajam berupa parang di dalam mobil tersebut.
"Pelantikan Jokowi-Amin adalah momen kemenangan Demokrasi, Persatuan dan Rakyat Indonesia, jadi harus dirayakan dengan rakyat. Maka dari itu hari ini kami gelar santunan anak yatim."
Polri berhasil mengendus rencana enam orang ini berdasarkan pengembangan kasus kepemilikan bom molotov oleh dosen IPB berinisial AB.
Pasalnya, jika hanya menititik-beratkan pada ekonomi dengan berorientasi hasil tanpa menghargai proses dikhawatirkan bisa bertabrakan dengan hukum.
Hal itu pun tidak sebatas untaian kata-kata dan janji namun dibarengi dengan langkah untuk mencapainya.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved