Headline

Menkeu disebut tidak berwenang mengganti pejabat, terutama untuk eselon I dan II.  

Adiksi Judi

Ade Alawi Dewan Redaksi Media Group
05/9/2023 05:35
Adiksi Judi
Ade Alawi Dewan Redaksi Media Group(MI/Ebet)

SEJUMLAH selebgram ditangkap Tim Cyber Patrol Polres Ngawi, Jawa Timur. Mereka diduga mempromosikan judi online melalui akun media sosial Instagram. Polisi menangkap tujuh pelaku. Mereka dijerat Pasal 27 ayat (2) jo Pasal 45 ayat (2) Undang-Undang No 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE). Bukan kali ini saja selebgram ditangkap terkait promosi judi online. Tak hanya selebgram, sebanyak 26 pesohor dilaporkan ke Bareskrim Mabes Polri oleh Asosiasi Lawyer Muslim Indonesia, Senin (4/9).

Menteri Komunikasi dan Informatika Budi Arie Setiadi mengatakan Indonesia sudah berada dalam status darurat judi online. “Indonesia sudah darurat judi online. Daya rusaknya terlalu tinggi dan sudah sangat meresahkan,” ujarnya, Selasa (29/8). Sejak juli 2018 sampai 7 Agustus 2023, kata Budi, pihaknya sudah memblokir 886.719 konten judi online.

Indonesia memang negeri yang paradoks. Meski dikenal sebagai negeri yang berfalsafah Pancasila dan religius, jumlah warga negara Indonesia yang bermain slot judi online dan gacor ialah yang terbesar di dunia dengan angka 201.122 pemain. Setelah Indonesia, ada Kamboja dan Filipina di peringkat kedua dan ketiga. Hal itu berdasarkan sistem monitor dan analisis media sosial Drone Emprit yang diketuai Ismail Fahmi melalui akun X (Twitter) pada Jumat (1/9). Sebelumnya, Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) mencatat bahwa transaksi perputaran uang dalam perjudian terus meroket. Pada 2022, angka transaksi mencapai Rp81 triliun, baik judi online maupun konservatif.

Kondisi tersebut membuat miris, di tengah upaya keras Indonesia untuk mengentaskan warganya dari kemiskinan dan pengangguran. Diperlukan upaya yang luar biasa, sistematis, dan masif untuk memberantas perjudian. Terlebih lagi di era media sosial, judi bisa dimainkan di mana pun dan kapan pun. Orang tidak perlu ke Genting Highland di Malaysia, Crokford Sentosa di Singapura, atau Las Vegas di Amerika Serikat untuk mengadu peruntungan dengan berjudi. Permainan judi mulai kecil-kecilan hingga kelas kakap bisa dilakukan secara daring.

Bahkan, anggota DPRD DKI Jakarta dari Fraksi PDI Perjuangan, Cinta Mega, diketahui main game slot alias judi online saat rapat paripurna. DPD PDI Perjuangan DKI Jakarta kemudian memecatnya dengan mekanisme pergantian antarwaktu. Dari kasus ini menunjukkan bahwa judi membuat orang kecanduan. Siapa pun dia, tak kenal waktu dan tempat, akan seenaknya bermain judi. Langkah partai banteng moncong putih memberhentikan yang bersangkutan patut diapresiasi karena memang seharusnya partai tak boleh kompromi dengan judi.

Pasalnya, partai politik adalah pilar demokrasi, penyalur aspirasi rakyat, dan lembaga yang melahirkan calon pemimpin. Sangat berbahaya jika kadernya keranjingan judi. Terlebih kader yang menjadi anggota legislatif, politisi yang kerjanya mengawasi pemerintah, membuat undang-undang, dan menyusun anggaran.

Memberantas judi tidak bisa hanya dilakukan di hilir alias di ujung dengan penindakan. Hal itu tidak akan efektif jika di hulu tidak ada langkah-langkah pencegahan. Sistem pencegahan dan pengawasan harus dilakukan agar tidak ada pembiaran berlangsungnya praktik haram tersebut. Usia judi setua peradaban manusia. Sejak zaman baheula, judi sudah ada. Edukasi untuk tidak bermain judi, khususnya bagi generasi muda, harus digalakkan. Berikan pandangan tentang dampak mudarat yang dihasilkan akibat berjudi. Judi tidak membawa maslahat sama sekali.

Seorang kawan yang bekerja di suatu perusahaan swasta tiba-tiba kecanduan judi online. Awalnya coba-coba kecil-kecilan, akhirnya ‘naik kelas’ dengan nilai yang besar. Alhasil, dalam waktu empat bulan, uang sekitar Rp5 miliar pun ludes. Dia melakukan korupsi di perusahaannya. Berkali-kali dia menangis menyesali perbuatannya dari balik jeruji besi dengan meminjam ponsel dari penjaga tahanan. Aset dia dan orangtuanya pun habis untuk membayar kerugian perusahaan. Belum lagi keluarga terbengkalai.

Lembaga terapi kecanduan judi juga harus diperbanyak. Pemerintah harus menyediakannya dengan gratis. Terapinya ialah terapi kognitif perilaku (cognitive behavioral therapy/CBT). Dalam terapi ini perilaku destruktif (judi) diperkenalkan kepada penjudi, apa saja dampak negatif berjudi, dan menggantikannya dengan perilaku lebih positif.

Generasi muda Indonesia harus diselamatkan dari judi. Mereka adalah calon penerus bangsa. Apalagi Indonesia akan menyongsong bonus demografi, di saat jumlah kalangan berusia produktif lebih banyak. Mereka harus siap menyambut masa depan. Ditambah lagi, bangsa ini akan memasuki usia 100 tahun alias satu abad pada 2045. Pada tahun itu Indonesia ditargetkan menjadi negara maju, modern, dan sejajar dengan negara-negara adidaya di dunia.

Satu lagi yang tak kalah penting bahkan harus berada di garis depan ialah aparat penegak hukum. Mereka harus menjadi ‘sapu’ yang bersih. Sudah menjadi rahasia umum apabila aparat sering kali tebang pilih. Di kalangan penjudi ada istilah ‘salam perkenalan’ apabila terjadi penggerebekan edisi perdana. Serius tidaknya aparat terlihat dari proses hukum kasus judi. Makanya, jangan heran jika di sejumlah tempat emak-emak turun menggrebek lokasi perjudian. The power of emak-emak cukup efektif untuk menghalau perjudian, setidaknya untuk kelas kampung. Maju terus emak-emak. Cegah suami dan anak-anakmu tergila-gila judi. Tabik!



Berita Lainnya
  • Mudarat Paling Kecil

    27/1/2026 05:00

    RENCANA bergabungnya Indonesia dalam Board of Peace yang digagas oleh Presiden Amerika Serikat Donald Trump untuk 'pembangunan kembali Gaza' segera memantik pro dan kontra.

  • Pengawas Mati, Korupsi Tumbuh

    26/1/2026 05:00

    KEGAGALAN aparat pengawasan intern pemerintah (APIP) ialah fakta berulang, bukan lagi dugaan.

  • Rupiah Vs IHSG

    23/1/2026 05:00

    ADA yang ganjil di pasar keuangan kita. Rupiah terkapar, bahkan menyentuh di kisaran 17 ribu per US$, level terendah sepanjang sejarah.

  • OTT Tepat Waktu

    22/1/2026 05:00

    BUPATI Pati, Jawa Tengah, Sudewo kembali menjadi atensi. Dia ditangkap tangkap oleh KPK karena diduga jual beli jabatan. OTT itu terjadi pada waktu yang tepat, sangat tepat.

  • Pesta Elite, Nestapa Rakyat

    21/1/2026 05:00

    REPUBLIK ini kiranya sedang berada dalam situasi kontradiksi yang meresahkan. Kontradiksi itu tersaji secara gamblang di lapisan-lapisan piramida sosial penduduk. 

  • Vietnam Melaju Kencang

    20/1/2026 05:00

    KITA tidak harus paling benar, yang penting paling berhasil. Itulah filosofi Vietnam.

  • Suara Profesor 15 Januari

    19/1/2026 05:00

    SEJARAH Republik ini mencatat 15 Januari sebagai tanggal yang tidak netral. Pada hari itulah suara mahasiswa pernah mengguncang kekuasaan.

  • Setan pun Minder

    15/1/2026 05:00

    INDONESIA memang negeri yang kaya. Kaya sumber daya alam, kaya budaya, dan kiranya juga kaya kreativitas kejahatannya, termasuk korupsi.

  • Regenerasi Koruptor

    14/1/2026 05:00

    Ya, mereka memang terkenal pada zaman masing-masing. Terkenal karena berkasus rasuah.

  • Angka Tiga

    13/1/2026 05:00

    PEMERINTAH tampaknya kembali menarik napas lega. Defisit APBN 2025 memang melebar, tetapi masih di bawah ambang sakral 3% dari produk domestik bruto (PDB).

  • Burung Diadili, Bencana Dibiarkan

    12/1/2026 05:00

    PENGADILAN Negeri Situbondo, Jawa Timur, punya cerita. Penegakan hukum di sana dikenal sangat tajam, terutama kepada mereka yang lemah

  • Kutukan Ekonomi Ekstraktif

    09/1/2026 05:00

    VENEZUELA kembali menjadi sorotan dunia. Kali ini bukan semata karena krisis ekonomi yang tak kunjung usai

  • Maduro dan Silfester

    08/1/2026 05:00

    APA hubungannya Nicolas Maduro dan Silfester Matutina? Tidak ada. Teman bukan, saudara apalagi.

  • Negara Bahagia

    07/1/2026 05:00

    INI cerita tentang Indonesia yang barangkali membahagiakan, tapi juga sekaligus bisa menjadi peringatan.

  • Angka Lima

    06/1/2026 05:00

    ANGKA lima seolah 'ditakdirkan' melekat dalam 'tubuh' negeri ini pada satu dekade terakhir.

  • Demokrasi Donat Pilkada tanpa Rakyat

    05/1/2026 05:00

    SEPERTI kue donat yang berlubang di tengah. Begitulah demokrasi negeri ini akan tampak jika pemilihan gubernur, bupati, dan wali kota dikembalikan kepada DPRD.