Headline
Gara-gara Yaqut, Noel ikut ajukan jadi tahanan rumah.
Gara-gara Yaqut, Noel ikut ajukan jadi tahanan rumah.
Kumpulan Berita DPR RI
KELUARGA Romahurmuziy mengaku kaget Ketua Umum PPP itu tertangkap dalam operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Keluarga baru mengetahui informasi itu dari pemberitaan media.
Kakak Romi, Nisrinun Ni'mah, mengatakan, tidak menyangka adiknya ditangkap KPK. Ia mengaku kaget atas tuduhan yang disangkakan KPK.
"Keluarga di rumah yang membentuk Mas Romi dan putra-putri dengan kesederhanaan dan kejujuran. Keluarga selalu memberikan dukungan," ujarnya di kediaman Dusun Tempelsari, Desa Maguwoharjo, Kecamatan Depok, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, Jumat (15/3).
Ia berharap tuduhan KPK kepada adiknya tidak terbukti. Namun, pihak keluarga akan membicarakan lebih dulu mengenai situasi itu.
Baca juga: KPK Sudah Tentukan Status Hukum Hasil OTT Romi
Menurut dia, keluarga di Yogyakarta belum memikirkan langkah apa yang akan diambil seperti mencari bantuan pendampingan hukum dari advokat termasuk datang ke Jakarta.
"Keluarga masih berharap, berdoa kepada Allah, adik saya bersih tidak terkena apa pun yang dituduhkan oleh KPK," ujarnya.
Ni'mah mengaku terakhir kali bertemu Romi saat acara Pondok Pesantren Sunni Darussalam milik keluarga. Romi, kala itu, juga berkunjung ke kediaman orangtua dan keluarga di Sleman, Yogyakarta.
"Kalau ada acara di Yogya, biasanya Mas Romi mampir ke sini. Kalau pas kami ke Jakarta juga mampir ke rumahnya," tuturnya.
Sebelumnya, KPK menangkap Romi dalam operasi tangkap tangan di Surabaya, Jawa Timur. Romi diduga berperan di dalam jual beli jabatan di Kementerian Agama di pusat dan daerah.
Selain Romi, ada empat orang lain yang ditangkap komisi antirasuah itu. KPK akan menentukan status mereka dalam waktu 1x24 jam. (Medcom/OL-2)
Pengamat mengkritik kebijakan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang sempat memberikan status tahanan rumah kepada mantan Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas
ANGGOTA Komisi III DPR RI, Abdullah, meminta Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk memberikan penjelasan mendetail terkait polemik peralihan penahanan Yaqut Cholil Qoumas.
Langkah KPK terkait pengalihan status penahanan mantan Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas menjadi tahanan rumah menjelang Idul Fitri 2026 mencederai kepercayaan publik.
Simak kronologi lengkap mantan menteri agamaYaqut Cholil Qoumas tahanan rumah saat Lebaran 2026 sebelum akhirnya dikembalikan ke Rutan KPK
ANGGOTA Komisi III DPR RI Abdullah mendesak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk memberikan penjelasan soal status mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas tahanan rumah
KPK memberi status tahanan rumah pada mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas menuari sorotan. tidak sejalan dengan karakter kasus korupsi besar yang ditangani dan penegakan hukum
Dana yang besar dapat memengaruhi berbagai aspek dalam partai, seperti proses pencalonan, kampanye, dan bahkan pembentukan koalisi dalam pemilu mendatang.
PPP akan sulit untuk kembali melenggang ke Parlemen Senayan pada Pemilu Legislatif 2029 mendatang apabila tidak dipimpin oleh sosok yang tidak kuat dan tidak memberikan pengaruh.
Ketua Majelis Pertimbangan Partai Persatuan Pembangunan (PPP) M Romahurmuziy mengaku mendengar ada upaya pemenangan Partai Solidaritas Indonesia (PSI) yang melibatkan aparat.
Ketua Majelis Pertimbangan PPP M Romahurmuziy mengaku mendengar modus memindahkan perolehan suara dari beberapa partai politik ke Partai Solidaritas Indonesia (PSI).
silang pendapat petinggi PPP soal gabung ke koalisi Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka merupakan bagian dari strategi daya tawar posisi untuk bisa masuk ke pemerintahan selanjutnya.
WAKIL Ketua Umum Partai Golkar, Erwin Aksa (EA) siap menghadiri panggilan Bareskrim Polri pekan depan terkait laporannya dalam kasus dugaan pencemaran nama baik oleh Muhammad Romahurmuziy.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved