Headline

Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.

Strong Leader

Saur Hutabarat | Dewan Redaksi Media Group
12/3/2015 00:00
Strong Leader
Saur Hutabarat Dewan Redaksi Media Group()
SEJAUH ini belum pernah terdengar ada yang bilang negara ini memerlukan pemimpin yang lemah. Jika pemimpin jenis  itu yang dibutuhkan, tanpa ragu saya segera melamar. Saya yakin lulus fit and proper test, bahkan nilai terbaik, berkat sangat lemahnya kepemimpinan saya.

Yang selalu disebut ialah negara me merlukan strong leader, pemimpin yang kuat. Siapakah dia? Banyak definisi, antara
lain, di tangannya konsentrasi kekuasaan serta memegang, menggunakan, dan memancarkannya dengan meyakinkan.

Kata kunci yang perlu digarisbawahi ialah ‘memancarkannya’ dan ‘meyakinkan’. Memancarkan bisa berarti dari jauh. Tak langsung sang pemimpin menggunakan kekuasaannya. Kendati pembantunya yang bertindak, publik yakin itu pancaran kekuasaan sang pemimpin. Menteri itu pembantu presiden. Pancarannya saja efektif, apalagi kalau sang pemimpin langsung menggunakan konsentrasi kekuasaan di tangannya itu.

Pemimpin yang kuat memiliki karakter dan komitmen yang kuat. Antara lain, teruji dalam urusan korupsi. Suatu hari, di  awal Desember 1986, Perdana Menteri Singapura Lee Kuan Yew mendapat laporan dari sekretaris kabinet perihal  korupsi sebesar S$800.000 yang dilakukan Menteri Perencanaan Nasional Teh Cheang Wan. Teh membantahnya dan ingin bertemu Perdana Menteri. Lee menolaknya. Sepekan kemudian, tepatnya 15 Desember 1986 pagi, perwira keamanan perdana menteri melaporkan bahwa Teh tutup usia.

Banyak yang berpandangan Lee Kuan Yew pemimpin kuat. Akan tetapi, Singapura tak menjadi negara hebat dengan sendirinya semata memiliki strong leader. Tak punya sumber daya alam, tapi punya orang-orang bagus di pemerintahan, membuat Singapura dalam banyak hal unggul. Ketika penduduk Singapura 4 juta, ada sekitar 2.000 o rang di puncak fungsi kepublikan yang me miliki rekam jejak teruji, bukan hanya kemampuannya, melainkan karakter, determinasi, dan komitmen. Itu artinya, hanya dengan 0,05% orang bagus dari jumlah penduduk di pemerintahan, negara bisa menjadi dibikin sangat bagus. “Singapore is man-made,” kata PM Lee.

Mendapatkan orang-orang terbaik dan paling cemerlang di pemerintahan merupakan hal pokok yang menyita perhatian Lee. Semua itu lalu diterjemahkan Goh Keng Swee: mendapatkan orang-orang terbaik di sektor publik, memberi mereka pekerjaan menantang, membayarnya bagus. Hasilnya mutu layanan publik kelas dunia berbasiskan kinerja dan meritokrasi.

Tak ada negara ingin punya pemimpin yang lemah. Semua negara ingin memiliki pemimpin yang kuat. Akan tetapi, saya mulai meragukannya. Izinkan saya menggolongkan Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok sebagai strong leader kendati ia tak kuat menghadapi demam berdarah. Pengeroyokan anggota DPRD DKI melalui hak angket terhadap Ahok merupakan fenomena ketidaksukaan terhadap pemimpin yang kuat, yang memiliki karakter, determinasi, dan komitmen terutama melawan korupsi.

Penolakan kenaikan besar-besaran remunerasi pegawai DKI Jakarta juga tanda penolakan terhadap gagasan yang diusung pemimpin kuat yang berani melakukan perubahan. Tak ada salahnya Ahok memulainya terbatas dulu dengan merekrut generasi baru cemerlang untuk memangku fungsi-fungsi kepublikan. Beri tantangan berat disertai bayaran cemerlang.

Sirik tanda tak mampu, keroyokan tanda tak bernyali. Strong leader tak akan berhenti melangkah menghadapinya.


Berita Lainnya
  • Korupsi Kapan Mati?

    25/3/2026 05:00

    KITA boleh saja bosan mendengar, membahas, mengulas, atau menulis tentang topik korupsi di negeri ini.

  • Obor Optimisme

    24/3/2026 05:00

    PERNYATAAN Presiden Prabowo Subianto dua pekan lalu agar bangsa ini bersiap menghadapi situasi yang kian sulit dan menantang patut dibaca bukan sekadar sebagai retorika politik.

  • Merawat Takwa

    23/3/2026 05:00

    PEKAN lalu, di pengujung Ramadan, saya mengikuti ibadah salat Tarawih di masjid sebelah rumah.

  • Merayakan Perbedaan

    18/3/2026 05:00

    TAHUN 2026 menyajikan fenomena sosial keagamaan yang spesial bagi bangsa Indonesia. Jika kita mencermati kalender, ada deretan momentum keagamaan yang berdekatan.

  • Melonggarkan Sabuk Fiskal

    17/3/2026 05:00

    APAKAH dunia kembali memasuki lorong gelap ketidakpastian?

  • Silaturahim yang Menyejahterakan

    16/3/2026 05:00

    SAYA tergolong orang yang bersyukur karena negeri ini punya tradisi mudik Lebaran.

  • Perdamaian

    13/3/2026 05:00

    KALI ini saya ingin mengupas puisi perdamaian dari bumi Persia, Iran. Sajak tentang perdamaian dan kemanusiaan itu ditulis tiga penyair besar Persia

  • Tepuk Tangan Messi

    12/3/2026 05:00

    BANYAK yang bilang bahwa sepak bola ialah bahasa universial. Ia menembus batas negara, ras, ideologi, dan bahkan agama.

  • Semringah Secukupnya

    11/3/2026 05:00

    PEKAN depan, wajah Republik ini sepertinya akan tampak lebih semringah.

  • Gharbzadegi

    10/3/2026 05:00

    PADA pertengahan 1970-an, intelektual Iran Ali Shariati getol mewanti-wanti bahaya gharbzadegi.

  • Donny Fattah dan Editorial

    09/3/2026 05:00

    'SERIBU badai silih menghempas Seribu luka perih membekas Ku tetap berdiri ada di sini ada di sini Meski letih lemah lunglai Aku di sini menggenggam nilai

  • Energi Dunia di Ujung Hormuz

    07/3/2026 05:00

    DUNIA kembali diingatkan bahwa jalur sempit selebar sekitar 36 kilometer dapat menentukan stabilitas ekonomi global.

  • Dari 25 Hari ke 90 Hari

    06/3/2026 05:00

    APA makna fakta bahwa daya tahan stok bahan bakar minyak kita cukup untuk 25 hari? Saya kira tidak ada kata lain selain 'rasa waswas'.

  • Manzelat-e Iran

    05/3/2026 05:00

    DALAM tiap peperangan selalu ada keyakinan. Keyakinan tentang kemenangan kilat.

  • Dunia tanpa Tatanan

    04/3/2026 05:00

    HOMO homini lupus. Manusia adalah serigala bagi manusia lainnya.

  • Tercekik Selat Hormuz

    03/3/2026 05:00

    SELAT Hormuz bukan sekadar ruas perairan sempit sepanjang sekitar 39 kilometer yang memisahkan Iran di utara dan Oman serta Emirat Arab di selatan.