Headline

Gibran duga alih fungsi lahan picu tanah longsor di Cisarua.

Jokowi Tegaskan TNI dan Polri Harus Netral

Akmal Fauzi
02/4/2019 11:10
Jokowi Tegaskan TNI dan Polri Harus Netral
Calon Presiden nomor urut 01 Joko Widodo menyampaikan paparan ketika menghadiri silaturahmi dengan purnawirawan TNI-Polri di JI Expo, Kemayo(ANTARA FOTO/Wahyu Putro A)

CALON Presiden petahana Joko Widodo (Jokowi) menegaskan TNI dan Polri harus menjaga netralitas dalam pelaksanaan pemilu.

Pernyataan ini disampaikan Jokowi saat menjawab pertanyaan jurnalis terkait pernyataan mantan Kapolsek Pasirwangi Ajun Komisaris Sulman Azis yang mengatakan dirinya mendapat arahan oleh Kapolres Kabupaten Garut Ajun Komisaris Besar Budi Satria Wiguna untuk menggalang dukungan pasangan Joko Widodo-Ma'ruf Amin pada Pilpres 2019

Menurut Jokowi, sebagai anggota TNI-Polri, mereka sudah wajib menjaga sikap netral dalam kontestasi pemilu, baik itu pemilihan legislatif, kepala daerah, maupun pemilihan presiden.

“Enggak sekali dua kali saya sampaikan di Rapim TNI Polri. Di rapat-rapat TNI dan Polisi, saya sampaikan bahwa politik TNI dan Polri adalah politik negara. Harus bisa menjaga netralitas, sudah jelas sekali,” ujar Jokowi di Gedung Aimas Convention Center (ACC), Kabupaten Sorong, Provinsi Papua Barat, Selasa (1/4) malam.

Baca juga: Panglima TNI Jamin Keamanan Pemilih

Sulman menyatakan dirinya diancam akan dimutasi jika paslon nomor 1 kalah di daerahnya.

Namun, belakangan, Sulman meralat pernyataannya bahwa hal tersebut tidak benar. Pernyataan yang terlontar darinya terkait ketidaknetralan kepolisian dalam pemilu dilatarbelakangi oleh persoalan pribadinya dengan Kapolres Garut AKBP Budi Satria Wiguna. (OL-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Dwi Tupani
Berita Lainnya