Headline
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Kumpulan Berita DPR RI
BERDASARKAN hasil penelitian yang dilakukan Perkumpulan Untuk Pemilu dan Demokrasi (Perludem), angka keterpilihan perempuan pada Pemilu 2019 memperoleh jumlah yang paling tinggi bila dibandingkan dengan pemilu-pemilu sebelumnya.
"Ada 118 perempuan terpilih dari 570 kursi DPR yang diperebutkan, berarti setara dengan 20,5% dari total keseluruhan," ujar Direktur Eksekutif Perludem Titi Anggraini di Cikini, Jakarta, Selasa (27/8)
Sebelumnya, Peniliti Perludem Heroik Muttaqin Pratama memaparkan terjadi kenaikan secara pasti jumlah angka keterpilihan perempuan sejak Pemilu 1999 lalu hingga Pemilu 2009. Di mana, Pemilu 1999 angka keterpilihan perempuan mencapai 9% atau 45 kursi.
Di Pemilu 2004 mencapai 11%, dengan perolehan 61 kursi, dan Pemilu 2009 mencapai 18,4% dengan perolehan 101 kursi. Sedangkan di Pemilu 2014 sendiri, ungkap Heroik, terjadi penurunan angka keterpilihan perempuan sebesar 17,6% dengan perolehan 97 kursi.
Baca juga: Anggota DPR Diminta Cermat Susun Prolegnas
Heroik juga menyebut partai NasDem menjadi partai yang paling signifikan mengalami kenaikan jumlah keterpilihan perempuannya dibandingkan partai lainnya yang lolos ambang batas parlemen di Pemilu 2019.
"Angka keterpilihan perempuannya cukup tinggi Nasdem, di pemilu 2014 hanya ada empat orang perempuan yang mampu mendapatkan kursi di DPR RI dari Partai Nasdem, sedangkan di Pemilu 2019 ini ada 19 perempuan yang terpilih dan mendapatkan kursi," ujar Heroik.
Meskipun angka keterpilihan perempuan Pemilu 2019 memang naik, Heroik menuturkan angka keterwakilan perempuan tersebut masih stagnan di bawah angka 30% sebagaimana diatur dalam kebijakan afirmasi UU Nomor 12 Tahun 2003. Di mana, partai politik peserta Pemilu wajib memperhatikan keterwakilan perempuan sekurang-kurangnya 30% di dalam mengajukan calon anggota DPR, DPD, dan DPRD.
"Kalau kita lihat perolehan perempuan di DPR masih dibawah angka 30%," imbuh Heroik.
Sumber data penelitian keterpilihan perempuan yang dilakukan Perludem diperoleh dari ”Sertifikat Rekapitulasi Hasil Penghitungan Perolehan Suara Calon Anggota DPR dari Setiap Kabupaten/Kota di Daerah Pemilihan Secara Nasional Pemilu 2019 Model DDl-DPR RI” (80 Daerah Pemilihan).
Penghitungan konversi suara ke kursi dilakukan dengan formula penghitungan suara divisor sainte lague di 80 daerah pemilihan. Profiling caleg dilakukan dengan cara melihat profil DCT dan tracking melalui internet. (OL-4)
AWAL tahun 2026 menghadirkan sebuah kejutan penting bagi Indonesia.
Struktur insentif politik Indonesia yang masih tersentralisasi membuat kompetisi elit nasional tetap berlanjut di level daerah.
Tanpa perubahan mendasar, parlemen berpotensi semakin dikuasai kelompok bermodal besar.
Taufan menyoroti persoalan ambang batas parlemen yang menurutnya menjadi isu penting dan membutuhkan kajian panjang serta komprehensif agar dapat ditentukan metode yang paling tepat.
Dalam konfigurasi tersebut, Perludem menilai jika kepala daerah dipilih oleh DPRD, maka hasil Pilkada berpotensi terkunci sejak awal.
Yusril berpandangan pilkada tidak langsung melalui DPRD justru selaras dengan falsafah kedaulatan rakyat, sebagaimana dirumuskan dalam alinea keempat Pembukaan UUD 1945.
Program LAKSMI sejalan dengan komitmen pemerintah daerah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif.
Fokus entitas adalah pada pemberdayaan, baik melalui peningkatan kemampuan komunikasi strategis maupun melalui dukungan emosional dan edukasi bagi perempuan.
Pernyataan itu juga menyampaikan bahwa KJRI Jeddah turut memfasilitasi pemulangan satu WNI dengan kondisi lumpuh akibat sakit ke Indonesia.
Lestari Moerdijat mendorong penguatan peran perempuan sebagai bagian dari langkah strategis pelestarian budaya nasional.
Perempuan pascamenopause menghadapi berbagai tantangan kesehatan, mulai dari penurunan kepadatan tulang hingga melemahnya sistem imun.
Ketua Umum Kadin DKI Jakarta, Diana Dewi, meraih penghargaan Tokoh Perempuan Penggerak Ekonomi dan UMKM.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved