Headline

Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.

Bermula dari Bonge

Ade Alawi Dewan Redaksi Media Group
26/7/2022 05:00
Bermula dari Bonge
Ade Alawi Dewan Redaksi Media Group(MI/Ebet)

BONGE alias Eka Satria Saputra, remaja nyentrik asal Desa Cilebut Barat, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, belakangan ini moncer. Dia bersama Jeje Slebew atau Jasmin Leticia mendadak menjadi selebritas.

Keduanya diburu sejumlah media, diundang ke beberapa stasiun televisi, hingga mereka diajak berkolaborasi dengan pesohor papan atas. Mereka disebut ‘penguasa’ baru kawasan elite SCBD yang sekarang diplesetkan Sudirman, Citayam, Bojonggede, Depok, Dukuh Atas, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta Pusat. Semula singkatannya ialah Sudirman Central Business District.

Selain Bonge, Jeje, ada pula rekan mereka yang juga ngetop, yakni Roy dan Kurma. Keterkenalan mereka berawal dari aksi catwalk jalanan di zebra cross kawasan Dukuh Atas yang bernama Citayam Fashion Week (CFW). Aksi-aksi mereka yang unik kemudian disebar di media sosial hingga berbuah viral.

Aksi mereka menyedot perhatian publik. Dari rakyat biasa yang ikut-ikutan street fashion hingga Presiden Joko Widodo angkat bicara dan sejumlah pejabat memberikan tanggapan bahkan nimbrung berlenggak-lenggok di kawasan tersebut. Belakangan sejumlah sosialita dan komunitas elite juga ambil bagian di dalamnya. Mereka seolah tidak mau ketinggalan.

‘Penaklukan’ Bonge dan bocah-bocah cilik (bocil) dari wilayah pinggiran ke kawasan nomor wahid di Jakarta itu awalnya iseng, nongkrong 'cuci mata', kemudian coba-coba fashion show dengan busana seadanya hingga menarik perhatian publik. Akhirnya, mereka membeli outfit yang lumayan mahal. CWF sudah menjadi ladang cuan baik bagi Bonge Cs sebagai endorser produk dan para pedagang kopi keliling, tahu bulat, dan minuman ringan.

Keriuhan dan silang pendapat bermunculan ketika CFW dituding melanggar Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan. Gubernur Anies Baswedan tak mempersoalkan aksi Bonge dan kawan-kawan.

Keberadaan CFW mengilhami sejumlah aksi yang sama di Bandung dan Surabaya. Fenomena fashion show jalanan seyogianya didukung. Hanya perlu diatur agar tidak mengganggu ketertiban lalu llintas. Terlebih fesyen bagian dari ekonomi kreatif berdasarkan Peraturan Presiden RI Nomor 142 Tahun 2018 tentang Rencana Induk Pengembangan Ekonomi Kreatif Nasional Tahun 2018-2025. Ekonomi kreatif ialah perwujudan nilai tambah dari suatu ide atau gagasan kekayaan intelektual yang mengandung keorisinalan, lahir dari kreativitas intelektual manusia, berbasis ilmu pengetahuan (Pasal ayat 1).

CFW sudah menjadi magnet. Tak heran jika dua pihak berebut mendaftarkan brand CFW ke Pangkalan Data Kekayaan Intelektual (PDKI) Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkum HAM), yakni perusahaan pesohor Baim Wong dan istrinya, Paula Verhoeven, PT Tiger Wong Entertainment dan Indigo Aditya Nugroho yang beralamat di Kampung Pabuaran Kulon, Kelurahan Ciangsana, Kecamatan Gunung Putri Bogor.

Menyedihkan bila ruang anak-anak generasi Z, seperti CFW, menjadi rebutan sejumlah pihak. Gubernur Jawa Barat Ridwal Kamil menyesalkan Baim Wong yang mendaftarkan CWF ke Pangkalan Data Kekayaan Intelektual Kemenkum HAM. Namun, Baim Wong menyangkal tudingan adanya ambisi pribadi untuk menguasai CWF. "Ini benar-benar milik Indonesia (CFW). Dengan tangan kalian (Bonge, Roy, Jeje, dan Kurma), kalian bangun Citayam menjadi daerah yang hebat dengan uang ini," kata Baim dalam keterangan di media sosialnya.

Pemerintah harus menengahi rebutan brand tersebut. Jangan sampai usia CFW seumur jagung. Layu sebelum berkembang. Kembangkan CFW menjadi bagian ekosistem ekonomi kreatif, yakni keterhubungan sistem yang mendukung rantai nilai ekonomi kreatif. Maju terus Bonge. Tabik!



Berita Lainnya
  • Gotong Royong Energi

    01/4/2026 05:00

    ESKALASI konflik di Timur Tengah yang melibatkan Iran, Amerika Serikat, dan Israel terbukti bukan sekadar tontonan geopolitik di layar kaca.

  • Trump dalam Kepungan

    31/3/2026 05:00

    PRESIDEN Amerika Serikat (AS) Donald Trump benar-benar dikepung. Bukan hanya oleh Iran yang ia perangi, melainkan juga dari berbagai arah, termasuk dari dalam negeri AS.

  • Untung Ada Lebaran

    30/3/2026 05:00

    ADA celetukan sangat viral pada 1980-an dari almarhum Gepeng. Pelawak Srimulat itu berucap, "Untung ada saya."

  • Tahanan Istimewa

    26/3/2026 05:00

    YAQUT Cholil Qoumas memang telah kembali dijebloskan ke balik jeruji besi rumah tahanan KPK.

  • Korupsi Kapan Mati?

    25/3/2026 05:00

    KITA boleh saja bosan mendengar, membahas, mengulas, atau menulis tentang topik korupsi di negeri ini.

  • Obor Optimisme

    24/3/2026 05:00

    PERNYATAAN Presiden Prabowo Subianto dua pekan lalu agar bangsa ini bersiap menghadapi situasi yang kian sulit dan menantang patut dibaca bukan sekadar sebagai retorika politik.

  • Merawat Takwa

    23/3/2026 05:00

    PEKAN lalu, di pengujung Ramadan, saya mengikuti ibadah salat Tarawih di masjid sebelah rumah.

  • Merayakan Perbedaan

    18/3/2026 05:00

    TAHUN 2026 menyajikan fenomena sosial keagamaan yang spesial bagi bangsa Indonesia. Jika kita mencermati kalender, ada deretan momentum keagamaan yang berdekatan.

  • Melonggarkan Sabuk Fiskal

    17/3/2026 05:00

    APAKAH dunia kembali memasuki lorong gelap ketidakpastian?

  • Silaturahim yang Menyejahterakan

    16/3/2026 05:00

    SAYA tergolong orang yang bersyukur karena negeri ini punya tradisi mudik Lebaran.

  • Perdamaian

    13/3/2026 05:00

    KALI ini saya ingin mengupas puisi perdamaian dari bumi Persia, Iran. Sajak tentang perdamaian dan kemanusiaan itu ditulis tiga penyair besar Persia

  • Tepuk Tangan Messi

    12/3/2026 05:00

    BANYAK yang bilang bahwa sepak bola ialah bahasa universial. Ia menembus batas negara, ras, ideologi, dan bahkan agama.

  • Semringah Secukupnya

    11/3/2026 05:00

    PEKAN depan, wajah Republik ini sepertinya akan tampak lebih semringah.

  • Gharbzadegi

    10/3/2026 05:00

    PADA pertengahan 1970-an, intelektual Iran Ali Shariati getol mewanti-wanti bahaya gharbzadegi.

  • Donny Fattah dan Editorial

    09/3/2026 05:00

    'SERIBU badai silih menghempas Seribu luka perih membekas Ku tetap berdiri ada di sini ada di sini Meski letih lemah lunglai Aku di sini menggenggam nilai

  • Energi Dunia di Ujung Hormuz

    07/3/2026 05:00

    DUNIA kembali diingatkan bahwa jalur sempit selebar sekitar 36 kilometer dapat menentukan stabilitas ekonomi global.