Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
CALON presiden nomor urut 01 Joko Widodo melanjutkan kampanye akbar di Pontianak dan Banjarmasin, Rabu (27/3).
Di Banjarmasin, lokasi kampanye bertempat di Stadion 17 Mei. Ia tiba di lokasi pukul 16.00 Wita setelah berkampanye dari Pontianak.
Begitu tiba, Jokowi bersama Iriana menyapa dan menyalami masyarakat yang berbaris sepanjang jalan menuju panggung. Keduanya juga berpose bersama di atas panggung dengan latar belakang ribuan massa.
Baca juga: Jokowi Pastikan Warga Kalsel Segera Punya Kereta Api
Dari atas panggung, mantan Wali Kota Solo itu juga meladeni permintaan swafoto sembari berkeliling panggung. Iriana pun turut bergabung.
Sebelum Jokowi tiba di lokasi, hujan mengguyuri Banjarmasin. Namun, hal itu tidak menyurutkan langkah ribuan pendukungnya untuk menunggu calon presiden nomor urut 01 itu.
Turut mendampingi Jokowi antara lain, Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Erick Thohir, Wakil Ketua TKN Abdul Kadir Karding dan Moeldoko serta Ketua TKD Banjarbaru AR Iwansyah.(OL-5)
KPK menetapkan Hasto Kristiyanto sebagai tersangka suap terkait buronan Harun Masiku. Hasto disebut aktif mengupayakan Harun memenangkan kursi anggota DPR pada Pemilu 2019.
Bagi Mahfud, batalnya memakai kemeja putih tersebut lima tahun lalu menyimpan pesan tersendiri.
KPID Sulawesi Selatan mengaku belum bisa menindak caleg dan parpol yang mulai mencuri start pada Pemilu 2024.
PENDUKUNG Joko Widodo pada Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 kini berbalik mendukung calon presiden (capres) Prabowo Subianto jelang Pilpres 2024.
Beberapa upaya dari KPU untuk mencegah terjadinya kembali korban jiwa dari petugas KPPS.
"Mas Ganjar kan enggak nyapres, enggak nyapres beliau," kata Immanuel di Jakarta, Minggu.
Penunjukan kerabat dekat Presiden ke-7 RI, Joko Widodo, dalam jajaran manajemen anak perusahaan PT Pertamina (Persero) kembali menjadi perbincangan hangat di jagat maya.
INDONESIA Corruption Watch (ICW) mengkritik dukungan untuk melakukan revisi UU KPK yang dilontarkan oleh mantan Presiden ke-7 RI, Joko Widodo atau Jokowi.
Pernyataan Presiden Joko Widodo yang menyebut keinginan agar Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali ke Undang-Undang lama dinilai tidak lebih dari gimik politik.
ANGGOTA Komisi III DPR RI Nasyirul Falah Amru menanggapi sikap Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) yang setuju ingin kembalikan UU Komisi Pemberantasan Korupsi (UU KPK) versi lama.
PENGAMAT komunikasi politik Universitas Esa Unggul, M. Jamiluddin Ritonga, menilai peluang Wakil Presiden terpilih Gibran Rakabuming Raka untuk maju pada Pilpres 2029 sangat kecil.
Jokowi menegaskan komitmennya untuk aktif membesarkan PSI sebagai partai yang solid dan berjangkauan luas.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved