Jumat 01 Maret 2019, 17:00 WIB

BNN Kembali Musnahkan Barang Bukti Sabu dan Ekstasi

Ferdian Ananda Majni | Politik dan Hukum
BNN Kembali Musnahkan Barang Bukti Sabu dan Ekstasi

ANTARA

 

BADAN Narkotika Nasional (BNN) melakukan pemusnahan terhadap barang bukti narkoba berupa sebanyak 99,7 kilogram sabu, 9.990 butir ekstasi jenis baru, dan 118,34 kilogram daun khat.

Kepala BNN Komjen Heru Winarko, yang memimpin langsung pemusnahan itu, mengatakan pihaknya melakukan pemusnahan ratusan kilogram beragam jenis narkoba dari pengungkapan sejumlah kasus.

"Barang bukti narkotika yang dimusnahkan pada hari ini, berasal dari empat kasus narkotika dengan modus yang berbeda. Salah satunya adalah upaya penyelundupan narkotika berupa daun khat yang dilakukan melalui paket kiriman udara," kata Heru, di Gedung BNN, Jakarta, Jumat(1/3).

Menurutnya, sebanyak 118.480 gram daun khat yang dikemas dalam delapan dus dikirim dari Ethiopia dengan dua alamat tujuan fiktif yang berbeda untuk mengelabui petugas di lapangan.

Baca juga: KPK Serahkan Aset Rampasan ke Kejagung dan BNN

Dalam pengungkapan itu, pihaknya mengamankan tiga orang tersangka berinisial SB alias Pu, MZu, dan MZa. Mereka ditangkap di perairan Aceh dengan barang bukti, 73.94943 gram sabu (70 bungkus) dan 10.000 butir ekstasi (dua bungkus) dengan menggunakan Kapal Motor KM Karibia.

"Seluruh barang bukti tersebut didapatkan dari kasus yang berbeda," lanjutnya.

Sementara seorang pria berinisial S alias P dengan barang bukti 24 bungkus plastik berisi sabu dengan berat mencapai 25,852,52 gram. Sabu itu dibawa menggunakan mobil pick up dari Medan menuju Aceh melalui jalur darat.

Sedangkan penyelundupan daun khat berawal dari kecurigaan petugas terhadap paket yang dikirim melalui Ethiopia. Kemudian dilakukan pemeriksaan x-ray dan ditemukan daun kering menyerupai teh yang dikemas kedalam plastik.

Petugas BNN Pusat juga menyisikan sebanyak 94 gram sabu, 10 butir ekstasi dan 140 gram daun khat untuk pemeriksaan di Iaboratorium dan pembuktian perkara.

Atas tindakannya, para tersangka dijerat dengan Pasal 114 ayat (2) Jo Pasal 132 ayat (1), Pasal 112 ayat (2) Jo Pasal 132 ayat (1), Undang-Undang No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman maksimal hukuman mati atau penjara seumur hidup. (OL-7)

Baca Juga

AFP

Madrid Siap Lego Asensio dan Ceballos Demi Dana Segar

👤Ant 🕔Minggu 26 Juni 2022, 23:48 WIB
Diperkirakan Asensio dapat memberikan Los Blancos dana penjualan sebesar 50 juta euro (sekitar Rp783...
DOK MI.

145 Orang Ikut Seleksi Hakim Ad Hoc HAM Berat Paniai

👤Yakub Pryatama Wijayaatmaja 🕔Minggu 26 Juni 2022, 21:28 WIB
MA membutuhkan enam hakim ad hoc untuk menangani perkara Paniai, baik di pengadilan tingkat pertama, banding, maupun...
MI/ HO

Jokowi Dinilai Jaga Marwah Indonesia dengan Aktif Redam Konflik Rusia-Ukraina

👤Mediaindonesia.com 🕔Minggu 26 Juni 2022, 14:26 WIB
Presiden dijadwalkan menemui Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky dan Presiden Rusia Vladimir Putin pada akhir Juni di kesempatan...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya