Senin 06 Mei 2019, 18:02 WIB

Demokrat Beri Sinyal Gabung Koalisi Jokowi

Insi Nantika Jelita | Politik dan Hukum
Demokrat Beri Sinyal Gabung Koalisi Jokowi

MI/Bary Fatahillah
Kepala Divisi Advokasi dan Hukum Partai Demokrat Ferdinand Hutahaean

 

KEPALA Divisi Advokasi dan Hukum Partai Demokrat Ferdinand Hutahaean mengisyaratkan pihaknya akan bergabung dengan pemerintahan jika petahana Presiden Joko Widodo mengajak Demokrat bergabung.

"Jadi sikap politik Partai Demokrat kalau Jokowi mengajak kita masuk dalam pemerintahan, kita pertimbangkan dan dibahas oleh majelis tinggi yang dipimpin Pak SBY (Susilo Bambang Yudhoyono). Jadi sikap Partai Demokrat ditentukan pasca ada penetapan resmi dari KPU," jelasnya saat bertemu di Kantor KPU, Menteng, Jakarta, Senin (6/5).

Pascapertemuan Komandan Satuan Tugas Bersama (Kogasma) Partai Demokrat Agus Harimurti bertemua dengan Jokowi di Istana, muncul kabar Partai Demokrat akan bergabung dengan Koalisi Indonesia Kerja. Namun, sampai saat ini Demokrat masih bertahan dengan Koalisi Adil dan Makmur 02.

"Terkait sikap politik Partai Demokrat pascapemilu ini kan hasilnya belum tahu. Kemungkinan Pak Prabowo menang atau Pak Jokowi menang. Kalau Pak Prabowo menang Demokrat punya kewajiban moril dalam politik mengawal pemerintahan. Tapi kalau Pak Jokowi yang diputuskan menang maka kerjasama koalisi berakhir," ucap Ferdinand.

Baca juga : Soal 62% Suara Prabowo, Demokrat Merasa Dituduh oleh HNW

Selain itu pihaknya juga menyangkal bahwa Demokrat memunculkan hasil survei 62% menyatakan Prabowo menang. Ia menyatakan bahwa hasil survei itu adalah survei internal yang Demokrat.

"Itu data Agustus 2018 bahwa survei internal Partai Demokrat menentukan sikapnya waktu itu berkoalisi dengan prabowo atau dengan Jokowi. Maka kita melakukan survei internal dan memang 62% kader kita menginginkan Koalisi dengan Pak Prabowo dan sisanya menginginkan berkoalisi dengan Pak Jokowi," jelas Ferdinand.

"Terkait dengan setan gundul yang dari cuitan Andi Arief, itu hanya julukan kepada pihak yang menyesatkan informasi kepada Pak Prabowo. Yang setan memang suka menyesatkan. Makna itu bukan secara harafiah seperti itu," tandasnya. (Ins)

Baca Juga

DOK.MI

Menkopolhukam Diminta Evaluasi Hakim MA hingga PN

👤mediaindonesia.com 🕔Senin 03 Oktober 2022, 17:38 WIB
Hukum identik dengan peradilan sehingga untuk melakukan reformasi hukum perlu upaya menjunjung tinggi keadilan yang adil...
ANTARA/ Fakhri Hermansyah

Polisi Serahkan Pimpinan Khilafatul Muslimin ke Kejaksaan Hari Ini

👤Rahmatul Fajri 🕔Senin 03 Oktober 2022, 17:11 WIB
Begitu sudah tahap 2, berarti proses sidik sudah selesai tinggal penyerahterimaan tersangka maupun barang bukti ke Kejaksaan Negeri Bekasi,...
AFP

Soal Gas Air Mata di Kanjuruhan, Polri: Materi Sedang Didalami

👤Khoerun Nadif Rahmat 🕔Senin 03 Oktober 2022, 17:07 WIB
Polri masih mendalami berbagai eskalasi insiden mematikan di Stadion Kanjuruhan, Malang, yang sebelumnya berlangsung laga Arema FC kontra...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya