Headline

Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.

Terhempas Kota Cerdas

Ade Alawi Dewan Redaksi Media Group
18/4/2023 05:00
Terhempas Kota Cerdas
Ade Alawi Dewan Redaksi Media Group(MI/Ebet)

WALI Kota Bandung, Jawa Barat, Yana Mulyana yang biasanya menebar senyum ramah ke kalangan jurnalis, kali ini harus menyembunyikan senyumnya di balik masker berwarna putih. 

Tak hanya itu, Kang Yana, demikian sapaan akrabnya, harus mengenakan rompi oranye dengan tangan terborgol ke depan. Dengan wajah tertunduk, Wali Kota Bandung periode 2018-2023 itu mengabaikan pertanyaan jurnalis yang memberondongnya seusai diperiksa Komisi Pemberantasan Korupsi. 

Politikus Partai Gerindra yang gemar menunggangi motor besar Harley Davidson tersebut terjaring operasi tangkap tangan atau OTT KPK pada Jumat, 14 April 2023. Orang nomor satu di Kota Kembang itu terjaring OTT saat hendak bertransaksi suap dari perusahaan pelaksana proyek Bandung Smart City, yakni PT Citra Jelajah Informatika (CIFO) dan PT Sarana Mitra Adiguna (SMA). 

KPK pun resmi meningkatkan status perkara ke tahap penyidikan dengan menetapkan dan melakukan penahanan secara paksa selama 20 hari pertama terhadap enam tersangka. Lembaga antirasuah juga mengamankan barang bukti uang Rp924,6 juta dan sepasang sepatu merek Louis Vuitton tipe Cruise Charlie Sneaker 1A9JN8 dalam kasus dugaan suap terkait proyek pengadaan CCTV dan internet service provider untuk layanan digital Bandung Smart City di Pemerintah Kota Bandung tahun anggaran 2022-2023 ini. 

Kota cerdas atau kota pintar (smart city) adalah obsesi semua kepala daerah. Bahkan, sejumlah kepala daerah di berbagai kesempatan, terlebih di depan rakyatnya, sering kali mengumandangkan ambisi pemerintahannya untuk menjadikan wilayah yang dipimpinnya sebagai smart city. 

Gerakan menuju 100 smart city merupakan program bersama Kementerian Komunikasi dan Informatika, Kementerian Dalam Negeri, Kementerian PU-Pera, Bappenas, dan Kantor Staf Presiden. Gerakan tersebut bertujuan membimbing kabupaten/kota dalam menyusun masterplan smart city untuk memaksimalkan pemanfaatan teknologi dalam berbagai aktivitas pemerintahan dan kemasyarakatan. 

Terciptanya smart city bukan perkara mudah. Apalagi jika hanya dibicarakan demi mendongkrak suara dalam pilkada. Proyek smart city membutuhkan pikiran besar untuk mewujudkannya, yakni pengelolaan kota yang berbasis teknologi informasi dan komunikasi (TIK) agar kota menjadi lebih cerdas dan efisien di dalam pemanfaatan berbagai sumber daya, sekaligus meningkatkan pelayanan dan kualitas kehidupan masyarakat kota dengan tetap mengedepankan keberlanjutan lingkungan hidup. 

Konsep smart city pertama kali digulirkan IBM, perusahaan komputer ternama di Amerika Serikat. Tujuannya ialah meningkatkan kualitas hidup masyarakat perkotaan dengan enam indikator, yaitu masyarakat penghuni kota, lingkungan, prasarana, ekonomi, mobilitas, serta konsep smart living. Kendati demikian, smart city bukan berarti ‘palu gada’ (apa lu mau gua ada). Maksudnya, konsep smart city harus fokus untuk menjadikan sebuah kota cerdas pada salah satu bidang. Misalnya, Kota Kopenhagen, Denmark, fokus pada bidang lingkungan, dan Seoul, Korea Selatan, terkonsentrasi pada pelayanan publik dalam bidang TIK. 

Peraturan Pemerintah Nomor 59 Tahun 2022 tentang Perkotaan yang ditetapkan oleh Presiden pada 26 Desember 2022 mendukung implementasi kota cerdas. Dalam Pasal 41 ayat 1 PP itu disebutkan bahwa Indeks perkotaan berkelanjutan mengacu pada Standar Nasional Indonesia (SNI). Hal itu merupakan upaya untuk memperkuat standar kota cerdas dan berkelanjutan. 

Adapun indeks persepsi perkotaan meliputi standar kemanfaatan, keadilan, dan keterjangkauan. Pasal 43 PP itu menyebutkan bahwa standar kemanfaatan digunakan untuk memastikan warga perkotaan menerima manfaat dari layanan perkotaan; standar keadilan digunakan agar semua kelompok masyarakat termasuk kelompok rentan dapat memanfaatkan layanan perkotaan secara adil; dan standar keterjangkauan agar semua warga perkotaan dapat menjangkau layanan secara efektif dan efisien. 

Pendekatan kota cerdas sebagaimana Pasal 61 dalam PP tersebut melalui tata kelola birokrasi, ekonomi, kehidupan berkota, masyarakat, lingkungan, dan mobilitas. Selanjutnya tata kelola birokrasi dilakukan dengan perbaikan pelayanan publik, efisiensi birokrasi, serta efisiensi dan transparansi penyusunan kebijakan. 

Bandung Smart City sebenarnya program yang sangat bagus. Di bawah Wali Kota Bandung Yana Mulyana dibangun inovasi dalam menciptakan layanan digital satu pintu bagi masyarakat melalui aplikasi Bandung Sadayana (Bandung Semuanya, red). Layanan online ini disediakan oleh semua Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemkot Bandung. 

Membangun kota cerdas tak semata fisik. Yang utama ialah aparaturnya juga harus cerdas dan berintegritas sehingga rakyatnya akan terbawa cerdas serta memiliki sense of crisis dan sense of belonging dengan kotanya. Alhasil, visi Terwujudnya Kota Bandung yang unggul, nyaman, sejahtera, dan agamais bukan sesuatu yang utopis. Leureus kitu urang Bandung? (Benar begitu orang Bandung?) Tabik



Berita Lainnya
  • Mengorupsi Korupsi

    26/2/2026 05:00

    SOAL korupsi, negeri ini benar-benar jagonya.

  • Membersihkan Seragam Kusam

    25/2/2026 05:00

    SERAGAM cokelat polisi sejatinya bukan sekadar identitas institusi. Seragam itu ialah representasi negara yang paling sering ditemui rakyat di garis depan

  • Utang Budi

    24/2/2026 05:00

    JIKA paspor bisa berganti warna, semoga nurani tak ikut memudar'.

  • Membaca Arah

    23/2/2026 05:00

    PERUBAHAN kian ke sini kian cepat. Ruang dan waktu digilas dalam hitungan detik. 

  • Rem Keserakahan

    20/2/2026 05:00

    "SEANDAINYA anak Adam memiliki dua lembah emas, niscaya ia akan mencari yang ketiga. Tidak ada yang dapat memenuhi perut anak Adam kecuali tanah (kematian)."  

  • Cuci Tangan ala Jek

    19/2/2026 05:00

    SEJUMLAH tokoh besar menekankan bahwa berani bertanggung jawab ialah salah satu syarat wajib bagi seorang pemimpin.

  • Imsak Kebangsaan

    18/2/2026 05:00

    MARHABAN ya Ramadan. Ramadan kembali mengetuk pintu di tengah hiruk-pikuk dunia yang tak pernah sepenuhnya reda. Seperti sebelum-sebelumnya.

  • Bahlil Melawan Abuleke

    16/2/2026 05:00

    LIMA tahun lalu (21 Januari 2021), di forum Podium ini saya menulis tentang Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia.

  • Sunyi yang Mematikan

    13/2/2026 05:00

    ADA sejumlah pertanyaan terkait dengan peristiwa bunuh diri anak SD berumur 10 tahun di Ngada, Nusa Tenggara Timur, dua pekan lalu.

  • BPJS yang Mendadak Hilang

    12/2/2026 05:00

    DI negeri ini, yang kerap mendadak bukan cuma banjir bandang, melainkan juga kebijakan. Akibatnya sami mawon, sama-sama menyusahkan rakyat.

  • Antara Empati dan Kepuasan Tinggi

    11/2/2026 05:00

    DUA fakta kontradiktif terkait dengan pemerintahan saat ini baru saja tersaji.

  • Ketika Moral Rapuh

    10/2/2026 05:00

    SAYA tidak habis mengerti, mengapa seorang ketua pengadilan negeri dan wakil ketuanya masih menceburkan diri dalam kubangan korupsi, padahal penghasilan mereka sudah dinaikkan

  • Melampaui Sejarah

    09/2/2026 05:00

    TANGIS Hector Souto pecah saat lagu Tanah Airku bergemuruh membelah Indonesia Arena.

  • Melindungi Konsumen

    06/2/2026 05:00

    LEDAKAN ekonomi digital yang selama ini digadang sebagai mesin pertumbuhan justru menyisakan ironi.

  • Duka Ngada Aib Negara

    05/2/2026 05:00

    'Kertas Tii Mama Reti (Surat buat Mama Reti) Mama Galo Zee (Mama saya pergi dulu)

  • Tipu Daya Judol

    04/2/2026 05:00

    JUDI online (judol) sejatinya bukanlah sebuah permainan keberuntungan. Ia barangkali salah satu mesin penipu paling canggih yang pernah diciptakan.