Sabtu 03 Agustus 2019, 22:26 WIB

Pengamat: Ada Simbiosis Mutualisme Dalam Hubungan Mega-Prabowo

Insi Nantika Jelita | Politik dan Hukum
Pengamat: Ada Simbiosis Mutualisme Dalam Hubungan Mega-Prabowo

MI/ROMMY PUJIANTO
Direktur Eksekutif Indikator Burhanuddin Muhtadi

 

KETUA umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto diundang oleh PDI Perjuangan untuk hadir dalam kongres kelimanya di Bali pada 8-11 Agustus mendatang. Menurut Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia, Burhanuddin Muhtadi, hal ini tidak terlepas dari rangkaian pertemuan sebelumnya antara Prabowo dan ketum PDIP Megawati Soekarnoputri.

Lebih lanjut Burhan menganggap adanya hubungan Prabowo dengan Megawati yang semakin lengket juga bisa dimaknai dengan simbosis mutualisme atau sama-sama menguntungkan.

"Pak prabowo saat pilpres kemarin itu menjadi referensi dan patron untuk sebagian kelompok yang memiliki 'mimpi' lain tentang ideologi negara ini. Dengan merangkul Pak Prabowo diharapkan bisa memutus mata rantai kelompok itu. Di sisi lain Pak prabowo dalam posisi belum pernah dilingkar kekuasaan. Ada banyak kepentingan yang mempertemukan kedua tokoh ini. Lalu, kalau betul Pak Prabowo Diundang dalam kongres, dugaan saya beliau hadir. Ini semacam simboisis mutualisme saja," kata Burhan saat ditemui di Kawasan Menteng, Jakarta, Sabtu (8/3).

Baca juga: Kongres PDIP Diprediksi Tidak Akan Hasilkan Regenerasi

"Jangan lupa ketika ibu Mega melakukan diplomasi politik nasi goreng (dengan Prabowo), saat yang bersamaan Pak Surya Paloh (Ketum NasDem) mengundang Anies Baswedan (Gubernur DKI). Ini konteksnya ada rivalitas diam-diam diantara pendukung Pak Jokowi," imbuh Burhan.

Dengan demikian, adanya rivalitas diam-diam dalam satu koalisi ini, menurut Burhan bisa dibuktikan dalam acara kongres kelima PDIP nanti. "Nah, itu justru yang menarik buat saya. Siapa partai-partai koalisi yang hadir dan tidak hadir di kongres PDIP, kita tunggu saja," ucapnya.(OL-4)

Baca Juga

ANTARA FOTO/Rivan Awal L

Jaksa Tolak Pledoi Hendra Lantaran Hanya Berisi Perjalanan Hidup dan Karir

👤Khoerun Nadif R 🕔Senin 06 Februari 2023, 22:32 WIB
, Jaksa pun mengambil sikap untuk tidak menanggapi nota pembelaan oleh pihak Hendra lantaran  tidak masuk dengan perkara obstruction...
dok.mi

Pakar Hukum: Sah-sah Saja Jaksa Tuntut Eliezeer 12 Tahun

👤Selamat Saragih 🕔Senin 06 Februari 2023, 22:27 WIB
PAKAR hukum pidana, Prof Hibnu Nugroho, mengatakan, sah-sah saja jika ada pandangan lain soal "justice collaborator" dari JPU...
AFP

Presiden: Tidak hanya Bebas, Pers juga Harus Bertanggung Jawab

👤Abdhika Prasetyo 🕔Senin 06 Februari 2023, 22:15 WIB
Presiden Joko Wododo mengamanatkan Dewan Pers untuk menyosialisasikan kepada seluruh media di Indonesia akan pentingnya kerja jurnalistik...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya