Headline
Menkeu disebut tidak berwenang mengganti pejabat, terutama untuk eselon I dan II.
Menkeu disebut tidak berwenang mengganti pejabat, terutama untuk eselon I dan II.
Kumpulan Berita DPR RI
RUMAH Kerja Relawan atau disingkat Rumker 01 menerjunkan organ relawan yang militan untuk mengepung tiga daerah penting pemenangan Jokowi-Amin yaitu DKI Jakarta, Banten, dan Jawa Barat (Jabar).
Direktur Relawan TKN Jokowi-Amin, Maman Imanulhaq, mengatakan memasuki Maret, Rumker 01 menggelar beberapa kegiatan penting untuk menggempur kandang Prabowo itu.
Pada Jumat (1/3), di Rumker DKI yang berlokasi di jalan Veteran 1 no. 23 Jakarta Pusat, digelar Deklarasi Pasukan Anak Serdadu atau Panser 01 yang terdiri dari keluarga TNI dan Polri.
Mereka berkomitmen memenangkan pasangan 01 Jokowi-Amin dalam Pilpres 2019 karena sudah terbukti memberi arah yang jelas terhadap kemajuan Indonesia dan teguh di jalur konstitusi dengan mempertahankan NKRI dan dasar negara yaitu Pancasila.
“Kami yang dibesarkan di asrama TNI dan Polri akan melakukan kampanye door to door untuk memenangkan Jokowi-Kyai Ma'ruf Amin demi kemajuan Indonesia. Demi Pancasila. NKRI harga mati!” tegas tokoh Panser 01 Harihara Tambunan.
Baca juga: Relawan Nyatakan Ikrar Pemenangan Paslon 01 di Jabar
Rumker DKI yang dikomandani Mochamad Mujib Hermani juga menyusun strategi serangan ke daerah yang masih rawan seperti Kepulauan Seribu dengan menerjunkan 20 organ relawan militan yang dibekali alat peraga kampanye (APK) berupa kaos, stiker, dan spanduk.
Sabtu (2/3) pagi, Maman bergerak ke Rumker Banten di Villa Melati Mas Blok J 1/ 8, Pondok Jagung, Serpong Utara, Tangerang Selatan.
Di sini, politisi PKB itu melakukan dialog dan bagi-bagi kaos kepada pedagang di sekitar tempat berkumpulnya para relawan se-Tangerang Raya itu.
Sekitar 15 organ relawan akan menggempur Dapil Banten 3 ini dengan program fogging, jalan sehat, munajat bersama, dan pelatihan saksi.
“Kami akan mengoptimalkan kemenangan Jokowi-Amin di Tangerang Raya ini. Target kami pasangan 01 menang 60%," ujar koordinator Rumker Banten, I Gede Raka.
“Sepekan ini, kami akan gempur Jawa Barat. Mulai Minggu di Dapil 9 Jabar, Senin di Karawang dan terus ke semua Kabupaten dan Kota di Jabar. Semua relawan harus terjun langsung ke bawah, ke rumah-rumah. Hanya dengan itu Jokowi bisa menang”, ujar Maman usai menghadiri Deklarasi Relawan Alumni As-Salam Solo (RELASI) di Posko Cemara, Jakarta, Sabtu (2/3) siang.
Kenapa harus terjun ke bawah? Ada dua alasan yang Maman kemukakan. Pertama, survei Cyrus Network menunjukkan 'perang di udara' sudah mencapai titik jenuh dan hanya riuh.
Perang di media sosial ini dianggap tidak efektif untuk menambah suara di Pemilu 2019. Hanya sekitar 40% pemilih yang terkoneksi dengan media sosial maupun aplikasi pesan berantai seperti Whatsapp dan Line. Sisanya tidak tersentuh sama sekali.
Kedua, dengan menerjunkan relawan yang punya militansi yang kuat, hoaks yang terus menerpa Jokowi bisa diminimalisir.
Dikutip dari Antara, Sabtu (2/3), Capres Petahana Jokowi mengakui elektabilitasnya di Jawa Barat sempat turun karena penyebaran hoaks dan fitnah.
"Enggak ada hujan, enggak ada angin. Tahu-tahu anjlok 8%. Kami cek, ke bawah, ke bawah, ke bawah. Cek lagi ke rumah, ke rumah, ke rumah. Apa yang muncul? Ternyata fitnah hoaks sudah masuk," ujar Jokowi. (RO/OL-2)
Safaruddin menyoroti perlunya aturan komprehensif yang mampu menjawab perbedaan beban kerja hakim di berbagai wilayah Indonesia.
Laporan pengaduan akan terus menumpuk dan berpotensi menghambat kinerja pengawasan KY.
Hingga akhir 2025 terdapat kekosongan 10 formasi hakim, masing-masing empat di kamar pidana, satu di kamar perdata, tiga di kamar TUN pajak, serta dua Hakim Adhoc HAM.
Maqdir pun mempertanyakan relevansi keterangan Liyanto, yang dinilai tidak mengetahui secara langsung tujuan pengiriman dana yang dipersoalkan dalam dakwaan.
Total ada lima kasus yang diurus, yakni sengketa lahan di Bali dan Jakarta Timur, Depok, Sumedang, Menteng, serta Samarinda.
KPK sudah menyita sejumlah aset milik Nurhadi. Barang-barang itu dipakai untuk pembuktian dan pemulihan kerugian negara.
KETUA Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kaesang Pangarep mengaku terpukau melihat ratusan mobil berbalut atribut partai menyambutnya jelang Rakernas PSI 2026.
Ahok mengungkapkan kekecewaannya terhadap kebijakan subsidi energi yang selama ini diterapkan pemerintah.
Ahok membongkar potensi keuntungan jumbo yang menguap akibat tidak dijalankannya transformasi sistem subsidi energi.
Ahok secara blak-blakan mengaku pernah memberikan pilihan sulit kepada Jokowi: "Berikan jabatan Direktur Utama (Dirut) atau tidak sama sekali."
Ahok mengungkap sejumlah temuan penyimpangan selama dirinya menjabat sebagai Dewan Komisaris Pertamina.
Akankah perlawanan Roy Suryo cs akhirnya bakal kandas nanti?
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved