Headline
Gibran duga alih fungsi lahan picu tanah longsor di Cisarua.
Gibran duga alih fungsi lahan picu tanah longsor di Cisarua.
Kumpulan Berita DPR RI
KETUA Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri mengingatkan agar jangan ada kader PDIP yang menebarkan kebencian khususnya melalui media sosial.
"Di sini (kader PDIP, red) jangan ada yang seperti itu (menebar kebencian, red) kalau ada segera keluar, tidak ada di PDIP yang seperti itu," kata Megawati di Purwokerto, Jawa Tengah, Minggu.(10/2).
Dia mengatakan, anak muda sekarang memiliki banyak keahlian dan kepintaran, namun harus tetap memiliki etika dan sopan santun serta rasa tanggung jawab.
"Sekarang banyak anak muda pintar, tapi jangan pongah, harus tetap menjaga sopan santun dan etika, harus bertanggung jawab, jangan menebar kebencian, kalau ada yang menebarkan kebencian misalkan datang sini ngomong, nanti kan saya nanya kok benci sama saya kenal aja enggak," katanya.
Mega mengaku banyak mendengar pendapat mengenai dirinya dari orang yang bahkan tidak mengenal dirinya secara langsung.
"Banyak yang bilang Megawati begini, begitu, padahal dia aja enggak kenal saya dan saya juga enggak kenal dia," ucapnya.
Baca juga : Ultah 72/27 Megawati Soekarnoputri, Luncurkan Buku The Brave Lady
Menurut dia, mengeluarkan pendapat di media sosial juga harus disertai tanggung jawab, tidak sekadar menebar berita bohong atau hoaks.
Menurut Mega penyebaran berita bohong bisa mengancam persatuan dan kesatuan dan tidak mencerdaskan masyarakat.
"Menyebarkan berita bohong bisa membodohi rakyat dengan hal-hal yang tidak benar," ujarnya.
Sementara itu, Megawati juga mengatakan tujuannya datang ke Kabupaten Banyumas adalah untuk melihat perkembangan dari komunitas juang dan menghadiri Jambore Kader Komunitas Juang DPD PDI Perjuangan Jawa Tengah di GOR Satria Purwokerto.
Kegiatan Jambore Kader Komunitas Juang angkatan VII yang diadakan sejak tanggal 8-10 Februari 2019 tersebut diikuti oleh sekitar 3.333 peserta Kader Komunitas Juang dari 34 DPC PDIP se-Jawa Tengah.
Kegiatan Jambore Kader Komunitas Juang ini sebelumnya diisi dengan apel satgas dan deklarasi Pemilu Damai di alun-alun Kota Purwokerto. (Ant/OL-8)
UU ITE 2024 tidak menghapus sanksi pidana bagi penyebar hoaks dan ujaran kebencian. Regulasi baru justru memperjelas batasan jenis kebohongan digital
Kepolisian mengungkap motif ekonomi di balik tindakan Adimas Firdaus alias Resbob yang menghina suku Sunda saat melakukan siaran langsung di media sosial.
Kepolisian Daerah Jawa Barat resmi menetapkan YouTuber Muhammad Adimas Firdaus, yang dikenal dengan nama Resbob, sebagai tersangka dalam kasus dugaan ujaran kebencian
Adimas Firdaus, atau yang dikenal dengan nama Resbob, sempat berupaya berupaya melarikan diri setelah tersandung kasus ujaran kebencian
Polda Jabar menekankan, dugaan ujaran kebencian yang dilontarkan pelaku dalam tayangan media sosialnya telah menimbulkan keresahan serta reaksi luas di tengah masyarakat.
Resbob ditetapkan sebagai tersangka karena konten siaran langsung (live streaming) di kanal YouTube miliknya yang memicu kegaduhan.
PDI Perjuangan berupaya menekan biaya politik melalui semangat gotong royong dan aturan internal partai.
Ketua DPP PDI Perjuangan Puan Maharani menegaskan bahwa posisi partainya di luar pemerintahan justru menuntut tanggung jawab politik dan moral yang lebih besar dalam menjaga arah pembangunan
Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri menghadiri Rapat Kerja Nasional (Rakernas) yang dirangkaikan dengan peringatan Hari Ulang Tahun ke-53 PDI Perjuangan
KETUA DPP PDI Perjuangan Andreas Hugo Pareira mengatakan wacana pemilihan kepala daerah (Pilkada) melalui DPRD berpeluang dibahas pada rapat kerja nasional (rakernas).
Risma menuturkan, para sopir ambulans kerap bekerja tanpa hari libur, bahkan tetap mengantar pasien pada hari Minggu maupun dini hari.
Ketua DPP PDI Perjuangan Bidang Kesehatan, Ribka Tjiptaning Proletariyati, mengeklaim bahwa hanya PDIP yang memiliki Badan Penanggulangan Bencana (Baguna).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved