Headline

Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.

Minta Pendukung Tunggu Hasil KPU, TKN: Jokowi Pemimpin Sejati

Mediaindonesia.com
30/4/2019 18:15
Minta Pendukung Tunggu Hasil KPU, TKN: Jokowi Pemimpin Sejati
Ketua TKN Jokowi-Amin Erick Thohir (memegang microphone) di War Room TKN(Dok. TKN Jokowi-Amin)

KETUA Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma'ruf Amin, Erick Thohir, mengingatkan permintaan capres petahana Joko Widodo agar semua bersabar menanti keputusan resmi KPU.

Jokowi disebut sebagai pemimpin sejati yang dewasa dan memahami tata krama berpolitik. Meski telah mengantongi keunggulan lebih dari 10 juta suara, Jokowi tetap meminta TKN dan para pendukungnya menanti keputusan resmi KPU.

"Pada konferensi pers setelah pencoblosan, Pak Jokowi sudah tekankan untuk bersabar dan tunggu hasil hitungan KPU. Jokowi tunjukkan keteledanannya. Saya kira inilah sosok pemimpin sejati," ujar Ketua Erick Thohir di hadapan pewarta asing, di War Room TKN, Gedung HighEnd, Jakarta, Selasa (30/4).  

Erick Thohir meminta publik melihat hasil quick count ataupun real count yang telah berjalan sebagai pembanding data KPU. Dari hasil tersebut, masyarakat bisa melihat jika ada kecurangan yang dilakukan oleh KPU.

Baca juga: Jokowi Apresiasi Kontribusi Relawan di Pilpres 2019

Berdasarkan data real count TKN, Jokowi-Amin telah memperoleh 47,2 juta atau 56,18% suara, sementara Prabowo-Sandi sebesar 36,8 juta atau 43,82% suara. Hasil ini selaras dengan data real count KPU, Jokowi-Amin meraih 56,06% suara dan Prabowo-Sandi 43,94% suara.  

"Kenaikan jumlah pemilih dalam pemilu 2019 yang signifikan menjadi 81% atau 164 juta pemilih merupakan indikasi pemilu sukses. Ini jelas menjadi hasil yang bagus buat Jokowi-Amin," tegas Erick.

Pihak-pihak yang merasa ada kecurangan dalam pelaksanaan pemilu diimbau segera melapor ke Bawaslu sebagai pengawas pemilu. Tentu saja, lanjut Erick, laporan mereka harus dilengkapi dengan bukti-bukti kuat.

Real Count Untuk Check and Balance

Sementara itu, Sekretaris TKN Hasto Kristiyanto mengungkapkan pembentukan war room sebagai instrumen pengecekan hasil pemilu. Dari hasil rekapitulasi internal, TKN bisa memiliki data pembanding hasil pemilu yang dilakukan KPU.

Dengan demikian, TKN mudah mendeteksi jika terjadi kecurangan penghitungan suara. Pembentukan pusat rekapitulasi merupakan hal lumrah di setiap ajang pemilu. Hampir semua parpol peserta pemilu melakukan hal yang sama.

"Ini kan common practice di setiap pemilu. PKS juga melakukan hal yang sama pada 2014 untuk Prabowo-Hatta. Jadi ini untuk check and balance," tegas Hasto.

Berdasarkan pemantauan war room, TKN menjamin metode yang digunakan dalam real count internal mengikuti kaidah statistik yang berlaku umum. Bahkan, data C1 yang diinput harus dikirim oleh saksi-saksi 01 yang memegang mandat.(RO/OL-5)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya