Headline

Penghapusan tunggakan iuran perlu direalisasikan lebih dahulu sambil menimbang kondisi ekonomi.

Inspirasi Nono

Ahmad Punto Dewan Redaksi Media Group
26/1/2023 05:00
Inspirasi Nono
Ahmad Punto Dewan Redaksi Media Group(MI/Ebet)

DUNIA semakin tua tampaknya semakin absurd. Dunia tipu-tipu, kalau kata penyanyi sekaligus pencipta lagu, Yura Yunita. Jagat yang penuh tipu daya, sarat kepalsuan. Yang asli kerap tak dilirik, yang palsu malah laku. Yang punya prestasi tersembunyi, yang pintar ngelantur justru diberi panggung.

Lihatlah Caesar Hendrik Meo Tnunay alias Nono yang baru-baru ini berhasil menyabet juara pertama kompetisi matematika tingkat dunia, International Abacus World Competition, Abacus Brain 2022. Bocah berusia delapan tahun asal Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), itu secara gemilang mengalahkan sekitar 7.000 peserta dari berbagai negara.

Luar biasa sekali prestasinya. Nama bangsa yang ia harumkan, bukan sekadar nama dia dan keluarganya. Prestasi tinggi itu tidak semata didapat dengan mengandalkan bakatnya di bidang matematika, tapi juga melalui ketekunan belajar dan perjuangan melawan keterbatasan ekonomi yang luar biasa.

Siapa menyangka bahwa Nono sedari umur lima tahun sudah gemar membaca buku-buku karya fisikawan Yohanes Surya. Siapa pula yang mengira ketika berusia enam tahun, Nono sebetulnya nyaris memenangi kompetisi yang sama, tapi kemudian hanya menggondol peringkat ke-3 karena saat itu listrik rumahnya mati dan jaringan internetnya lelet.

Nono, dengan segala keterbatasan dan keluguannya, sejujurnya sudah memenuhi kualifikasi sebagai inspirator. Namun, apakah kisah dan prestasi Nono itu serta-merta akan menginspirasi anak-anak di seantero Indonesia? Belum tentu. Eksposur untuk hal yang sesungguhnya amat positif tapi tidak bikin heboh seperti itu sangatlah minim.

Harus diakui, hari ini ialah era kehebohan. Kamu heboh maka kamu ada. Begitu mungkin kalo kita boleh memelesetkan ungkapan legendaris dari Rene Descartes, filsuf terkenal asal Prancis. Kini, bukan melulu pikiran yang diandalkan, melainkan kemampuan membuat sesuatu menjadi ramai, ngehit, viral, dan lain-lain. Eksistensi seseorang tidak lagi dihitung dari seberapa hebat pikirannya, tapi seberapa heboh tindakan dan ucapannya.

Ruang-ruang media pun, baik konvensional maupun sosial, terlalu pelit untuk menghargai capaian anak-anak bangsa di bidang yang dianggap formal dan tidak ngepop. Jangankan Nono yang tempat tinggalnya ribuan kilometer dari Jakarta. Anak-anak yang pernah menjuarai olimpiade matematika dan fisika tingkat internasional, yang mungkin domisilinya tak jauh dari Ibu Kota, jarang pula mendapat lirikan dari media.

Kalaupun diberitakan atau disiarkan, ya, sekadarnya saja. Bahkan untuk sampai membuat orang menjadi kenal sosok-sosok juara berpikir itu pun tidak. Nono yang sehebat itu prestasinya, yang semenarik itu kisahnya, tetap saja tidak akan mampu mengalahkan popularitas Fajar Labatjo atau Fajar Sadboy, misalnya, yang mendadak laris manis di layar kaca hanya gara-gara kepandaiannya merayu dan kisah cinta monyetnya yang konon menyedihkan.

Terjadilah overexposure untuk orang-orang heboh, di satu sisi, dan peminggiran perhatian kepada orang-orang yang punya prestasi lewat pikiran, di sisi yang lain. Ironis. Namun, apa mau dikata, memang seperti itulah wajah dunia tipu-tipu. "Lelucon aneh tiap hari. Ku tertawa tanpa tapi. Tetaplah seperti ini," begitu kata Yura Yunita di akhir lagunya.



Berita Lainnya
  • Utang Budi

    24/2/2026 05:00

    JIKA paspor bisa berganti warna, semoga nurani tak ikut memudar'.

  • Membaca Arah

    23/2/2026 05:00

    PERUBAHAN kian ke sini kian cepat. Ruang dan waktu digilas dalam hitungan detik. 

  • Rem Keserakahan

    20/2/2026 05:00

    "SEANDAINYA anak Adam memiliki dua lembah emas, niscaya ia akan mencari yang ketiga. Tidak ada yang dapat memenuhi perut anak Adam kecuali tanah (kematian)."  

  • Cuci Tangan ala Jek

    19/2/2026 05:00

    SEJUMLAH tokoh besar menekankan bahwa berani bertanggung jawab ialah salah satu syarat wajib bagi seorang pemimpin.

  • Imsak Kebangsaan

    18/2/2026 05:00

    MARHABAN ya Ramadan. Ramadan kembali mengetuk pintu di tengah hiruk-pikuk dunia yang tak pernah sepenuhnya reda. Seperti sebelum-sebelumnya.

  • Bahlil Melawan Abuleke

    16/2/2026 05:00

    LIMA tahun lalu (21 Januari 2021), di forum Podium ini saya menulis tentang Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia.

  • Sunyi yang Mematikan

    13/2/2026 05:00

    ADA sejumlah pertanyaan terkait dengan peristiwa bunuh diri anak SD berumur 10 tahun di Ngada, Nusa Tenggara Timur, dua pekan lalu.

  • BPJS yang Mendadak Hilang

    12/2/2026 05:00

    DI negeri ini, yang kerap mendadak bukan cuma banjir bandang, melainkan juga kebijakan. Akibatnya sami mawon, sama-sama menyusahkan rakyat.

  • Antara Empati dan Kepuasan Tinggi

    11/2/2026 05:00

    DUA fakta kontradiktif terkait dengan pemerintahan saat ini baru saja tersaji.

  • Ketika Moral Rapuh

    10/2/2026 05:00

    SAYA tidak habis mengerti, mengapa seorang ketua pengadilan negeri dan wakil ketuanya masih menceburkan diri dalam kubangan korupsi, padahal penghasilan mereka sudah dinaikkan

  • Melampaui Sejarah

    09/2/2026 05:00

    TANGIS Hector Souto pecah saat lagu Tanah Airku bergemuruh membelah Indonesia Arena.

  • Melindungi Konsumen

    06/2/2026 05:00

    LEDAKAN ekonomi digital yang selama ini digadang sebagai mesin pertumbuhan justru menyisakan ironi.

  • Duka Ngada Aib Negara

    05/2/2026 05:00

    'Kertas Tii Mama Reti (Surat buat Mama Reti) Mama Galo Zee (Mama saya pergi dulu)

  • Tipu Daya Judol

    04/2/2026 05:00

    JUDI online (judol) sejatinya bukanlah sebuah permainan keberuntungan. Ia barangkali salah satu mesin penipu paling canggih yang pernah diciptakan.

  • Tuas Rem Trump-Khamenei

    03/2/2026 05:00

    DUNIA kembali berdiri di bibir jurang.

  • Etika Mundur di Pasar Modal

    02/2/2026 05:00

    PATUT dicatat sebagai rekor nasional. Bila perlu dengan tinta tebal. Hanya dalam satu hari, lima pejabat otoritas keuangan mengundurkan diri.