Headline

Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa. 

Mahfud MD: Setelah KPU, MK Bakal Jadi Sasaran Hoaks

Insi Nantika Jelita
25/4/2019 13:00
Mahfud MD: Setelah KPU, MK Bakal Jadi Sasaran Hoaks
Mahfud MD(MI/Ardi Teristi Hardi )

MANTAN Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Mahfud MD menilai tudingan kecurangan yang dialamatkan kepada Komisi Pemilihan Umum (KPU) selalu ada.

Menurutnya, serangan tudingan itu akan selalu dialamatkan kepada KPU hingga pada 22 Mei atau pada pengumuman resmi hasil perhitungan suara pemilu 2019.

"Ritualnya itu KPU diserang terus sampai nanti 22 Mei. Serangan akan berbalik tadinya ke KPU jadi ke MK. Gitu saja ritualnya. Lihat saja nanti," ungkap Mahfud di Jakarta, Kamis (25/4).

Nantinya, ada pihak yang akan menuding MK berbuat curang jika ada pihak yang tidak terima dengan hasil putusan sengketa pilpres 2019.

Baca juga: Situng KPU 30%, Jokowi-Amin Tetap Unggul

Saat ini diketahui proses perhitungan real count KPU masih berjalan. Namun, tudingan KPU curang kerap dilontarkan khususnya di media sosial.

"Nanti bakal ada tuduhan hakim MK disuaplah, berpihak sama ini lah, itu nanti akan muncul. Pengalaman saya bertahun tahun begitu. Itu ritual politik," jelas Mahfud.

Ia kemudian juga menanggapi memang negara merasa dirugikan jika pesta demokrasi yang mahal secara penganggaran dirusak oknum-oknum yang kerap menuding adanya kecurangan pemilu.

"Demokrasi memang ada biayanya, kalau mau praktis ya tidak usah menyelenggarakan demokrasi (pemilu). Pakai kerajaan saja selesai semua engga mau pakai pemilu kalau diganggu dengan tudingan tersebut," pungkasnya. (OL-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya