Headline
Pemerintah utamakan menjaga kualitas pendidikan.
Kumpulan Berita DPR RI
DUKUNGAN terhadap pasangan nomor urut 01 pada Pemilihan Presiden 2019, Joko Widodo-Ma'ruf Amin terus mengalir. Minggu (10/2) sore, Jokowi-Amin mendapat dukungan dari gabungan alumni SMA Jakarta.
Tak kurang dari 8.000 orang memadati Istora Senayan, Jakarta dalam deklarasi yang dinamakan Alumni SMA Jakarta Bersatu itu.
Jokowi yang datang bersama dengan Ketua TIm Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-AMin, Erick Thohir, Wakil ketua TKN Moeldoko, dan anggota dewan pengarah TKN Pramono Anung pun disambut meriah dan sorak-sorai peserta deklarasi ketika memasuki ruang acara.
Selain anggota TKN, hadir pula sejumlah Menteri Kabinet Kerja Jokowi-Jusuf Kalla, diantaranya Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto yang juga Ketua Umum Partai Golkar, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, dan Menteri Sosial Agus Gumiwang Kartasasmita.
Deklarasi dukungan terhadap Jokowi-Amin dibacakan oleh Kirana Larasati yang didapuk sebagai perwakilan peserta deklarasi di atas panggung.
"Kita sudah saatnya bergerak dan tak tinggal diam dalam memperjuangkan pemimpin yang bisa membawa perubahan, tegas, berwibawa, jujur, serta amanah, demi kemajuan Indonesia," kata Kirana yang kemudian diikuti oleh ribuan massa yang memadati Istora Senayan.
Baca juga : Di Depan Alumni SMA, Jokowi: Saya Tidak Punya Beban Masa Lalu
Alumni SMA Jakarta bersatu kemudian menyerahkan sebuah tangga setinggi setengah meter. Jokowi pun kemudian mengangkat tangga tersebut dan seluruh pendukung bersorak dan tepuk tangan.
"Ini tangga secara simbolis meminta Pak Jokowi untuk membawa bangsa Indonesia ke derajat paling tinggi," kata Kirana.
Jokowi mengucapkan terima kasih atas dukungan yang diberikan oleh alumni berbagai SMA di Ibu kota tersebut. Ia mengaku akan mengemban kepercayaan yang diberikan dan siap bekerja lebih baik.
"Saya akan mempertaruhkan jabatan saya untuk kebaikan dan kemajuan bangsa dan rakyat lndonesia," kata Jokowi.
Sorak sorai dan luapan kebahagiaan tak henti-hentinya menyelimuti setiap pendukung. Salah satunya, Susan, 42, alumni SMA 13 Jakarta. Ia mengatakan kedatangannya murni untuk mendukung Jokowi.
"Kita tidak dibayar, lho, emang mau datang sendiri untuk Pak Jokowi," katanya sambil mengacungkan jempol tanda dukungan.
Asep, 53, pria paruh baya, alumni SMA 36 Jakarta ini mengatakan dukungannya kepada Jokowi tak berhenti mengalir. Ia mengatakan selama ini Jokowi telah bekerja membangun Indonesia, tetapi masih saja mendapat fitnah.
"Selama menjadi presiden, Pak Jokowi terus diserang fitnah. Saya salut dengan kesabaran pak Jokowi," tandas Asep.
Sementara itu, ditemui di tempat terpisah, Ketua TKN, Erick Tohir mengatakan dukungan yang terus mengalir kepada Jokowi memperlihatkan bahwa Jokowi memang telah dianggap sebagai pemimpin yang baik dan harus melanjutkan kepemimpinannya.
"Kita bisa lihat kan dukungan itu dari berbagai profesi, komunitas, dan alumni yang memang terang-terangan mendukung. Juga, karena melihat memang Pak Jokowi yang telah terbukti membangun bangsa dan negara," kata Erick. (OL-8)
KPK menetapkan Hasto Kristiyanto sebagai tersangka suap terkait buronan Harun Masiku. Hasto disebut aktif mengupayakan Harun memenangkan kursi anggota DPR pada Pemilu 2019.
Bagi Mahfud, batalnya memakai kemeja putih tersebut lima tahun lalu menyimpan pesan tersendiri.
KPID Sulawesi Selatan mengaku belum bisa menindak caleg dan parpol yang mulai mencuri start pada Pemilu 2024.
PENDUKUNG Joko Widodo pada Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 kini berbalik mendukung calon presiden (capres) Prabowo Subianto jelang Pilpres 2024.
Beberapa upaya dari KPU untuk mencegah terjadinya kembali korban jiwa dari petugas KPPS.
"Mas Ganjar kan enggak nyapres, enggak nyapres beliau," kata Immanuel di Jakarta, Minggu.
POLDA Metro Jaya menegaskan bahwa status wajib lapor bagi Rismon Sianipar, tersangka kasus dugaan pencemaran nama baik dan fitnah ijazah Jokowi
Rismon telah mempublikasikan video permintaan maafnya lewat kanal YouTube Balige Academy.
Advokat Jahmada Girsang yang mendampingi Rismon Sianipar menyatakan bahwa pertemuan antara kliennya dengan Presiden ke-7 RI tersebut berlangsung dalam suasana persahabatan.
PAKAR telematika yang juga kasus dugaan ijazah palsu Jokowi atau Presiden RI ke-7, Joko Widodo Roy Suryo merespons permohonan restorative justice yang diajukan Resmon Sianipar
KOMISI Informasi Pusat mengabulkan sebagian permohonan sengketa informasi yang diajukan kelompok Bongkar Ijazah Jokowi terhadap UGM terkait ijazah Jokowi
TOKOH suku Dayak, Panglima Jilah, mempertanyakan nasib pembangunan Dayak Center di Ibu Kota Nusantara (IKN), yang pernah dijanjikan oleh Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved